fafajung

Just another world of an ordinary girl

Archive for the month “Februari, 2012”

Doctor’s story Part 5-END

Doctor’s Story Part 5

Cast : Jessica Jung,Kim Jaejoong,Kim Heechul,dan masih banyak lagi.

Genre :Family

Author : FafaJung

Di ruang istirahat para dokter.

“Sica kapan kau mulai cuti?”tanya Donghae,si dokter Senior.Jessica tersenyum,”Ya Oppa,minggu depan mungkin.”

“Hyung!Tahu ga si Sica disuruh cuti kenapa?”Donghae menggeleng,”Dia disuruh nyari jodoh hyung.”Yoochun meledek Jessica.

Tiba-tiba Yoona menghampiri mereka dengan wajah sedikit lemas.

“Ada apa yoong?”tanya Yoochun pada sang istri.”Itu Oppa pasien yang bernama Jaejoong susah sekali minum obat,pake dibuang segala obatnya.Udah gitu kondisinya melemah sekarang.Aku takut dimarahin Direktur nih.”

Jessica yang mendengar segera beranjak.Ia memasuki kamar VVIP milik Jaejoong,dilihatnya Jaejoong sedang tertidur pulas.Jessica duduk di sofa yang tersedia,menunggu Jaejoong bangun.Namun akhirnya ia malah ketiduran.

Jessica mengerjap-ngerjapkan matanya,ia melihat Jaejoong sedang duduk menatap ke luar jendela.Jessica menghampiri Jajoong dan duduk di samping Jaejoong.

“Sudah bangun dokter?”sapa Jaejoong.Jessica hanya diam,kemudian matanya menatap butiran obat di atas meja.

“Kenapa obatnya ga dimakan sih?”lalu matanya menatap makanan yang tesedia untuk pasien masih terbungkus rapi di atas meja.

“Terus makanannya kenapa didiemin?Gimana mau sehat?”Jessica sangat kesal dengan keadaan ini.Jaejoong hanya diam dan tersenyum.

”Kenapa kau menyusahkan Yoona?Dasar menyebalkan!”

Jaejoong masih tersenyum,namun senyumnya bertambah lebar.”Sudah bicaranya?Pertama aku tidak makan obat karena pahit,kedua aku tidak makan karena aku tidak bisa makan sendiri,ketiga aku tidak merasa menyusahkan dokter Yoona ko.”

Jessica beranjak lalu mengambil makanan itu,ia menyuapi Jaejoong.Awalnya Jaejoong menolak,namun karena Jessica memaksa akhirnya ia membuka mulutnya.

“Kenapa kau menyuapiku?”

“Kan tadi kau yang bilang ga bisa makan sendiri,aku bantuin malah nanya.Udah aaa!”Jaejoong membuka mulutnya.”Mana ada dokter yang mau nyuapin pasiennya?”gerutu Jessica.

“Sebenarnya niatmu kesini,hanya untuk memarahiku dan menggerutu heh?Kalo iya lebih baik tidak usah kesini.”Jessica tersentak mendengar ucapan Jaejoong.Jessica membanting sendok yang dipegangnya lalu melangkah pergi.Namun suara Jaejoong menahannya. . . .

“Jessica-ssi gomawo. . . . .argh. . .argh. . .”Jaejoong meringis kesakitan,lukanya kembali meraung.Jessica segera berbalik lalu memeriksa keadaan Jaejoong.Ia segera memanggil suster.

“Ambilkan obatnya!”perintah Sica.Keringat membasahi tubuh Jaejoong.

Beberapa saat kemudian,kondisi Jaejoong membaik.Jaejoong pun sudah sadar.

“Ngapain disini?”Jaejoong bingung dengan kehadiran Jessica dengan wajah yang kusut,seingatnya tadi Jessica sudah meninggalkan ruangan.

“Bodoh!Kelakuanmu sungguh tidak lucu Jaejoong-ssi.Membahayakan diri sendiri.Lihat!karena kau tidak pernah meminum obat akhirnya kondisimu memburuk.Lukamu juga belum sembuh total.Jadi jangan banyak bertingkah.Kau tahu itu!hiks. . .hiks. . .!”tiba-tiba saja Jessica menangis,hal itu membuat Jaejoong bertambah bingung.

“Hey kenapa kau menangis sih?”tanya Jaejoong namun Jessica bangkit dan meninggalkannya.Beberapa detik kemudian masuklah Taemin.

“Hyung!Kau apakan dokter Jessica sih?”

“Aku hanya bertanya kenapa dia ada disini saja ko?Emangnya salah?”Jawab Jaejoong tanpa dosa.”Aduh paboya hyung!ah. . .aargh. . .percuma ngomong sama hyung.”

“Emangnya kenapa sih dengan dokter cerewet itu?”Jaejoong merubah posisinya yang tadinya berbaring sekarang duduk.”Hyung jangan duduk dulu,lukamu belum pulih tahu.”Taemin mencegah Jaejoong.

“Hem,sebenarnya apa yang terjadi sih?”

“Begini ya hyung,tadikan sakitmu kambuh kau berteriak kesakitan pas itu ada dokter Jessica disini.Dokter langsung panik ia segera memanggil para perawat.Ia terlihat sangat mengkhawatirkanmu,padahal kalau dipikir-pikir doktermu kan dokter Yoona bukan dokter Jessica lagi. . . .”

“Ya memang sudah kewajiban dokter kan merawat pasien,walaupun bukan pasiennya.”ucap Jaejoong santai.

“Aduh hyung!Dengerin aku ngomong dulu ya,setelah kau ditangani dan BELUM SADAR,dokter Jessica dengan sabar menunggumu bangun dan bagian paling parah adalah kau TIDAK MENGHARGAINYA dengan menanyakan pertanyaan bodohmu itu.Huh. . .”Taemin menekankan beberapa kata.Ia menyilangkan kedua tangannya di depan dada.

“Lalu apa yang harus kulakukan?Meminta maaf?”tanya Jaejoong masih dengan ekspresi tidak bersalah.Taemin kesal dan gregetan melihat Jaejoong.”Yang harus hyung lakukan adalah makan yang teratur,obatmu diminum dan cepat-cepatlah sembuh agar dokter Jessica tidak perlu cemas memikirkanmu lagi,Mudah kan?”

“Bilang saja kau sudah bosan melhatku disini?huh. . .”cibir Jaejoong.

”Bukan begitu hyung,asal kau tahu ya!Dokter Jessica adalah dokter yang penuh dedikasi dan sangat profesional tapi saat berhadapan denganmu dia lebih memprioritaskan dirimu dibanding pasien-pasiennya yang lain.”

Suasana hening setelah ucapan terakhir Taemin,Jaejoong diam dan menatap langit-langit kamar.”Oh ya hyung,bagaimana dengan jantungmu saat kau bertemu dokter Jessica?”

Jaejoong melihat ke arah Taemin,”Ya berdetaklah,hanya saja. . . . . .lebih cepat dari biasanya.”

Tiba-tiba Heechul memasuki ruangan.Taemin membungkuk memberi hormat lalu meninggalkan ruangan.”Permisi direktur!hyung!”

Heechul mendekati tempat tidur Jaejoong,”Bagaimana kabarmu nak?Appa dengar tadi lukamu kambuh lagi?”

“Ne. . .sudah membaik.”

Heechul mengangguk mendengar penuturan putranya,”Maafkan appa ya,selama ini appa sudah menyia-nyiakanmu.”

“Appa sudahlah,yang penting sekarang aku senang kau sudah menganggapku.Itu sudah cukup bagiku dan jangan pernah meminta maaf lagi.”Jaejoong memohon pada ayahnya.

“Oh ya Je,kemarin Jessica bilang doktermu sudah diganti dengan dokter Yoona ya?Apakah lebih baik dari Jessica?”tanya Heechul.Jaejoong tidak menjawab ia tidak menyukai pertanyaan yang menyangkut Jessica.

“Kenapa dokterku diganti?”Jaejoong balik bertanya.”Jessica perlu cuti,selama kau di ICCU ia tidak pernah pulang,appa juga tidak enak dengan appanya Sica.”

“Appa apa kau ingin aku cepat sembuh?”

“Tentu nak!”jawab Heechul tegas.

”Aku ingin dokter Jessica dan Taemin yang merawatku,bisakah?”

Heechul berpikir sejenak kemudian mengiyakan permintaan anaknya itu,”Baiklah!Akan Appa usahakan.”

*******************

Seorang perempuan menangis di dalam mobilnya yang sedang parkir di basement.

“Dasar Jessica bodoh!Kenapa menangisi pasien aneh itu sih??”ia merutuki dirinya sendiri.

Tiba-tiba ponselnya bergetar,drrt. . . drrt. . . .drrt. . . .

“hiks. .hiks. . .siapa sih yang menenelepon?”

“Hallo!”

“Hallo Jessica,ini paman Heechul.Paman memohon padamu secara pribadi agar mau merawat anakku lagi.Aku mohon padamu Sica. . .”

“ehm. . .ehm. . .bukankah ada Yoona paman?”

“Aku lebih percaya padamu dan Taemin untuk merawat Jaejoong, dan akan melipat gandakan gajimu dan aku juga akan memberimu bonus,kumohon Sica.”terdengar suara Heechul memelas diseberang sana.

“Bukan begitu paman,tapi. . . . .”

“Kumohon Sica,aku akan memohon pada ayahmu juga.Tolong aku Sica!”

“Emmmm. . . . . .baiklah paman.”

“Kamsahamnida Sica,aku berhutang padamu.”Heechul berterima kasih secara formal membuat Jessica tidak enak hati.

Pip. . .sambungan terputus.

“Huh. . .”Jessica bertambah lemas.Ia bimbang,untuk pasien yang satu ini ia tidak hanya menguras tenaga dan pikiran namun emosinya (perasaannya) sangat berperan.Akhirnya setelah bertarung dengan perasaannya sendiri ia memutuskan untuk kembali ke kamar Jaejoong.

Jessica menghapus air matanya sebelum memasuki kamar Jaejoong.Krekk!pintu dibuka terlihat seorang namja sedang berbaring lemah.Jessica menghampirinya.Jaejoong tersenyum melihat kedatangan Jessica.”Gomawo Jessica-ssi. . .”

Jessica mencoba berbuat profesional dengan menanyakan kabar si pasien,”Bagaimana kabarmu hari ini?Apa ada keluhan?”

“Aku kurang baik dokter,jantungku sakit saat memikirkan seseorang yang aku sayangi tapi ia malah  membenciku.”

“Heh?Aku serius tuan Jaejoong.Apa lukamu masih terasa?”

“Tidak terasa sama sekali saat bersama. . . .”

Tiba-tiba. . . .

“Anneyong!makan malam dan obatnya tuan.Ah dokter Jessica!Permisi Dok. . . .”

Seorang petugas pengantar makanan dan obat memasuki ruangan.Jessica tersenyum pada si petugas lalu menatap makanan yang ada di atas meja.Ia mendekatinya lalu membuka plastik wrap yang membungkus.Ia memotong lauk lalu menyerahkan piring itu pada Jaejoong.

“Makanlah selagi hangat!”perintah Jessica,Jaejoong menggeleng.”Hey apa perlu aku yang menyuapimu?”

Jaejoong mengangguk,Jessica mendengus kesal.Dan akhirnya ia menyuapi pasiennya itu.

“Jangan banyak-banyak!”protes Jaejoong.”Kalo sedikit gimana cepat sembuh?”

“Memang aku tidak ingin cepat sembuh. . .”

“Mwo?Dasar aneh!udah aaa. . .aaa. . .!”

Jaejoong membuka mulutnya,”Aku ingin kau merawatku setiap hari.”

Jessica terkejut mendengar ucapan Jaejoong,jantungnya berdegup kencang.“Heh!Kau pikir aku pembantumu apa?”

“Ani. . .kau dokterku.”jawab Jaejoong santai.Makanan habis,Jessica menyerahkan obat pada Jaejoong.Lagi-lagi Jaejoong menolak.Untungnya obat untuk Jaejoong berbentuk cair semua.Jessica pun menyuapinya.

Krekk!

“Eonnie!”suara Krystal mengangetkan Jessica dan Jaejoong.Jessica melihat ke arah pintu,berdirilah Krystal,Yunho,Yuri dan Heechul yang sedang menatap bingung ke arah mereka.

Jessica masih terduduk di tempat tidur Jaejoong dan hendak bangun,namun tangan Jaejoong menahannya.Yuri melihat hal ini tersenyum dan memberi isyarat pada putrinya agar tetap di tempatnya.

“Ya ampun oppa!oppa mirip banget sama personil DBSK,malahan lebih ganteng oppa deh daripada si Hero!”Krystal adik Jessica berlari mendekati Jaejoong,lalu mengeluarkan ponsel miliknya.”Oppa aku minta fotomu ya?”

Jaejoong mengangguk,Krystal mendekatkan diri pada Jaejoong.Klik. . . .

Yunho hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah putri bungsunya itu,sementara Heechul hanya tersenyum.

”Krys sudah ya,oppanya sedang sakit.”Yuri mengingatkan Krystal.Krystal mengangguk,”Gomawo oppa!Cepat sembuh ya. . . . . . .Hya!!Eomma!Appa!Paman lihatlah!Oppa dan Eonnie pegangan tangan!”Krystal histeris melihat Jaejoong dan Kakaknya Jessica pegangan tangan.Jessica berusaha melepas genggaman Jaejoong tapi Jaejoong malah mempererat pegangannya.

“Benarkah?”Yunho tak kalah histeris.”Ne appa!ternyata Sica eonnie udah punya kekasih.Yeah!!”Krystal kegirangan.

“Baguslah,kalau begitu aku tidak perlu khawatir dengan calon suami anakku nanti.”Yunho tersenyum lega.”Mudah-mudahan anak-anak kita berjodoh ya.”timpal Heechul.

“Asik!Asik aku punya kakak ipar yang tampan!”

Jaejoong dan Jessica hanya tertunduk tersipu malu.Yuri yang mengerti dengan keadaan ini langsung mencairkan suasana,”Oppa,Krystal sebaiknya kita biarkan Jaejoong istirahat dulu ya.”

“Ne,kau benar Yul.”seru Yunho.Mereka semua pergi meninggalkan ruangan.”Eomma aku disini saja ya.”pinta Krystal tapi Yuri keburu menariknya keluar.

Setelah mereka pergi suasana ruangan hening.Jaejoong senyum-senyum sendiri.Jessica berusaha melepas tangannya,tapi Jaejoong seperti tidak ingin melepasnya.

“Apa maksudmu sih?membuatku malu huh!!”Jessica cemberut,kesal dengan tingkah Jaejoong yang sulit ditebak.

Jaejoong bangun lalu mengarahkan tangan Jessica ke dadanya,”Jantungku sakit Sica!Saat kau pergi,saat kau orang yang kusukai membenciku.Awalnya aku membencimu orang yang telah menyelamatkan jiwaku,tapi setelah kau pergi dan dokter Yoona menggantikanmu ternyata rasa sakit itu bertambah.Saat melihatmu menangis rasa sakit itu tidak dapat aku bendung lagi. . . maaf merepotkanmu.”

Air mata membasahi wajah Jessica,Jaejoong menyeka air mata Sica.”Kumohon jangan menangis,sakit Sica!Dadaku sakit. .”

Jaejoong memeluk Jessica dan Jessica membalasnya.

“hiks. . . hiks. . .hiks. . .saat aku tahu kau melemah aku sangat khawatir.Kau membuatku gila Je!”

“Gomawo Sica-ah sudah mengkhawatirkanku. . . . . . . .Saranghae Jessica,my doctor!”Jaejoong mencium kening Jessica,hal itu membuat Jessica tersenyum.”Hey ku kira kau membenciku dokter.”

Jessica memukul dada Jaejoong,”arghh. . .ah sakit Sica!”

Jessica langsung panik,”Mianhe,mana yang sakit??Maafkan aku Je. . .”

Jaejoong tersenyum lalu tertawa,”Ga lucu tau!”.Jessica beranjak dari tempat tidur.Jaejoong menariknya.”jangan marah dong. . .aku kira kau tidak menyukaiku.”

“Bodoh!Dasar aneh!Mana mungkin aku mau nginap di Rumah sakit hanya untuk seorang pasien sepertimu,pasien yang membuatku cemas setiap saat.Pasien yang membuatku hanya memikirkanmu.”

“Tandanya kau mencintaiku juga kan??”lolanya Jaejoong kambuh,hehehe.

“Pikirkan saja sendiri!”Jessica bangkit dan meninggalkan Jaejoong.”Sica!!Jessica!!”panggil Jaejoong manja.”Hey aku mau ke toilet,tidak boleh??Dasar manja!”

Setiap hari mereka habiskan bersama,meskipun sudah mengetahui perasaan satu sama lain tapi tetap saja ada hal yang mereka pertengkarkan.Kini kondisi Jaejoong sudah pulih dan ia tinggal bersama ayah kandungnya Kim Heechul.Meskipun sudah bersama ayah kandungnya,ia tidak melupakan Leeteuk dan Taeyeon.Jaejoong sudah tidak mengikuti militer lagi,ia kembali menekuni pekerjaan lamanya yaitu Pilot, dan karena jasanya terhadap negara ia naik jabatan menjadi Pilot Eksekutif yang melayani penerbangan presiden.Hari ini Jaejoong akan  menjemput Jessica di Rumah Sakit.Dua puluh menit sudah,Jaejoong menunggu Jessica di depan rumah sakit. . . .Ia menghubungi Jessica.

“Hallo Sica!Aku sudah di depan nih.”

“Iya oppa,tunggu sebentar ya.”

Piip. . .

Beberapa saat kemudian.

“Oppa!”panggil Jessica,Jaejoong menoleh Jessica langsung berhambur ke pelukan Jaejoong.”Miss you,Oppa!”

“Me,too.”Jaejoong tersenyum memandang Jessica.Sudah seminggu mereka tidak bertemu,karena Jaejoong harus bertugas mengantar presiden berkunjung ke Jepang.”Oppa hari ini kita akan kemana?”

“Rumahmu!”Jawab Jaejoong tegas.”Mwo?Kita tidak jalan-jalan dulu?”

Jaejoong menggeleng,”Anio,aku ingin ke rumahmu.Tidak boleh ya??”

“Ani,boleh ko!Ayo oppa!”Jessica menarik tangan Jaejoong memasuki mobil mewah milik Jaejoong.Selama di perjalanan mereka hanya terdiam,sepertinya Jessica ngambek karena Jaejoong tidak mengajaknya pergi seperti biasa.

Sesampainya di rumah Jessica.Jessica jalan mendahului Jaejoong memasuki rumahnya.

“Aku pulang!”seru Jessica.Tapi semua orang di rumahnya mengacuhkannya,namun saat Jaejoong masuk semuanya menyambut Jaejoong dengan senang.

“Anneyong!”Jaejoong membungkuk memberi hormat pada Keluarga Jung.”Belum jadi menantu saja,sudah disambut seperti ini.”Jessica mencibir,dibalas dengan senyuman Jaejoong padanya.

“Ah Jaejoong Oppa tidak usah dihirauin Sica Eonnie!Oppa duduk dulu ya,aku akan buatkan minum.”Krystal menyambut kedatangan Jaejoong.Jessica pergi ke kamarnya dan meninggalkan Jaejoong.Yunho yang melihat langsung memarahi Jessica,”Sica masa kau tinggalin Jaejoong sendirian?”

“Kan ada Eomma,Appa dan Krystal.”

“Je!”

“Kim Appa!Leeteuk appa!eomma!”panggil Jaejoong pada kedua appa dan eommanya.Jessica heran dengan kemunculan Heechul,ayah Jaejoong dan pasangan Leeteuk dan Taeyeon orang tua angkat Jaejoong.Ia kembali ke ruang tamu menemui mereka.

“Baiklah karena semua sudah kumpul,aku akan jujur di depan semuanya.Hari ini saya Kim Jaejoong inigin bertanya pada Jessica Jung,Would you marry me,my doctor?Be My Girl,pleasee!”

Jessica sangat bingung dengan keadaan yang mendadak seperti ini,ia melihat ke appa dan eommanya mereka hanya tersenyum.

“Ayo eonnie jawab!Kalau ga mau Jeje oppa buat aku saja ya. . . “sela Krystal.

“Aku mau jadi istrimu pasienku yang aneh.”jawab Jessica.Jaejoong terlonjak saking senangnya lalu memeluk Jessica dengan sangat erat.

*******************

Akhirnya cerita ini selesai juga,terima kasih karena sudah mau membaca ff gaje ini.Ini adalah cerita dari couple favoritku. . .

Iklan

Doctor’s Story Part 4

Doctor’s Story Part 4

Judul : Doctor’s Story part 4

Cast : Jessica Jung,Kim Jaejoong,Kim Heechul,dan masih banyak lagi.

Genre :Family

Author : FafaJung

Terima kasih untuk semua yang sudah berkunjung ke blog ku,ini part sebelum final.Mudah-mudahan ceritanya dapat menghibur kalian.

*********************

Pagi hari di kediaman Keluarga Jung.

“Oppa sudah baca koran pagi ini belum?” tanya Yuri pada suaminya yang sedang sibuk memainkan ipadnya.

”Hem belum,memangnya ada apa chagiya?”.Yuri menghampiri Yunho lalu menyerahkan sebuah koran.”Pemilik Century corporation Direktur Kim Heechul tidak mengakui anaknya.”

“Mwo?”Yunho membaca dengan teliti artikel yang ada di depannya.”Apa kau benar-benar tidak tahu oppa tentang hal ini?” tanya Yuri yang penasaran,karena Yunho kan sahabatnya Heechul masa tidak tahu hal ini.

Yunho meletakkan korannya,”Setahuku anaknya Heechul sudah meninggal saat dilahirkan, dan anak kecil yang ada di rumahnya waktu itu kan anak supirnya.Apa anak itu ya yang dimaksud?”

“Entahlah oppa,yang jelas kita harus menemuinya pasti Heechul oppa sangat depresi mendengar berita ini.”

Yunho mengangguk lalu merangkul istrinya.”Kau benar yuri-ah!ayo kita ke rumah sakit,mungkin Heechul ada disana.”

********************

Suasana di depan Rumah Sakit sangat ramai,para wartawan sudah berdiri sejak pagi menunggu konfirmasi Heechul tentang berita yang saat ini sedang HOT dibicarakan.Yunho dan Yuri memasuki rumah sakit lalu menuju ruangan Heechul,mereka sangat terburu-buru sampai menabrak seseorang . . . .

“JESSICA?sedang apa disini?”

“Appa?Eomma?Iiih harusnya aku yang nanya ngapain Eomma dan Appa disini.”

Yunho memukul pelan bahu Yuri,”Kau sih pake nanya Sica ngapain disini,dia kan kerja disini.”.Yuri cemberut lalu menatap sinis Yunho,”Aku kan kaget jadi refleks nanya seperti itu.”

“Aduh Appa Eomma udah tua masih berantem,mau ngapain sih sebenernya?”.Jessica geleng-geleng kepala melihat tingkah orang tuanya yang aneh.”Ehm Eomma dan Appa kesini,mencari Heechul Oppa.”Jawab Yuri.

“Paman Heechul ada di ruangan ICU,ayo ikut aku!”Jessica menuntun orang tuanya.”Kok di ICCU sih sayang?Emangnya Heechul oppa sakit?”

“Aduh eomma ikutin aku aja ya.”

“Udah Yul,dengerin aja apa kata Sica!”Yunho menegur istrinya yang terlalu banyak bicara.

Setibanya mereka di ICCU,terlihatlah sosok Heechul sedang menangis,di depannya ada seorang pria muda berbaring lemah di kasur.

“Itu siapa jess?”tanya Yunho yang kali ini penasaran,Jessica menarik kedua orang tuanya memasuki ruangan ICCU.

“Anneyong!Heechul hyung!Heechul oppa!Paman!”sapa mereka bertiga.Heechel menatap mereka bertiga dan tersenyum.”ah Yunho,Yuri,Sica Anneyong!”

“Silahkan masuk!”Jaejoong yang mendengar suara berisik Keluarga Jung pun terbangun.Heechul tersenyum menatap anaknya.”Yunho,Yuri kenalkan ini putraku,Kim Jaejoong.”

Yuri dan Yunho tersenyum,”Anneyong Jaejoong-ssi aku Yunho dan ini istriku.. .. .”

Belum selesai Yunho bicara Yuri sudah mendahuluinya,”Kwon Yuri imnida,aku ibunya Jessica.”

Yuri terlihat sangat antusias saat memperkenalkan dirinya,Yunho pun menyeggolnya.”Heechul oppa anakmu sangat tampan ya!Andai saja kau bisa jadi menantuku,ah aku pasti sangat senang.”

Jaejoong yang awalnya hanya diam saat mendengar ocehan Yuri langsung tersenyum,”Bibi kalau kau punya anak perempuan yang lain baru aku mau jadi menantumu.”

Perkataan Jaejoong membuat seisi ruangan kaget,Heechul kira Jaejoong akan marah ternyata diluar dugaan.Jessica pun cemberut.”Ah memangnya ada apa dengan Jessica?”tanya Yuri.

“Dokter Jessica sangat cerewet dan sepertinya ia mencintai rumah sakit ini lebih dari segalanya.”Jaejoong tersenyum jahil pada Jessica.Jessica hanya cemberut mendengar gurauan Jaejoong yang menurutnya tidak lucu sama sekali.

“Heechul-hyung bisa kita bicara diluar?”tanya Yunho.Heechul mengangguk.”Ne,mari!”

“Oppa,aku disini saja ya menemani Jaejoong.”Yuri meminta ijin suaminya untuk menemani Jaejoong,tapi dijawab dengan gelengan Yunho.”Ani!Kau ikut denganku!”

Jessica yang masih berdiri kemudian menatap Jaejoong sinis,”Memangnya aku secerewet apa sih?Dasar pasien aneh!”

Jessica melangkahkan kakinya keluar,namun beberapa detik kemudian ia berbalik dan duduk di samping Jaejoong.Jaejoong heran dengan kelakuan dokternya.

“Hey dokter labil,kenapa balik lagi?”

“Memangnya tidak boleh apa?Oh ya obatnya sudah kau minum belum?”

Jaejoong menggeleng,”Aku tidak perlu obat.”

“Aku tahu ko!Yang kau butuhkan adalah ayahmu kan?”Jaejoong tersentak mendengar kata-kata Jessica.Jaejoong merasa tersindir,”Heh bu dokter!Tahu apa tentang masalahku?”

“Sebelumnya aku minta maaf,aku ga bermaksud mencampuri urusanmu.Paman Heechul dan Bibi Taeyeon sudah menceritakan semuanya.Dan kurasa yang terbaik untuk kesehatanmu adalah kesembuhan batinmu dulu.”

“Heh?”

“Begini maksudku,jadi intinya jika kau dan paman sudah berbaikan dan kau sudah memaafkan semua kesalahan paman padamu,pasti rasa sakit di tubuhmu membaik.”kali ini Jessica berbicara lebih hati-hati.Ia takut menyinggung Jaejoong.

“Hahaha, , ,kadang-kadang kau benar juga ya.Aku akan mencobanya.”

“Baguslah kalau begitu,pekerjaanku akan lebih ringan.”Jessica tersenyum lega.

“Sepertinya kau tidak suka ya merawatku?”tanya Jaejoong,Jessica hanya diam.Ia bingung mau jawab apa.Dibilang tidak suka sih iya karena Jaejoong adalah pasien yang keras kepala dibilang suka sih juga iya karena Jaejoong pasien tertampan yang pernah Jessica tangani,karena biasanya pasien Jessica adalah para lansia.”Tidak perlu kau jawab,aku sudah tahu dari awal kau tidak tulus merawatku?”

“Mwo?Kalau aku tidak tulus ngapain juga aku seminggu disini.Menunggumu bangun.Sabar menghadapi pasien yang cerewet banyak maunya tapi manja.”Jessica sangat kesal,ia beranjak lalu meninggalkan Jaejoong sendiri.Jaejoong tersenyum,”Dokter aneh!”

******************

Jessica sangat kesal,sangat-sangat kesal.Ia pun menuju tempat istirahat para dokter.Bruk. . . bunyi pintu dibanting.Para dokter yang berada dalam ruangan menatap ke arah Jessica.

“Hey Sica,ada apa?”tanya Yoochun yang mejanya tepat di samping meja Jessica.”oppa apa istrimu sudah membaik?”

“Yoona sudah membaik ko,kenapa emangnya?”Yoochun bingung.Jessica terdiam sebentar,seperti sedang berpikir.”Ehm,oppa apa Yoona boleh menggantikan tugasku menjaga pasien ICCU isolasi itu?”

“Emangnya kenapa denganmu?”

“Aku perlu istirahat oppa,hanya dua hari saja.Boleh ya??”Jessica memelas.”Baiklah,akan aku tanyakan pada Yoona.Eh bukannya pasien ruangan itu namja?Dan juga tampan?”

Jessica menggeleng,”Emang sih namja tapi tidak tampan ko,Oppa so tahu ni!”

“Hey Sica semua suster disini bilang dia tampan,dan aku juga kan ikut menanganinya saat dia operasi.Nanti kalo Yoona kesemsem gimana?”Yoochun terlihat khawatir.

“Ah ya sudah aku ga jadi minta tolong deh!”ucap Jessica ketus lalu meninggalkan Yoochun.

*****************

Sudah dua hari Jessica tidak pernah mendatangi ruangan Jaejoong,yang memeriksanya selalu perawat.Tanpa Jaejoong sadari ia merasa ada yang hilang.Hubungannya dengan ayahnya sudah membaik ini semua karena saran Jessica.

“Hyung!”Taemin membuyarkan lamunan Jaejoong.Memang semenjak Jaejoong dirawat Taeminlah tempat ia curhat,mereka sudah akrab sekali.

“Ada apa?”tanya Jaejoong.”Kata dokter Jessica,kau sudah boleh pindah ke ruangan perawatan.”

“Ehm,kapan?”tanya Jaejoong lagi.”Sekarang juga boleh,kamarmu sudah disiapkan.”

“Em Taemin,siapa yang nanti akan merawatku?”

“Ya tentu para suster disana.Kau tenang saja hyung dokter Jessica akan mengunjungimu sehari sekali ko.”Taemin tersenyum nakal.

“Heh?Aku tidak menanyakan dokter itu.Maksudku apa kau akan menemaniku juga?kau sudah seperti adikku Taeminnie.”Taemin tersenyum pada Jaejoong.”Ah hyung aku apa dokter Jessica?”

Tiba-tiba saja Jessica masuk,”Kau sudah boleh pindah.Dan tenang saja aku tidak akan mengaturmu lagi,karena dokter Yoona akan menggantikan tugasku.”

Jaejoong hanya diam tidak menatap Jessica.Taemin membelalakkan matanya,”Mwo?kenapa dok?”

“Aku akan cuti Taemin,ada urusan keluarga.”Jessica berlalu.

Nafas Jaejoong sedikit sesak sekarang,dan jantungnya berdetak lebih cepat.

********************

Tiga hari sudah Jaejoong berada di ruangan perawatan.Dokter Yoona yang menangani Jaejoong masuk.

“Anneyong Jaejoong-ssi!Apa kabarnya hari ini?Apa ada keluhan?”Jaejoong hanya diam tidak menjawab sepatah katapun.

“Baiklah coba aku periksa dulu ya.”Jaejoong hanya pasrah menerima perlakuan Yoona.”Apa obatnya diminum Jaejoong-ssi?”lagi-lagi Jaejoong diam.

“Maaf dokter,sudah dua hari obatnya selalu dibuang.Kondisinya juga sedikit melemah.”ucap si perawat bernama Sooyoung.Yoona menghela nafas.”Jaejoong-ssi sebaiknya obatnya diminum,agar kau cepat sehat.Semangat!”

Berbeda sekali perlakuan Yoona dengan Jessica,pikir Jaejoong.

Tbc!!

Post Navigation