fafajung

Just another world of an ordinary girl

Doctor’s story Part 5-END

Doctor’s Story Part 5

Cast : Jessica Jung,Kim Jaejoong,Kim Heechul,dan masih banyak lagi.

Genre :Family

Author : FafaJung

Di ruang istirahat para dokter.

“Sica kapan kau mulai cuti?”tanya Donghae,si dokter Senior.Jessica tersenyum,”Ya Oppa,minggu depan mungkin.”

“Hyung!Tahu ga si Sica disuruh cuti kenapa?”Donghae menggeleng,”Dia disuruh nyari jodoh hyung.”Yoochun meledek Jessica.

Tiba-tiba Yoona menghampiri mereka dengan wajah sedikit lemas.

“Ada apa yoong?”tanya Yoochun pada sang istri.”Itu Oppa pasien yang bernama Jaejoong susah sekali minum obat,pake dibuang segala obatnya.Udah gitu kondisinya melemah sekarang.Aku takut dimarahin Direktur nih.”

Jessica yang mendengar segera beranjak.Ia memasuki kamar VVIP milik Jaejoong,dilihatnya Jaejoong sedang tertidur pulas.Jessica duduk di sofa yang tersedia,menunggu Jaejoong bangun.Namun akhirnya ia malah ketiduran.

Jessica mengerjap-ngerjapkan matanya,ia melihat Jaejoong sedang duduk menatap ke luar jendela.Jessica menghampiri Jajoong dan duduk di samping Jaejoong.

“Sudah bangun dokter?”sapa Jaejoong.Jessica hanya diam,kemudian matanya menatap butiran obat di atas meja.

“Kenapa obatnya ga dimakan sih?”lalu matanya menatap makanan yang tesedia untuk pasien masih terbungkus rapi di atas meja.

“Terus makanannya kenapa didiemin?Gimana mau sehat?”Jessica sangat kesal dengan keadaan ini.Jaejoong hanya diam dan tersenyum.

”Kenapa kau menyusahkan Yoona?Dasar menyebalkan!”

Jaejoong masih tersenyum,namun senyumnya bertambah lebar.”Sudah bicaranya?Pertama aku tidak makan obat karena pahit,kedua aku tidak makan karena aku tidak bisa makan sendiri,ketiga aku tidak merasa menyusahkan dokter Yoona ko.”

Jessica beranjak lalu mengambil makanan itu,ia menyuapi Jaejoong.Awalnya Jaejoong menolak,namun karena Jessica memaksa akhirnya ia membuka mulutnya.

“Kenapa kau menyuapiku?”

“Kan tadi kau yang bilang ga bisa makan sendiri,aku bantuin malah nanya.Udah aaa!”Jaejoong membuka mulutnya.”Mana ada dokter yang mau nyuapin pasiennya?”gerutu Jessica.

“Sebenarnya niatmu kesini,hanya untuk memarahiku dan menggerutu heh?Kalo iya lebih baik tidak usah kesini.”Jessica tersentak mendengar ucapan Jaejoong.Jessica membanting sendok yang dipegangnya lalu melangkah pergi.Namun suara Jaejoong menahannya. . . .

“Jessica-ssi gomawo. . . . .argh. . .argh. . .”Jaejoong meringis kesakitan,lukanya kembali meraung.Jessica segera berbalik lalu memeriksa keadaan Jaejoong.Ia segera memanggil suster.

“Ambilkan obatnya!”perintah Sica.Keringat membasahi tubuh Jaejoong.

Beberapa saat kemudian,kondisi Jaejoong membaik.Jaejoong pun sudah sadar.

“Ngapain disini?”Jaejoong bingung dengan kehadiran Jessica dengan wajah yang kusut,seingatnya tadi Jessica sudah meninggalkan ruangan.

“Bodoh!Kelakuanmu sungguh tidak lucu Jaejoong-ssi.Membahayakan diri sendiri.Lihat!karena kau tidak pernah meminum obat akhirnya kondisimu memburuk.Lukamu juga belum sembuh total.Jadi jangan banyak bertingkah.Kau tahu itu!hiks. . .hiks. . .!”tiba-tiba saja Jessica menangis,hal itu membuat Jaejoong bertambah bingung.

“Hey kenapa kau menangis sih?”tanya Jaejoong namun Jessica bangkit dan meninggalkannya.Beberapa detik kemudian masuklah Taemin.

“Hyung!Kau apakan dokter Jessica sih?”

“Aku hanya bertanya kenapa dia ada disini saja ko?Emangnya salah?”Jawab Jaejoong tanpa dosa.”Aduh paboya hyung!ah. . .aargh. . .percuma ngomong sama hyung.”

“Emangnya kenapa sih dengan dokter cerewet itu?”Jaejoong merubah posisinya yang tadinya berbaring sekarang duduk.”Hyung jangan duduk dulu,lukamu belum pulih tahu.”Taemin mencegah Jaejoong.

“Hem,sebenarnya apa yang terjadi sih?”

“Begini ya hyung,tadikan sakitmu kambuh kau berteriak kesakitan pas itu ada dokter Jessica disini.Dokter langsung panik ia segera memanggil para perawat.Ia terlihat sangat mengkhawatirkanmu,padahal kalau dipikir-pikir doktermu kan dokter Yoona bukan dokter Jessica lagi. . . .”

“Ya memang sudah kewajiban dokter kan merawat pasien,walaupun bukan pasiennya.”ucap Jaejoong santai.

“Aduh hyung!Dengerin aku ngomong dulu ya,setelah kau ditangani dan BELUM SADAR,dokter Jessica dengan sabar menunggumu bangun dan bagian paling parah adalah kau TIDAK MENGHARGAINYA dengan menanyakan pertanyaan bodohmu itu.Huh. . .”Taemin menekankan beberapa kata.Ia menyilangkan kedua tangannya di depan dada.

“Lalu apa yang harus kulakukan?Meminta maaf?”tanya Jaejoong masih dengan ekspresi tidak bersalah.Taemin kesal dan gregetan melihat Jaejoong.”Yang harus hyung lakukan adalah makan yang teratur,obatmu diminum dan cepat-cepatlah sembuh agar dokter Jessica tidak perlu cemas memikirkanmu lagi,Mudah kan?”

“Bilang saja kau sudah bosan melhatku disini?huh. . .”cibir Jaejoong.

”Bukan begitu hyung,asal kau tahu ya!Dokter Jessica adalah dokter yang penuh dedikasi dan sangat profesional tapi saat berhadapan denganmu dia lebih memprioritaskan dirimu dibanding pasien-pasiennya yang lain.”

Suasana hening setelah ucapan terakhir Taemin,Jaejoong diam dan menatap langit-langit kamar.”Oh ya hyung,bagaimana dengan jantungmu saat kau bertemu dokter Jessica?”

Jaejoong melihat ke arah Taemin,”Ya berdetaklah,hanya saja. . . . . .lebih cepat dari biasanya.”

Tiba-tiba Heechul memasuki ruangan.Taemin membungkuk memberi hormat lalu meninggalkan ruangan.”Permisi direktur!hyung!”

Heechul mendekati tempat tidur Jaejoong,”Bagaimana kabarmu nak?Appa dengar tadi lukamu kambuh lagi?”

“Ne. . .sudah membaik.”

Heechul mengangguk mendengar penuturan putranya,”Maafkan appa ya,selama ini appa sudah menyia-nyiakanmu.”

“Appa sudahlah,yang penting sekarang aku senang kau sudah menganggapku.Itu sudah cukup bagiku dan jangan pernah meminta maaf lagi.”Jaejoong memohon pada ayahnya.

“Oh ya Je,kemarin Jessica bilang doktermu sudah diganti dengan dokter Yoona ya?Apakah lebih baik dari Jessica?”tanya Heechul.Jaejoong tidak menjawab ia tidak menyukai pertanyaan yang menyangkut Jessica.

“Kenapa dokterku diganti?”Jaejoong balik bertanya.”Jessica perlu cuti,selama kau di ICCU ia tidak pernah pulang,appa juga tidak enak dengan appanya Sica.”

“Appa apa kau ingin aku cepat sembuh?”

“Tentu nak!”jawab Heechul tegas.

”Aku ingin dokter Jessica dan Taemin yang merawatku,bisakah?”

Heechul berpikir sejenak kemudian mengiyakan permintaan anaknya itu,”Baiklah!Akan Appa usahakan.”

*******************

Seorang perempuan menangis di dalam mobilnya yang sedang parkir di basement.

“Dasar Jessica bodoh!Kenapa menangisi pasien aneh itu sih??”ia merutuki dirinya sendiri.

Tiba-tiba ponselnya bergetar,drrt. . . drrt. . . .drrt. . . .

“hiks. .hiks. . .siapa sih yang menenelepon?”

“Hallo!”

“Hallo Jessica,ini paman Heechul.Paman memohon padamu secara pribadi agar mau merawat anakku lagi.Aku mohon padamu Sica. . .”

“ehm. . .ehm. . .bukankah ada Yoona paman?”

“Aku lebih percaya padamu dan Taemin untuk merawat Jaejoong, dan akan melipat gandakan gajimu dan aku juga akan memberimu bonus,kumohon Sica.”terdengar suara Heechul memelas diseberang sana.

“Bukan begitu paman,tapi. . . . .”

“Kumohon Sica,aku akan memohon pada ayahmu juga.Tolong aku Sica!”

“Emmmm. . . . . .baiklah paman.”

“Kamsahamnida Sica,aku berhutang padamu.”Heechul berterima kasih secara formal membuat Jessica tidak enak hati.

Pip. . .sambungan terputus.

“Huh. . .”Jessica bertambah lemas.Ia bimbang,untuk pasien yang satu ini ia tidak hanya menguras tenaga dan pikiran namun emosinya (perasaannya) sangat berperan.Akhirnya setelah bertarung dengan perasaannya sendiri ia memutuskan untuk kembali ke kamar Jaejoong.

Jessica menghapus air matanya sebelum memasuki kamar Jaejoong.Krekk!pintu dibuka terlihat seorang namja sedang berbaring lemah.Jessica menghampirinya.Jaejoong tersenyum melihat kedatangan Jessica.”Gomawo Jessica-ssi. . .”

Jessica mencoba berbuat profesional dengan menanyakan kabar si pasien,”Bagaimana kabarmu hari ini?Apa ada keluhan?”

“Aku kurang baik dokter,jantungku sakit saat memikirkan seseorang yang aku sayangi tapi ia malah  membenciku.”

“Heh?Aku serius tuan Jaejoong.Apa lukamu masih terasa?”

“Tidak terasa sama sekali saat bersama. . . .”

Tiba-tiba. . . .

“Anneyong!makan malam dan obatnya tuan.Ah dokter Jessica!Permisi Dok. . . .”

Seorang petugas pengantar makanan dan obat memasuki ruangan.Jessica tersenyum pada si petugas lalu menatap makanan yang ada di atas meja.Ia mendekatinya lalu membuka plastik wrap yang membungkus.Ia memotong lauk lalu menyerahkan piring itu pada Jaejoong.

“Makanlah selagi hangat!”perintah Jessica,Jaejoong menggeleng.”Hey apa perlu aku yang menyuapimu?”

Jaejoong mengangguk,Jessica mendengus kesal.Dan akhirnya ia menyuapi pasiennya itu.

“Jangan banyak-banyak!”protes Jaejoong.”Kalo sedikit gimana cepat sembuh?”

“Memang aku tidak ingin cepat sembuh. . .”

“Mwo?Dasar aneh!udah aaa. . .aaa. . .!”

Jaejoong membuka mulutnya,”Aku ingin kau merawatku setiap hari.”

Jessica terkejut mendengar ucapan Jaejoong,jantungnya berdegup kencang.“Heh!Kau pikir aku pembantumu apa?”

“Ani. . .kau dokterku.”jawab Jaejoong santai.Makanan habis,Jessica menyerahkan obat pada Jaejoong.Lagi-lagi Jaejoong menolak.Untungnya obat untuk Jaejoong berbentuk cair semua.Jessica pun menyuapinya.

Krekk!

“Eonnie!”suara Krystal mengangetkan Jessica dan Jaejoong.Jessica melihat ke arah pintu,berdirilah Krystal,Yunho,Yuri dan Heechul yang sedang menatap bingung ke arah mereka.

Jessica masih terduduk di tempat tidur Jaejoong dan hendak bangun,namun tangan Jaejoong menahannya.Yuri melihat hal ini tersenyum dan memberi isyarat pada putrinya agar tetap di tempatnya.

“Ya ampun oppa!oppa mirip banget sama personil DBSK,malahan lebih ganteng oppa deh daripada si Hero!”Krystal adik Jessica berlari mendekati Jaejoong,lalu mengeluarkan ponsel miliknya.”Oppa aku minta fotomu ya?”

Jaejoong mengangguk,Krystal mendekatkan diri pada Jaejoong.Klik. . . .

Yunho hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah putri bungsunya itu,sementara Heechul hanya tersenyum.

”Krys sudah ya,oppanya sedang sakit.”Yuri mengingatkan Krystal.Krystal mengangguk,”Gomawo oppa!Cepat sembuh ya. . . . . . .Hya!!Eomma!Appa!Paman lihatlah!Oppa dan Eonnie pegangan tangan!”Krystal histeris melihat Jaejoong dan Kakaknya Jessica pegangan tangan.Jessica berusaha melepas genggaman Jaejoong tapi Jaejoong malah mempererat pegangannya.

“Benarkah?”Yunho tak kalah histeris.”Ne appa!ternyata Sica eonnie udah punya kekasih.Yeah!!”Krystal kegirangan.

“Baguslah,kalau begitu aku tidak perlu khawatir dengan calon suami anakku nanti.”Yunho tersenyum lega.”Mudah-mudahan anak-anak kita berjodoh ya.”timpal Heechul.

“Asik!Asik aku punya kakak ipar yang tampan!”

Jaejoong dan Jessica hanya tertunduk tersipu malu.Yuri yang mengerti dengan keadaan ini langsung mencairkan suasana,”Oppa,Krystal sebaiknya kita biarkan Jaejoong istirahat dulu ya.”

“Ne,kau benar Yul.”seru Yunho.Mereka semua pergi meninggalkan ruangan.”Eomma aku disini saja ya.”pinta Krystal tapi Yuri keburu menariknya keluar.

Setelah mereka pergi suasana ruangan hening.Jaejoong senyum-senyum sendiri.Jessica berusaha melepas tangannya,tapi Jaejoong seperti tidak ingin melepasnya.

“Apa maksudmu sih?membuatku malu huh!!”Jessica cemberut,kesal dengan tingkah Jaejoong yang sulit ditebak.

Jaejoong bangun lalu mengarahkan tangan Jessica ke dadanya,”Jantungku sakit Sica!Saat kau pergi,saat kau orang yang kusukai membenciku.Awalnya aku membencimu orang yang telah menyelamatkan jiwaku,tapi setelah kau pergi dan dokter Yoona menggantikanmu ternyata rasa sakit itu bertambah.Saat melihatmu menangis rasa sakit itu tidak dapat aku bendung lagi. . . maaf merepotkanmu.”

Air mata membasahi wajah Jessica,Jaejoong menyeka air mata Sica.”Kumohon jangan menangis,sakit Sica!Dadaku sakit. .”

Jaejoong memeluk Jessica dan Jessica membalasnya.

“hiks. . . hiks. . .hiks. . .saat aku tahu kau melemah aku sangat khawatir.Kau membuatku gila Je!”

“Gomawo Sica-ah sudah mengkhawatirkanku. . . . . . . .Saranghae Jessica,my doctor!”Jaejoong mencium kening Jessica,hal itu membuat Jessica tersenyum.”Hey ku kira kau membenciku dokter.”

Jessica memukul dada Jaejoong,”arghh. . .ah sakit Sica!”

Jessica langsung panik,”Mianhe,mana yang sakit??Maafkan aku Je. . .”

Jaejoong tersenyum lalu tertawa,”Ga lucu tau!”.Jessica beranjak dari tempat tidur.Jaejoong menariknya.”jangan marah dong. . .aku kira kau tidak menyukaiku.”

“Bodoh!Dasar aneh!Mana mungkin aku mau nginap di Rumah sakit hanya untuk seorang pasien sepertimu,pasien yang membuatku cemas setiap saat.Pasien yang membuatku hanya memikirkanmu.”

“Tandanya kau mencintaiku juga kan??”lolanya Jaejoong kambuh,hehehe.

“Pikirkan saja sendiri!”Jessica bangkit dan meninggalkan Jaejoong.”Sica!!Jessica!!”panggil Jaejoong manja.”Hey aku mau ke toilet,tidak boleh??Dasar manja!”

Setiap hari mereka habiskan bersama,meskipun sudah mengetahui perasaan satu sama lain tapi tetap saja ada hal yang mereka pertengkarkan.Kini kondisi Jaejoong sudah pulih dan ia tinggal bersama ayah kandungnya Kim Heechul.Meskipun sudah bersama ayah kandungnya,ia tidak melupakan Leeteuk dan Taeyeon.Jaejoong sudah tidak mengikuti militer lagi,ia kembali menekuni pekerjaan lamanya yaitu Pilot, dan karena jasanya terhadap negara ia naik jabatan menjadi Pilot Eksekutif yang melayani penerbangan presiden.Hari ini Jaejoong akan  menjemput Jessica di Rumah Sakit.Dua puluh menit sudah,Jaejoong menunggu Jessica di depan rumah sakit. . . .Ia menghubungi Jessica.

“Hallo Sica!Aku sudah di depan nih.”

“Iya oppa,tunggu sebentar ya.”

Piip. . .

Beberapa saat kemudian.

“Oppa!”panggil Jessica,Jaejoong menoleh Jessica langsung berhambur ke pelukan Jaejoong.”Miss you,Oppa!”

“Me,too.”Jaejoong tersenyum memandang Jessica.Sudah seminggu mereka tidak bertemu,karena Jaejoong harus bertugas mengantar presiden berkunjung ke Jepang.”Oppa hari ini kita akan kemana?”

“Rumahmu!”Jawab Jaejoong tegas.”Mwo?Kita tidak jalan-jalan dulu?”

Jaejoong menggeleng,”Anio,aku ingin ke rumahmu.Tidak boleh ya??”

“Ani,boleh ko!Ayo oppa!”Jessica menarik tangan Jaejoong memasuki mobil mewah milik Jaejoong.Selama di perjalanan mereka hanya terdiam,sepertinya Jessica ngambek karena Jaejoong tidak mengajaknya pergi seperti biasa.

Sesampainya di rumah Jessica.Jessica jalan mendahului Jaejoong memasuki rumahnya.

“Aku pulang!”seru Jessica.Tapi semua orang di rumahnya mengacuhkannya,namun saat Jaejoong masuk semuanya menyambut Jaejoong dengan senang.

“Anneyong!”Jaejoong membungkuk memberi hormat pada Keluarga Jung.”Belum jadi menantu saja,sudah disambut seperti ini.”Jessica mencibir,dibalas dengan senyuman Jaejoong padanya.

“Ah Jaejoong Oppa tidak usah dihirauin Sica Eonnie!Oppa duduk dulu ya,aku akan buatkan minum.”Krystal menyambut kedatangan Jaejoong.Jessica pergi ke kamarnya dan meninggalkan Jaejoong.Yunho yang melihat langsung memarahi Jessica,”Sica masa kau tinggalin Jaejoong sendirian?”

“Kan ada Eomma,Appa dan Krystal.”

“Je!”

“Kim Appa!Leeteuk appa!eomma!”panggil Jaejoong pada kedua appa dan eommanya.Jessica heran dengan kemunculan Heechul,ayah Jaejoong dan pasangan Leeteuk dan Taeyeon orang tua angkat Jaejoong.Ia kembali ke ruang tamu menemui mereka.

“Baiklah karena semua sudah kumpul,aku akan jujur di depan semuanya.Hari ini saya Kim Jaejoong inigin bertanya pada Jessica Jung,Would you marry me,my doctor?Be My Girl,pleasee!”

Jessica sangat bingung dengan keadaan yang mendadak seperti ini,ia melihat ke appa dan eommanya mereka hanya tersenyum.

“Ayo eonnie jawab!Kalau ga mau Jeje oppa buat aku saja ya. . . “sela Krystal.

“Aku mau jadi istrimu pasienku yang aneh.”jawab Jessica.Jaejoong terlonjak saking senangnya lalu memeluk Jessica dengan sangat erat.

*******************

Akhirnya cerita ini selesai juga,terima kasih karena sudah mau membaca ff gaje ini.Ini adalah cerita dari couple favoritku. . .

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: