fafajung

Just another world of an ordinary girl

Archive for the month “April, 2012”

Shocking Day

Shocking Day

Cast :

Krystal Jung

Choi Jinri

Kang Jiyoung

Bae Suzy

Im Yoona

Kwon Yuri

Jung Yunho

Jessica Jung

and others

Genre : –

Pagi itu,ruang biologi Seoul Senior High School mulai terlihat ramai.Hilir mudik siswa kelas XII Science 3 yang menempati ruangan itu pada jam pertama bercampur-baur tidak jelas.Seragam berwarna biru dengan motif kotak-kotak yang digunakan pun turut meramaikan suasana kelas itu.Beberapa anak perempuan terlihat sedang mengobrol dengan seru,topik yang dibahas pun tidak jauh dari acara televisi  yang mereka tonton tadi malam atau mengenai berita terbaru seputar artis idola mereka atau sebuah topik yang lebih menarik yang berhubungan dengan sang Pujaan hati.Di sudut yang berbeda beberapa anak sedang asyik menyalin tugas sementara seorang anak sedang sibuk menjajakan dagangannya,kali ini dia membawa risol, pastel, kue dan nasi uduk yang tentu saja rasa dan kualitasnya terjamin.

Kriiiiing!!!Bel sekolah berbunyi menghentikan sementara aktivitas siswa kelas XII Science 3,kenapa sementara?karena mereka pasti akan melanjutkannya lagi di kesempatan berikutnya.Dua orang guru perempuan dengan paras cantik memasuki kelas sambil tersenyum menyapa para siswa.Guru yang mengenakan blouse bewarna merah marun  bernama Yoona Songsaenim sedangkan guru dengan rambut dikuncir satu biasa dipanggil Yuri Songsaenim.Kim Myungsoo atau yang akrab disapa L memimpin teman-temannya berdo’a dilanjutkan dengan memberi salam pada guru.Selesai berdo’a kini giliran Yuri Saem mengabsen siswa kelas XII Science 3 ini.

”Kang Minhyuk.”

“Hadir.”

“Lee Jeong Min.”

“Saya Bu.”

Tok. . .Tok. . .Dari balik pintu nampaklah seorang anak perempuan mengenakan dengan rambut hitamnya yang tergurai berantakan dan tas ransel hitam di punggungnya.Anak perempuan itu berjalan memasuki kelas sambil cengar cengir menampilkan deretan giginya yang sudah rapi karena bantuan kawat gigi,ia duduk di samping anak perempuan berkulit putih dengan rambut panjang hitam dan masih keturunan cina yang bernama Choi Jinri yang biasa dipanggil Sulli.Yuri Saem pun melanjutkan aktivitas yang tadi sempat tertunda karena kedatangan si Anak perempuan dengan nama asli Jung Soojung tapi lebih suka dipanggil Krystl.Acara mengabsen telah selesai inilah saat yang paling ditunggu oleh Lee Kikwang si ahli biologi dari Retweet atau ‘Regenaration of Twelve Science Three’ nama gaulnya XII Science 3 tapi tidak bagi Krystal yang sudah berkali-kali menguap dan dengan tangan yang menopang dagu menahan kantuk karena malam harinya ia habiskan untuk menonton pertandingan bola antara Manchester City melawan Manchester United bersama ayah dan kakak laki-lakinya.

“Nah sekarang kita akan melanjutkan pembahasan tentang penyakit menurun.Albino,buta warna dan gangguan mental sudah ibu jelaskan,ada yang masih belum mengerti?”tanya Yoona Saem dengan semangat yang dijawab dengan keheningan.

“Ya sudah kalo gitu sekarang kita bahas penggolongan darah,lihat ke layar semuanya!”Yoona Saem dengan lugas menjelaskan materi penggolongan darah yang merupakan subbab Hereditas.Setelah menjelaskan Yoona Saem memberikan soal latihan pada anak-anak.Krystal yang duduk di barisan terakhir akhirnya menundukkan kepalanya di meja ia memejamkan matanya dan ia pun tertidur.Sulli yang sedang berdiskusi dengan “JIJI” singkatan untuk Suzy dan Jiyoung membangunkan Krystal.

“Krys bangun!Krys bangun!disuruh ngerjain soal nih.”awalnya Sulli hanya memanggil namun tidak ada tanggapan dari Krystal,kemudian ia mencoba menggoyangkan tubuh Krystal ternyata cara ini sangat ampuh.Krystal dengan mata merah dan wajah kusut bangun,”Waeyo?”tanya Krystal seraya mengucek matanya.

“Ya ampun Krys tidur mulu,ini disuruh ngerjain soal.Kerjain gih ntar disuruh maju loh.”Suzy yang daritadi sibuk dengan tugasnya kini mengeluarkan suaranya.Jiyoung dan Sulli mengangguk setuju.Dengan malas-malasan Krystal mengeluarkan buku tulis biologi dan pensil,”Mana soalnya?”

Jiyoung menunjuk ke arah papan tulis di depan,”Tuh!”

Krystal membaca soal dengan pelan-pelan,tulisan di papan tulis terlihat agak berbayang.

Seorang perempuan dengan golongan darah AB menikah dengan laki-laki bergolongan darah O.Prosentase kemungkinan golongan darah anak mereka adalah. . .

Tiba-tiba saja mata Krystal membesar setelah membaca soal,ia merasa soal ini mencerminkan keluarganya hanya saja jika di soal sang ayahlah yang bergolongan O namun pada kenyataannya Ibunya Krystal lah yang bergolongan darah O dan Ayahnya bergolongan darah AB.Krystal merasa soal ini cukup mudah karena ia tinggal menulis golongan darah kakak laki-lakinya dan kakak perempuannya yang masing-masing bergolongan A dan B kemudian ia tinggal menambahkan golongan darahnya yang bertipe AB.Dengan semangat ia bertanya pada ketiga temannya untuk mencocokkan jawabannya.

“Eh jawabannya gini bukan?”ia menyodorkan buku tulisnya.Suzy yang lebih mahir pun menggelengkan kepalanya,”Bukan Krys,coba deh kerjainnya sambil lihat buku paket halaman 137.”saran Suzy.Tidak terima dengan jawaban Suzy,Krystal bertanya pada Sohyun dan lagi-lagi gelengan yang ia dapat.

“Jawabannya ga ada AB nya,yang bener cuma ada dua tipe golongan darah A dan B aja.Coba cek lagi deh.”

“Masa sih?jawabannya udah bener ko.”

Ucapan Sohyun meninggalkan tanda tanya besar dalam pikiran Krystal,apa maksudnya dengan tidak ada anak bergolongan darah AB dari orang tua bergolongan darah O dan AB.Meskipun ia lemah dalam pelajaran yang satu ini tapi kali ini dia tidak mau menyerah dan yakin dengan jawabannya.Kali ini Sohyun, Jiyoung, Suzy dan Sulli yang biasanya mendapat nilai yang lebih tinggi darinya PASTI SALAH.Krystal merasakan jantungnya berdetak lebih cepat,tubuhnya terasa lemas dan wajahnya memucat.

“Sini Krys aku jelasin,Golongan darah AB itu mempunyai genotipe IAIB kalo golongan darah O itu IOIO.Nah kalo AB itu kan heterozigot sedangkan O itu homozigot berarti kemungkinan golongan darah anaknya ada 2 yaitu yang bergolongan darah A dan B aja.”Sulli menjelaskan sambil membuat coretan di sebuah kertas berwarna hijau polos.

P1

Ibu (AB)

Ayah (O)

Genotif

IAIB

IOIO

Gamet

IAIB

IOIO

F1

IAIO (A)   , IBI(B)

 

Keringat terus bercucuran membasahi tubuh Krystal selama ia mendengar penjelasan dari teman-temannya.Tubuhnya kini bergetar seperti orang yang menggigil kedinginan,air mata mulai berjatuhan.Dadanya sesak dan nafasnya tidak teratur,Isak tangis kini membahana di kelas itu.Yoona Saem dan Yuri Saem tergopoh-gopoh menghampiri Krystal yang masih menangis dan sedang ditenangkan oleh beberapa temannya.

Terkejut,bingung dan takut tiga kata itu membayangi pikiran Krystal saat ini,bagaimana tidak terkejut jika mengetahui golongan darah kita berbeda dari golongan darah orang tua kita.Bingung dengan kenyataan ini dan takut jika ini benar apa yang akan terjadi selanjutnya.Apakah ia akan dikucilkan ataukah menjadi bahan ejekan orang sekitarnya?

Puncaknya Krystal berteriak histeris,teman-temannya dan kedua guru yang mengajarnya cukup kewalahan menghadapi Krystal yang bersikap layaknya seseorang yang kerasukan makhluk halus.Krystal berteriak sangat kencang sampai akhirnya ia jatuh pingsan.

*******************

Seorang anak perempuan yang baru saja bangun dari tidurnya segera berlari menghampiri ibunya.Tangisnya pecah ketika ia berada dalam dekapan hangat ibunya,keringat yang membanjiri dahinya pun tidak ia hiraukan.Jantung yang tadi berdetak melebihi batas normal kini sudah kembali normal.Hal sederhana yang dilakukan seorang ibu dapat membuat hati sang buah hati tenang.

“Ada apa?”tanya Ibu dengan suara lembutnya yang menyejukkan hati.Krystal menengadahkan kepalanya,menatap wajah ibunya yang membawa ketenangan.

“Tadi aku mimpi buruk eomma,di mimpinya aku bukan anak kandung eomma dan appa soalnya golongan darah aku beda sama golongan darah eomma, appa, Yunho oppa dan Sica eonnie. . .hiks. . .hiks. .”Krystal tidak dapat menyembunyikan perasaannya,tangisnya pun pecah.Ia menenggelamkan kepalanya pada tubuh eommanya,sedetik kemudian dirasakannya seseorang membelai rambutnya.

“Udah ga usah nangis lagi!itu Cuma mimpi aja ko,kamu itu anak kandung eomma dan appa.Lahirnya juga dari perut eomma di Sejong Hospital.Oh iya ada cerita lucu loh waktu kamu lahir,mau appa ceritain ga?”tak ada jawaban dari Krystal,hanya saja tangisnya mulai reda.

“Aku mau denger appa,ceritanya kayak gimana sih?”Jessica,Kakak perempuan Krystal sekaligus anak kedua keluarga ini terlihat sangat antusias dengan perkataan sang ayah.

“Dulu tuh Yunho dan Sica itu susah makan,tapi kalo udah liat lambang Mc’D atau KFC langsung pada bilang lapar.Hari itu hari Rabu tanggal 23 Oktober eomma kan ulang tahun jadi kita pergi makan di KFC,tapi pas eomma lagi pesen makanan tiba-tiba aja eomma ngerasa mules.Kayaknya sih bayi yang ada di kandungan eomma tuh ingin ikutan makan juga deh. . .”

“Hahaha. . .hahaha,terus pa?”Yunho yang baru saja tiba dari Rumah Sakit untuk mengambil hasil tes lab menimpali.

“Air ketuban eomma tuh udah pecah di KFC,langsung aja appa bawa eomma ke rumah sakit.Sampai di rumah sakit eomma udah ga mules lagi,bener-bener ngerjain itu anak!Sama dokter eomma dikasih perangsang supaya mules dan akhirnya eomma melahirkan besoknya.”Krystal yang semula diam kini ikut menanggapi cerita appanya.

“Jadi aku anak kandung eomma dan appa?”appa dan eommaa mengangguk kompak.

“Krys kan anak kandung eomma sama appa,emang kata siapa bukan anak kandung?”Yunho yang baru bergabung tidak mengetahui cerita sebelumnya,Sica pun menjelaskan tentang mimpi adik bungsunya itu.Yunho hanya tertawa mendengar cerita tentang mimpi Krystal.

“Nih hasil tes Lab kemarin.Emang siapa yang bilang golongan darah Krys AB?orang yang bener golongan darah kamu B sama kayak oppa.Terus kata dokternya juga kamu ga kena kanker ko itu Cuma iritasi kulit aja.Dasar lebay!kulit baru merah-merah sedikit udah dikira kanker.”Yunho menyodorkan map berisi hasil tes Lab.

“Makanya kalo belajar tuh yang bener,jangan setengah-setengah.Terus kalo mau tidur itu baca doa dulu biar tidurnya bermutu ga kayak tadi malah dapat mimpi buruk kan.”Sang Ibu memberi nasihat pada ketiga anaknya dengan senyuman yang menghiasi wajahnya.

“Oh iya Krys emang sebelum tidur belajar biologi dulu?”tanya Sica yang penasaran bagaimana asal-usul mimpi adiknya ini.Karena seperti kejadian sebelumnya Krystal mimpi bertemu kadal raksasa yang bersiap menerkamnya setelah menonton film ‘Anaconda’. Krystal hanya memamerkan giginya.

“Aku belajar tentang golongan darah buat ulangan biologi sambil nonton sinetron ‘Putri yang Tertukar’ hehehe. .”Jawaban Krystal ini mendapat jitakan dari kedua kakaknya.

*******************

Iklan

The Life of an Agent Part 3

Author POV

Tok!tok!tok!

Suara ketokan pintu menggema di apartemen Jaejoong.

“Jessica!Jessica!Jessica bangun!”Jaejoong berteriak untuk membangunkan Jessica,namun orang yang di dalam tidak menyahut sedikit pun.Jaejoong memberanikan diri memasuki kamarnya.Seorang yeoja tertidur pulas di kasurnya.Jaejoong sedikit berlari mengambil air lalu memercikkannya ke muka Jessica.Tak ada reaksi!Jaejoong mengulangi aksinya namun kali ini lebih banyak air yang ia cipratkan.

“AHHHHHHHHHH”teriak Jessica.Jaejoong hanya diam memandang Jessica.

“Ayo bangun!”Jaejoong menarik selimut yang dipakai Jessica.

“Ne. . .ne.Aku bangun.”Jessica beranjak dari kasur menuju kamar mandi.

@@@@@@@@@@@@

Suasana kota Seoul sangat tenang di pagi hari.Hanya ada satu atau dua mobil yang melaju di jalan raya.Udaranya juga sangat sejuk.Jessica yang masih mengantuk pun melanjutkan tidurnya.Jaejoong tetap fokus pada setir.

Perlu waktu dua jam untuk menuju hotel yang menjadi lokasi penyergapan.Jaejoong meninggalkan Jessica yang masih tertidur di mobil.Ia keluar mencari tempat yang menjual baterei.Satu lagi kekurangannya sebagai seorang intelijen ia dituntut bertindak hati-hati,teliti dan sigap.Namun itulah kekurangan Jaejoong,sering melupakan hal-hal kecil.

@@@@@@@@@@@@@

Drrt. . .drrt. . . .drrrt. . . .drrrt. . . .

Ponsel Jaejoong bergetar,sebuah panggilan masuk.Tertera nama si penelepon  ‘ASRAMA SOOJUNG’.Jessica terbagun karena suara getaran ponsel,kemudian menatap sekeliling.Dia tidak melihat sosok Jaejoong,yang ia lihat hanya ponsel Jaejoong yang terus bergetar tanpa henti.Bingung apakah ia harus mengangkatnya atau tidak.Setelah panggilan kelima Jessica pun mengangkatnya.

“Hallo!Jaejoong-ssi akhirnya kau mengangkat teleponnya.Kami ingin mengabarkan kalau Soojung sakit dan sedang dirawat di rumah sakit.Kami harap pihak keluarga segera menjenguknya.”Ucap seorang pria diseberang sana.

“Ehm,maaf Jaejoongnya sedang keluar.Nanti akan saya sampaikan.”jawab Jessica sopan.

“Baiklah,tolong beritahu tuan Jaejoong ya nona.Kami sudah mencoba menghubungi ayahnya tapi tidak bisa.Baiklah terima kasih nona.”

“Ah ne. . .ne.”

Jessica menaruh ponsel Jaejoong pada tempatnya,ia takut kalau Jaejoong menganggapnya lancang.Terlambat!saat Jessica menaruh ponsel Jaejoong sudah memasuki mobil.

“Apa yang kau lakukan pada poselku?”Suara Jaejoong tegas namun tetap dengan ekspresi datarnya.Membuat Jessica sedikit takut.

“Tadi orang ditelepon bilang kalau Soojung sakit dan dirawat.”

“Soojung?”Jaejoong tercekat mendengar kata-kata Jessica.Ia segera memencet tombol ponselnya.

“Halo Yoochun!Apa kau sedang  ‘on line’??”on line adalah istilah yang digunakan jika seseorang sedang melaksanakan tugas atau misi.(Author ngarang,maaf ya.)

“Belum hyung.Tugasku baru mulai lusa.Ada apa?”

“Soojung sakit,sepertinya penyakitnya kambuh.Tolong kau dan Yoona jenguk dia dan katakan aku sedang tugas.Secepatnya aku akan mengunjunginya.Dan katakan padanya ‘Aku sayang dia’.”Suara khawatir terdengar jelas dari bibir Jaejoong.

Pip.Telepon terputus. . .

Jaejoong meletakkan ponselnya kembali.Ia menyandarkan tubuhnya pada kursi pengemudi.

“Huff. . .”desahan keluar dari mulut Jaejoong.

“Soojung siapa?”tanya Jessica yang agak bingung dengan perubahan raut wajah Jaejoong.Yang ia tahu Jaejoong itu adalah laki-laki tanpa ekspresi.

“Kau tidak perlu tahu!Ayo masuk!”Jaejoong menggiring Jessica untuk memasuki hotel.

Jaejoong dan jessica sama-sama mengenakan kacamata dan Jessica mengenakan aksesoris tambahan,yaitu topi baret.

@@@@@@@@@@@@

Mereka berdua kini berada di lantai delapan hotel.Jaejoong mengedarkan pandangannya.Ia segera menggandeng tangan Jessica saat melihat beberapa pria berjalan ke arahnya.

“Beraktinglah seperti pasangan baru!Tersenyumlah!”Jaejoong membisik di telinga Jessica,kemudian tersenyum.Jessica pun mengikuti perintah Jaejoong.Senyuman manja ia tampilkan.Para pria itu hanya tersenyum dan tidak curiga.Karena mereka mengira Jaejoong dan Jessica adalah sepasang pengantin baru yang ingin bulan madu.

@@@@@@@@@@@@@

Mereka memasuki kamar yang sudah di pesan,Kamar yang terdiri dari satu ranjang besar,satu kamar mandi,satu ruang TV dan satu ruang makan.Benar-benar kamar untuk pasangan baru.

“Hanya ada satu ranjang?”Tanya Jessica pada Jaejoong yang sedang menelisik setiap detail kamar.

“Apa yang kau lakukan?”tanya Jessica yang bingung melihat Jaejoong berjongkok bahkan sampai nungging.

“Aku sedang memeriksa kamar ini,dan hanya ada satu ranjang.Kau di sofa dan aku di kasur.”

“WHAT??”

“Anio!aku hanya bercanda.”Ucapan Jaejoong membuat Jessica lega.

“Hei Jessica-ssi!Apa saat kau bersama organisasi judi itu tidak pernah diajarkan untuk waspada terhadap sistem keamanan?maksudku alat sadap dan kamera tersembunyi.”Jaejoong yang kini duduk di sofa bertanya.

Jessica menggeleng,”Semuanya sudah diurus oleh pengawal.Aku hanya diajarkan menggunakan senjata dan berjudi.”

“Lalu apa kau tahu tentang transaksi ganja dan pembunuhan ‘Anak Emas’?”tanya Jaejoong.Pertanyaan Jaejoong membuat Jessica bangun kemudian menghampiri Jaejoong.Mata Jessica memancarkan kemarahan,mukanya merah padam.Ia mendorong Jaejoong ke arah tembok.Tangannya mencengkram kemeja Jaejoong.

“Aku tahu segalanya Jaejoong-ssi!Termasuk saat Intelijen membunuh ANAK EMAS ITU!”Jessica menghempaskan tubuh Jaejoong.

“Maksudmu apa?Intelijen membunuh ‘Anak Emas’?Yang membunuh anak emas adalah orang-orang dari organisasi hitam itu,mereka menyamar menjadi intelijen.Mereka membunuh istri dan menculik putri dari anak emas itu.”Jaejoong berbicara dengan sangat tenang dan hati-hati.

“Tidak!Mereka menyelamatkan satu puteri ‘Anak Emas’ kemudian puteri yang lainnya diculik oleh kalian INTELIJEN KEPARAT!”kali ini  Jaejoong beraksi ia membungkam mulut Jessica,mengunci tubuh gadis itu dengan tubuhnya.Kini posisi mereka seperti Jaejoong sedang memeluk Jessica dari belakang.

“Hentikan omong kosongmu!. . . . . . . .Apa kau putri dari anak emas?”Jaejoong bertanya di telinga Jaejoong.Keringat mengalir di dahi Jessica.Tubuhnya sedikit bergetar.

“Auww!!”Jaejoong meringis kesakitan karena tangannya digigit Jessica,namun ia tidak melepas Jessica begitu saja ia tetap menguci Jessica bahkan Jaejoong memeluk Jessica lebih erat.

Drrrt. . .drrtt. . .drrt. . .

Ponsel Jaejoong bergetar,Jaejoong menghempaskan tubuh Jessica ke sofa lalu mengangkat teleponnya.

“Hallo!”Sapa Jaejoong,suaranya terdengar parau.

“Oppa!!Oppa sakit?kenapa suaramu sangat aneh?”tanya suara di seberang sana.

“Soojung-ah!Apa kau baik-baik saja?Sudah minum obat belum?Perbanyak istirahat!sudah oppa bilangin kalau kau tidak boleh sering-sering bertanding.”ucapan Jaejoong terdengar sangat antusias.

Soojung menyela Jaejoong,“Oppa aku baik-baik saja,Oppa sangat cerewet tahu!Oh ya kapan oppa kesini?Aku kangen sama oppa.”

“Ne. .ne Soojung-ah,Oppa juga kangen sekali pada dongsaengku ini.Maafkan oppa ya,sekarang oppa sedang bertugas.Setelah tugas oppa selesai,oppa janji pasti akan kesana menjengukmu.”Jaejoong mengakhiri ucapannya dengan senyum.

“Baiklah oppaku sayang,Selamat bekerja dan berhati-hatilah!Bye oppa!”

“Gomawo,udah sana istirahat!Bye. . .”Senyuman lebar mengakhiri percakapan adik-kakak itu.Jessica menatap wajah Jaejoong dengan senyuman sinis.Jaejoong menyandarkan tubuhnya ke sofa,mensejajarkan dirinya dengan Jessica.Kini keduanya duduk berdampingan,mata mereka memandang lurus ke depan.Entah apa yang ada di pikiran masing-masing.

“Jessica-ssi apa kau tahu,siapa anak dari ‘anak emas’ ?”Jaejoong mengeluarkan suaranya,tanpa menatap Jessica.Namun Jessicalah yang menatap Jaejoong,tatapan sangat mendalam.

“Apa hubungannya denganmu?”tanya Jessica dingin.Jaejoong menjawab pertanyaan Jessica dengan senyuman.Jessica menghadapkan wajahnya beberapa senti dari wajah Jaejoong.

“Jawab aku!”Kali ini muka Jessica merah padam menahan amarah.Jaejoong mendorong Jessica.

“Kau tidak ingin menjawab pertanyaanku,sedangkan aku akan menjawab pertanyaanmu setelah misi ini selesai.”Jaejoong berdiri meninggalkan Jessica yang tertunduk.

Jessica POV

“Kau tidak ingin menjawab pertanyaanku,sedangkan aku akan menjawab pertanyaanmu setelah misi ini selesai.”Jaejoong beranjak kemudian keluar dari kamar.

Sial.Dia benar-benar menjebakku.Niatku untuk bermain-main dengan intelijen ternyata salah.Mengapa ia terus bertanya tentang anak emas.Appa!sebenarnya apa yang telah terjadi?Apa aku berada di jalan yang salah?

Aku dan Lee ahjussi telah membalas dendammu appa.Kematianmu dan eomma telah terbalas dengan matinya istri dari Ketua intelijen itu.Tapi maafkan aku Appa,Eomma.Sampai saat ini aku belum bisa menemukannya.Maafkan aku tidak bisa menjadi seperti apa yang kalian harapkan.Aku harus berkhianat dan harus berkongsi dengan para intelijen itu.Parahnya lagi aku harus membunuh Lee ahjussi,orang yang merawatku,Sahabatmu Appa. . .

Tes. . .tes. . .

Air mata membasahi pipiku.Pikiranku kacau,aku tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah.Aku mendongakkan kepalaku ke atas,berharap Tuhan memberikan pencerahan padaku.Memejamkan mataku dan aku pun tertidur di sofa.

The life of an Agent part 2

Jaejoong POV

Setelah menempuh waktu sekitar 45 menit perjalanan dari penjara akhirnya sampai juga di butik milik Yoona.Kulihat perempuan di sampingku tertidur pulas.Aku keluar lalu membuka pintu Jessica,segera kuborgol tangannya dan tanganku.Kugoncangkan tubuhnya namun dia sama sekali tak bergeming.

“Hey bangun!kita sudah sampai!”aku terus menggoncangkan tubuhnya.Perlu waktu lima menit untuk membuat perempuan gila ini bangun.

Jessica POV

“Hey bangun!kita sudah sampai!”kurasakan sebuah tangan mengguncang tubuhku.Ah aku masih ngantuk sekali.Akh gucangannya membuatku kesal,akhirnya aku bangun dan kulihat pintu mobil terbuka dan seorang pria sedang berdiri dengan raut wajah yang kesal.Dia segera menarikku masuk ke dalam sebuah butik,kulihat baju disini sangat bagus selera kelas atas.Aku terpesona dengan baju-baju rancangan butik ini,namun saat ingin melihat baju tanganku ditarik oleh si Tuan Intelijen.Ya ampun kemana-mana aku diborgol,menyebalkan sekali.

“Jaejoong!”seorang perempuan cantik memanggil Jaejoong,dia melirikku lalu tersenyum.Senyuman yang tulus dari gadis cantik.

“Yoona apa Yoochun sudah kemari?”tanya Jaejoong pada perempuan cantik bernama Yoona itu.Yoona menggeleng lalu terjadilah sebuah percakapan antara Jaejoong dengan Yoona.Aku tidak peduli dengan mereka mataku lebih tertarik dengan baju-baju yang ada di butik ini.Cling!!pantulan sinar matahari menarik perhatianku.Sebuah mobil ferrari merah berhenti di depan butik.Ferrari merah??plat mobilnya!!oh tidak,jangan-jangan dia adalah orang yang menangkapku waktu itu!

Masuklah seorang pria ganteng dan gagah memakai kemeja tangan panjang bewarna putih dan celana hitam.Sebuah senyum terpancar dari wajahku.Pria itu membungkuk pada Jaejoong dan Yoona.Sama seperti Yoona,dia melirikku dan tersenyum apalagi setelah ia melihat borgol di tanganku senyumnya bertambah lebar.

“Hyung,kau memborgolnya??hahahaha!”dan tawanya pun pecah.

“Yoochun sudah!oh ya Yoona tolong rapikan perempuan ini.”Perintah Jaejoong.Oh ternyata namanya Yoochun,nama yang cocok untuk pria tampan sepertinya.

“Nona mari ikut saya!”Yoona membuyarkan lamunanku,dia menarikku ke suatu ruangan.Hey borgolku terlepas,kapan si Jaejoong itu melepasnya??ah aku terlalu terpesona dengan Yoochun.hehehe. . .

Aku memasuki sebuah ruangan yang penuh dengan pakaian.”Perkenalkan namaku Yoona,silahkan kau pilih beberapa pakaian untuk tugasmu.”

Aku langsung mengambil pakaian yang aku sukai,namun sebuah suara memberhentikan aktivitasku.

“Hey Jessica-ssi kau kira kita akan pergi ke pesta atau berlibur ke pantai?Sadarlah!kau sekarang sedang bekerja sama dengan sebuah departemen negara. . . . .hem ini!ini!dan ini!”si Jaejoong menyebalkan itu mengambil gaun yang ada di tanganku lalu melempar beberapa pakaian padaku.Kemeja,blus,celana denim.Huhhh. . . .

Aku segera menghampiri Yoona lalu memberikan pakaian ini padanya.Kemudian Yoona mengarahkanku pada ruangan lainnya.Waaah!di ruangan itu kulihat beberapa aksesoris dan sepatu.Ingin sekali aku menghampiri benda-benda itu namun lagi-lagi Jaejoong melarangku dia menyuruhku duduk.Aku mendengus kesal.

“Kau hanya memerlukan jam tangan dan sebuah pin saja.”ucap Jaejoong padaku.

“Jaejoong. . .apa dia perlu ponsel?”tanya Yoona pada Jaejoong,yang dibalas dengan gelengan kepala.

“Yoona tolong beri tahu dia cara kerja alat-alat ini.”Perintah Jaejoong,ia kemudian meninggalkan aku dengan Yoona.

“Jessica-ssi ini adalah Video Camera Analog Watch adalah jam tangan pria model analog yang dapat merekam gambar video sekaligus dengan suara. Dengan memori internal sebesar 4GB, jam tangan ini bisa merekam video sampai 2 jam dengan resolusi 352 x 288px.”terang Yoona,aku hanya mengangguk.Peralatan yang dipakai sebenarnya sama dengan peralatan yang dulu kupakai saat menjabat sebagai ‘Queen of Gamble’ hanya saja disini sedikit lebih canggih dan lebih lengkap.

“Dan ini adalah pin yang digunakan untuk berkomunikasi dengan sesama agen.Kuharap ku bisa bekerja sama dengan baik.Ayo ganti pakaianmu dulu.”ucap Yoona.

Jaejoong POV

Aku menunggu Jessica sambil minum kopi bersama Yoochun.

“Hyung kurasa perempuan itu akan sedikit merepotkanmu.”Yoochun menatapku,tergambar dengan jelas kalau dia sedang khawatir.

“Sudahlah kau tidak perlu cemas. .Oh ya kudengar kau dan Yoona akan ada di satu proyek yang sama.Apa benar??”aku senang melihat perubahan wajah Yoochun saat kami membicarakan topik berbau Yoona.Selalu ada seburat merah di pipinya.Hahaha adikku sudah besar sekarang.

Yoochun mengangguk,”Kami mendapat misi menyelidiki adanya transaksi terlarang di departemen kebudayaan.”

“Kalau kau menyukainya,katakanlah!Jangan sampai dia direbut orang lain.”godaku lagi,Yoochun hanya tersenyum.

“Ah kenapa rambutku jadi hitam??JAEJOOOONG!!!”suara teriakan Jessica.Ada apa lagi ini??

Aku segera menghampiri Jessica.  “Apa?”tanyaku santai saat melihat rambut Jessica berubah menjadi hitam.

“Kenapa kau menyuruhnya mengecat rambutku?”tanya Jessica sambil menunjuk ke dua orang pekerja.

“Hem karena Yoochun menyukai perempuan berambut hitam.”ucapanku sukses membuat Jessica diam dan pipinya sedikit merona,namun membuat Yoona dan Yoochun terkejut.Dari sorot matanya dan tingkah Jessica sepertinya dia juga menyukai Yoochun jadi apa boleh buat kupakai saja nama Yoochun.Tapi sepertinya aku membuat seorang gadis sedih dan seorang pria cemas.Kulihat Yoochun segera menarik Yoona keluar.Hem sepertinya dia ingin mengklarifikasi deh.hahahaha BERHASIL!

Jessica POV

“Ah kenapa rambutku jadi hitam??JAEJOOOONG!!!”Aku sangat kaget melihat rambutku berubah jadi hitam dan dipotong sebahu.Pasti ini usul si Intelijen Gila itu.

Jaejoong menghampiriku. “Apa?”tanyanya santai.

“Kenapa kau menyuruhnya mengecat rambutku?”aku menunjuk dua orang pekerja yang berdiri di sampingku.

“Hem karena Yoochun menyukai perempuan berambut hitam.”ucapnya.Blush!Kurasakan pipiku memanas,jantungku berdetak tak karuan saat mendengar nama ‘Yoochun’.Tapi kulihat Yoochun buru-buru menarik Yoona keluar.Ada apa ya??

Author POV

Muka Yoochun berubah cemas saat mendengar ucapan Jaejoong dan bertambah cemas saat melihat Yoona tertunduk.Buru-buru ia menarik Yoona keluar dari ruangan itu.

“Yoona apa yang kau dengar itu tidak benar,Jaejoong hyung hanya berbicara asal.”ucap Yoochun smbil memegang tangan Yoona.Merasa risih Yoona melepas genggaman tangan Yoochun.

“Engh. . .aku tidak masalah ko dengan ucapan Jaejoong.”Yoona berusaha menutupi perasaannya.

“Yoong-ah!percayalah padaku kalau hanya kau yang menjadi tipe idealku dan hanya kaulah yang mengisi hati dan pikiranku.”perlu banyak kekuatan untuk Yoochun mengucapkan kalimat tersebut.Kelopak mata Yoona membesar,kaget dengan semua ini.

“Mwo?”

Yoochun memegang pundak Yoona,”Yoona-ah Saranghae!”

“Nado Saranghaeyo Yoochun-ah.”Yoochun memeluk Yoona.

@@@@@@@@@@@@

Jessica POV

Setelah dari butik Jaejoong membawaku ke apartemen miliknya.Apartemen yang cukup mewah,rapi,dan atmosfernya sangat hangat.Menyenangkan!itu kesan pertama yang kudapat.Aku duduk di sofa,Jaejoong menghampiriku sambil membawa ipadnya.

“Jessica-ssi ini adalah denah hotelnya,kita akan menginap di lantai yang sama dengan mereka.Tepatnya kamar yang paling dekat dengan lift agar lebih mudah mengawasinya.Hari Jum’at pukul 20.35 kontes judi akan dimulai di hotel ini juga.Kita akan menyusup kesana.”Jaejoong menjelaskan rencana penyergapan.Pembawaannya sangat tenang dan tidak berekspresi,membuatku ngantuk saja.

“Mengerti tidak?”Jaejoong menatapku.

“Ah iya aku mengerti.Oh ya kapan kita akan berangkat?”

“Besok pagi jam 04.30.Kau istirahatlah di kamarku,besok jangan sampai kesiangan!”ucapnya sambil menunjukkan kamarnya.

“Kau?”tanyaku berbasa-basi sedikit.

“Aku disini.”

Aku segera masuk ke kamar Jaejoong,kuhempaskan tubuhku ke atas kasur.Besok!saat-saat yang kunantikan selama aku di penjara.Bertemu dengannya,si jahat yang menyebabkan aku terjebak di dunia hitam itu.Orang yang menyebabkan aku menghabiskan waktu satu tahun dalam penjara.Saatnya balas dendam!Setelah urusan dengan orang itu selesai,baru aku akan mencarinya.

The life of an Agent Part 1

The life of an Agent Part 1

Casts                     : Kim Jaejoong,Park Yoochun,Jessica Jung,Im Yoona,Jung Yunho dan Kwon Yuri

Genre                   : Action,Romance

Author                  : Fafajung

maaf ya baru update lagi,author baru selesai ujian.Dan ini cerita terbaruku semoga kalian suka. ..

Author POV

Drrrttt. . . .drrrtt. . . .drrrrttt. . . .

Seorang pria mengabaikan panggilan masuk di ponselnya.Ia lebih memilih menikmati secangkir kopi daripada harus mengangkat ponsel yang sudah bergetar untuk berapa saat itu.Beberapa pasang mata menatapnya aneh dan kesal,karena bunyi getaran dari ponselnya sangat menganggu.Ya benar!dia sedang berada di tempat umum lebih tepatnya sebuah cafe,namun ia tidak memperdulikan orang-orang itu.Sampai. . . .

“Jaejoong Hyung!”seorang laki-laki menghampirinya.Laki-laki yang diketahui bernama Jaejoong memandang sinis laki-laki yang baru datang itu.

“Mianhe hyung!”laki-laki itu membungkuk menunjukkan rasa bersalah yang sangat besar.”Sudah!Duduklah!”Jaejoong menendang pelan kursi di depannya memerintahkan agar laki-laki itu segera duduk.

“Gomawo hyung!”

“Yoochun apa ada kabar baru dari kantor?”Jaejoong memperbaiki posisi duduknya,kini ia terlihat serius.Laki-laki bernama Yoochun mengangguk.

“Ne,hyung!Kita berhasil bernegosiasi dengan si ‘Queen of Gamble’ hyung.Dan rumornya kau yang akan bekerja sama dengannya untuk menangkap pemimpin organisasi Judi terbesar di Korea. . .”ucap Yoochun bersemangat.

Jaejoong pun menggeleng,”Aku tidak mau!lagipula aku sedang dalam masa hukuman.Kau saja!! ”

“Aduh hyung aku belum selesai ngomong udah kau putus.Begini hyung justru karena kau berbuat kesalahanlah dan karena dulu juga kau yang menagkap si ‘Queen of Gamble’ lah makanya Ketua menyuruh kau yang bertugas.Katanya sih sekalian menguji integritasmu sebagai seorang intelijen senior.”

“Sh*t!dasar Pemimpin tua!”umpat Jaejoong.”Eh hyung!kau tidak boleh seperti itu pada appa!”

Mata Jaejoong melotot mendengar perkataan Yoochun,Yoochun yang ketakutan hampir saja memuntahkan makanan yang ada di mulutnya.Buru-buru Yoochun minum air.”Mianhe hyung!”

Jaejoong mengambil ponselnya yang berada di atas meja,16 panggilan tidak terjawab,cukup banyak,batinnya.Dilihatnya nama si penelepon ternyata dari ayahnya.Senyum kecut tergores di bibirnya.

“Ada apa?”tanya Yoochun disela-sela makannya.”Selesaikan makanmu!Atasan memanggil.”ucap Jaejoong santai namun tegas.

Jaejoong POV

Sekarang aku berada di mobil Yoochun menuju kantor.Yoochun menjalankan mobil ferrari merahnya,terlalu mencolok untuk ukuran seorang intelijen.Tapi itulah Yoochun seseorang yang ingin berbeda dari yang lainnya.

“Hey cepatkan jalannya,tidak perlu pamer mobil!”ucapanku dibalas dengan kekehannya,huh. . . .

“Hehehe. . . .Ne hyung!”

Sampailah kami di depan kantor,aku segera berlari menuju ruangan pemimpin yang tak lain adalah ayahku sendiri.Aku segera membungkuk.Ia tidak bergeming sedikit pun.

“Mianhe,ponselku tertinggal di apartemen. . . .”aku membuat pembelaan,seperti biasa saat aku menghiraukan panggilannya.hehehe. . .

“Cukup membela diri!”Pluk. . .ia melempar sebuah foto perempuan.Wajah yang cukup familiar bagiku,ya wajah si ‘Queen of Gamble’ yang selalu mengenakan topeng.

“Kau akan bekerja sama dengannya untuk menangkap organisasi gelap itu.Besok pagi jemputlah ia di Penjara XIX.Berikan jam tangan ini padanya!Perlakukan ia dengan baik,jangan anggap dia musuh!dan satu lagi jika kau berbuat salah pada misi kali ini,Aku tidak segan-segan mengeluarkanmu!”

Hey,apa-apaan orang ini.Mengancam akan mengeluarkanku??huh. . .Aku mendengus kesal,tapi apa boleh buat aku harus bersedia menjalankan tugas ini jika tidak aku akan berpisah dengan pekerjaan yang sudah mendarah daging ini.Tanpa banyak kata-kata aku segera keluar dari ruangan ketua.

Diluar sudah ada Yoochun dan beberapa rekan satu teamku  yang menunggu.”Bagaimana hyung?”tanya Yoochun penasaran.

“Apanya yang bagaimana?”aku balik bertanya.”Ah Je,apa yang dikatakan ketua?”tanya Yuri rekan satu teamku.

“Aku ditugaskan untuk menangkap pemimpin organisasi gelap itu dan aku harus bekerja sama dengan si ‘Queen of Gamble’ itu,Huh. . .”dengusku di akhir kalimat.Semua wajah menatapku kaget,kecuali Yunho ia terlihat berbinar-binar.

“Ada apa denganmu?”tanyaku pada Yunho.”Ah Je kau sangat beruntung!Kau tahu si ‘Queen of Gamble’ itu sangat cantik.”ucapan Yunho dibalas dengan cubitan dari Yuri yang memang kekasih Yunho.Hahaha mereka pasangan yang lucu.Aku tidak peduli apakah si ‘Queen of Gamble’ punya wajah yang cantik atau jelek.

“Je apa kami ikut membantumu atau kau pergi sendiri?”tanya Yoona rekanku yang baru bergabung.

“Sepertinya sendiri,Ketua sedang mengujiku.”jawabku disambut dengan tawa mereka berempat.Aku pun berlalu dari mereka,Yoochun segera mengikutiku ke ruangan.

“Hyung kapan misi dimulai?”tanyanya.Yoochun adalah rekan yang paling perhatian padaku.Aku dan Yoochun adalah saudara tapi bukan saudara kandung,Karena Yoochun adalah anak angkat Ayahku.Sosoknya yang tegap,tampan dan bersahaja jika di depan umum akan berubah menjadi sosok yang lebih mirip dengan bocah jika hanya berdua denganku.

“Besok. . . .aku akan menjemput si ‘Queen of Gamble’ dari penjara.”ucapku sambil membereskan berkas-berkas yang ada di mejaku.Kulihat wajah Yoochun berubah cemas.

”Hyung apa benar jika kau gagal di misi kali ini maka kau akan berhenti?”

Aku terdiam sesaat.”Kau sudah seperti kakak bahkan lebih mirip seorang ayah bagiku hyung.”

Yoochun memang anak yatim piatu sejak lahir,dan ayahku mengadopsinya untuk dijadikan seorang intelijen yang gigih.”Tenang saja,aku akan berhati-hati kali ini.Oh ya Yoona makin cantik ya. . . .”

Aku menggoda Yoochun,semburat merah terlihat di pipinya.hahaha. . .Yoochun dan Yoona sepertinya saling menyukai namun entah alasan apa yang membuat mereka berdua tidak mau mengakui perasaan masing-masing.Selesai sudah aku membereskan barang-barangku.Sekarang aku harus mempersiapkan peralatan untuk besok dan tidak lupa sebuah jam tangan tambahan untuk partnerku.

@@@@@@@@@@

Cahaya mentari menyinari apartemenku,aku segera mempersiapkan peralatan.Tepat pukul tujuh pagi aku melucur menuju penjara XIX.Perlu waktu satu jam untuk ke tempat itu.Sampailah aku disana.Memasuki pos,empat orang penjaga sudah mencegahku.Segera kutunjukkan kartu Identitasku.Aku segera melajukan mobilku dan memarkirkannya.Aku masuk ke bagian administrasi penjara.

“Permisi,Saya Jaejoong!”ucapku sambil menunjukkan kartu identitasku.Si petugas bernama Kim Taeyeon yang kuketahui dari nametagnya segera mengangguk.

“Tunggu sebentar tuan.Kami akan memanggil tahanannya dulu.”ucapnya ramah.Aku mengangguk.Aku sedikit penasaran dengan wajah asli si ‘Queen of Gamble’.

5 menit

10 menit

20 menit

Dua puluh menit sudah waktuku terbuang,aku kembali menghampiri si petugas.”Maaf nona apa masih lama?”

“Ehm,sepertinya ada sedikit urusan.Mohon tuan untuk bersab. . . . .”ucapannya terhenti saat seorang perempuan berambut pirang panjang dikawal dengan dua orang sipir pria dan dua orang sipir wanita.

“Itu tahanan yang anda cari tuan.Kami mohon untuk menjaganya dengan baik jangan sampai kehilangannya karena dia adalah tahanan nomor satu.”

“Ne,kamsahamnida.”Aku segera menghampiri si ‘Queen of Gamble’.Ternyata ucapan Yunho benar,perempuan ini memiliki paras yang cantik dan tidak ada tampang penjahat sama sekali.Berbeda saat dulu aku menagkapnya ia mengenakan topeng untuk mengelabui orang-orang.

“Ehem. . .”Aku sedikit membungkuk.

Seorang sipir laki-laki memberikan sebuah kunci padaku,”Tuan ini adalah kunci borgolnya.Jangan sampai dia kabur!”

Aku hanya mengangguk dan tersenyum.Aku segera memborgol tangan kananku dan tangan kiri si ‘Queen of Gamble’.Aku pun membawanya ke mobilku.Tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut kami berdua.Aku menyalakan mesin mobilku.

“Kukira mobil seorang intelijen sejenis ferrari,lamborghini,porsche atau sejenis mercedes benz,ternyata dugaanku salah.Seorang intelijen hanya menggunakan mobil murahan seperti ini.”Perempuan yang bahkan belum kuketahui namanya sudah berani mengejekku.Aishh. . .

“Heh. . .Kenalkan aku Jaejoong dan aku yang akan menjadi rekanmu nanti.”aku berusaha untuk menghiraukan sindiran perempuan ini.

“Aku Jessica Jung,baiklah Jaejoong karena kau adalah partnerku bisa kau bawa aku ke tempat spa dan refleksi?ototku tegang selama di penjara.”ucap perempuan bernama Jessica itu,ya ampun belum apa-apa dia sudah meminta yang aneh-aneh.

“Maaf Jessica-ssi kita tidak punya banyak waktu.”aku segera mempercepat laju mobilku.Kulihat perempuan itu mendengus kesal lalu memalingkan pandangan keluar jendela.Ya Tuhan kumohon berikan aku kesabaran untuk misi kali ini dan partner seperti ini.

The Life of an Agent -Teaser

The Life of an Agent-Teaser

Casts                     :

Kim Jaejoong

Park Yoochun

Jessica Jung

Im Yoona

Jung Yunho

Kwon Yuri

Genre                   : Action,Romance

Author                  : Fafajung

“. . .Kita berhasil bernegosiasi dengan si ‘Queen of Gamble’ hyung.Dan rumornya kau yang akan bekerja sama dengannya. . .”

”Ah Je kau sangat beruntung!Kau tahu si ‘Queen of Gamble’ itu sangat cantik.”

”Kau sudah seperti kakak bahkan lebih mirip seorang ayah bagiku hyung.”

“. . .Oh ya Yoona makin cantik ya. . . .”

“Hem karena Yoochun menyukai perempuan berambut hitam.”

Maaf ya author belum mahir bikin teaser jadi seadnya aja ya. . .

Post Navigation