fafajung

Just another world of an ordinary girl

The life of an Agent Part 1

The life of an Agent Part 1

Casts                     : Kim Jaejoong,Park Yoochun,Jessica Jung,Im Yoona,Jung Yunho dan Kwon Yuri

Genre                   : Action,Romance

Author                  : Fafajung

maaf ya baru update lagi,author baru selesai ujian.Dan ini cerita terbaruku semoga kalian suka. ..

Author POV

Drrrttt. . . .drrrtt. . . .drrrrttt. . . .

Seorang pria mengabaikan panggilan masuk di ponselnya.Ia lebih memilih menikmati secangkir kopi daripada harus mengangkat ponsel yang sudah bergetar untuk berapa saat itu.Beberapa pasang mata menatapnya aneh dan kesal,karena bunyi getaran dari ponselnya sangat menganggu.Ya benar!dia sedang berada di tempat umum lebih tepatnya sebuah cafe,namun ia tidak memperdulikan orang-orang itu.Sampai. . . .

“Jaejoong Hyung!”seorang laki-laki menghampirinya.Laki-laki yang diketahui bernama Jaejoong memandang sinis laki-laki yang baru datang itu.

“Mianhe hyung!”laki-laki itu membungkuk menunjukkan rasa bersalah yang sangat besar.”Sudah!Duduklah!”Jaejoong menendang pelan kursi di depannya memerintahkan agar laki-laki itu segera duduk.

“Gomawo hyung!”

“Yoochun apa ada kabar baru dari kantor?”Jaejoong memperbaiki posisi duduknya,kini ia terlihat serius.Laki-laki bernama Yoochun mengangguk.

“Ne,hyung!Kita berhasil bernegosiasi dengan si ‘Queen of Gamble’ hyung.Dan rumornya kau yang akan bekerja sama dengannya untuk menangkap pemimpin organisasi Judi terbesar di Korea. . .”ucap Yoochun bersemangat.

Jaejoong pun menggeleng,”Aku tidak mau!lagipula aku sedang dalam masa hukuman.Kau saja!! ”

“Aduh hyung aku belum selesai ngomong udah kau putus.Begini hyung justru karena kau berbuat kesalahanlah dan karena dulu juga kau yang menagkap si ‘Queen of Gamble’ lah makanya Ketua menyuruh kau yang bertugas.Katanya sih sekalian menguji integritasmu sebagai seorang intelijen senior.”

“Sh*t!dasar Pemimpin tua!”umpat Jaejoong.”Eh hyung!kau tidak boleh seperti itu pada appa!”

Mata Jaejoong melotot mendengar perkataan Yoochun,Yoochun yang ketakutan hampir saja memuntahkan makanan yang ada di mulutnya.Buru-buru Yoochun minum air.”Mianhe hyung!”

Jaejoong mengambil ponselnya yang berada di atas meja,16 panggilan tidak terjawab,cukup banyak,batinnya.Dilihatnya nama si penelepon ternyata dari ayahnya.Senyum kecut tergores di bibirnya.

“Ada apa?”tanya Yoochun disela-sela makannya.”Selesaikan makanmu!Atasan memanggil.”ucap Jaejoong santai namun tegas.

Jaejoong POV

Sekarang aku berada di mobil Yoochun menuju kantor.Yoochun menjalankan mobil ferrari merahnya,terlalu mencolok untuk ukuran seorang intelijen.Tapi itulah Yoochun seseorang yang ingin berbeda dari yang lainnya.

“Hey cepatkan jalannya,tidak perlu pamer mobil!”ucapanku dibalas dengan kekehannya,huh. . . .

“Hehehe. . . .Ne hyung!”

Sampailah kami di depan kantor,aku segera berlari menuju ruangan pemimpin yang tak lain adalah ayahku sendiri.Aku segera membungkuk.Ia tidak bergeming sedikit pun.

“Mianhe,ponselku tertinggal di apartemen. . . .”aku membuat pembelaan,seperti biasa saat aku menghiraukan panggilannya.hehehe. . .

“Cukup membela diri!”Pluk. . .ia melempar sebuah foto perempuan.Wajah yang cukup familiar bagiku,ya wajah si ‘Queen of Gamble’ yang selalu mengenakan topeng.

“Kau akan bekerja sama dengannya untuk menangkap organisasi gelap itu.Besok pagi jemputlah ia di Penjara XIX.Berikan jam tangan ini padanya!Perlakukan ia dengan baik,jangan anggap dia musuh!dan satu lagi jika kau berbuat salah pada misi kali ini,Aku tidak segan-segan mengeluarkanmu!”

Hey,apa-apaan orang ini.Mengancam akan mengeluarkanku??huh. . .Aku mendengus kesal,tapi apa boleh buat aku harus bersedia menjalankan tugas ini jika tidak aku akan berpisah dengan pekerjaan yang sudah mendarah daging ini.Tanpa banyak kata-kata aku segera keluar dari ruangan ketua.

Diluar sudah ada Yoochun dan beberapa rekan satu teamku  yang menunggu.”Bagaimana hyung?”tanya Yoochun penasaran.

“Apanya yang bagaimana?”aku balik bertanya.”Ah Je,apa yang dikatakan ketua?”tanya Yuri rekan satu teamku.

“Aku ditugaskan untuk menangkap pemimpin organisasi gelap itu dan aku harus bekerja sama dengan si ‘Queen of Gamble’ itu,Huh. . .”dengusku di akhir kalimat.Semua wajah menatapku kaget,kecuali Yunho ia terlihat berbinar-binar.

“Ada apa denganmu?”tanyaku pada Yunho.”Ah Je kau sangat beruntung!Kau tahu si ‘Queen of Gamble’ itu sangat cantik.”ucapan Yunho dibalas dengan cubitan dari Yuri yang memang kekasih Yunho.Hahaha mereka pasangan yang lucu.Aku tidak peduli apakah si ‘Queen of Gamble’ punya wajah yang cantik atau jelek.

“Je apa kami ikut membantumu atau kau pergi sendiri?”tanya Yoona rekanku yang baru bergabung.

“Sepertinya sendiri,Ketua sedang mengujiku.”jawabku disambut dengan tawa mereka berempat.Aku pun berlalu dari mereka,Yoochun segera mengikutiku ke ruangan.

“Hyung kapan misi dimulai?”tanyanya.Yoochun adalah rekan yang paling perhatian padaku.Aku dan Yoochun adalah saudara tapi bukan saudara kandung,Karena Yoochun adalah anak angkat Ayahku.Sosoknya yang tegap,tampan dan bersahaja jika di depan umum akan berubah menjadi sosok yang lebih mirip dengan bocah jika hanya berdua denganku.

“Besok. . . .aku akan menjemput si ‘Queen of Gamble’ dari penjara.”ucapku sambil membereskan berkas-berkas yang ada di mejaku.Kulihat wajah Yoochun berubah cemas.

”Hyung apa benar jika kau gagal di misi kali ini maka kau akan berhenti?”

Aku terdiam sesaat.”Kau sudah seperti kakak bahkan lebih mirip seorang ayah bagiku hyung.”

Yoochun memang anak yatim piatu sejak lahir,dan ayahku mengadopsinya untuk dijadikan seorang intelijen yang gigih.”Tenang saja,aku akan berhati-hati kali ini.Oh ya Yoona makin cantik ya. . . .”

Aku menggoda Yoochun,semburat merah terlihat di pipinya.hahaha. . .Yoochun dan Yoona sepertinya saling menyukai namun entah alasan apa yang membuat mereka berdua tidak mau mengakui perasaan masing-masing.Selesai sudah aku membereskan barang-barangku.Sekarang aku harus mempersiapkan peralatan untuk besok dan tidak lupa sebuah jam tangan tambahan untuk partnerku.

@@@@@@@@@@

Cahaya mentari menyinari apartemenku,aku segera mempersiapkan peralatan.Tepat pukul tujuh pagi aku melucur menuju penjara XIX.Perlu waktu satu jam untuk ke tempat itu.Sampailah aku disana.Memasuki pos,empat orang penjaga sudah mencegahku.Segera kutunjukkan kartu Identitasku.Aku segera melajukan mobilku dan memarkirkannya.Aku masuk ke bagian administrasi penjara.

“Permisi,Saya Jaejoong!”ucapku sambil menunjukkan kartu identitasku.Si petugas bernama Kim Taeyeon yang kuketahui dari nametagnya segera mengangguk.

“Tunggu sebentar tuan.Kami akan memanggil tahanannya dulu.”ucapnya ramah.Aku mengangguk.Aku sedikit penasaran dengan wajah asli si ‘Queen of Gamble’.

5 menit

10 menit

20 menit

Dua puluh menit sudah waktuku terbuang,aku kembali menghampiri si petugas.”Maaf nona apa masih lama?”

“Ehm,sepertinya ada sedikit urusan.Mohon tuan untuk bersab. . . . .”ucapannya terhenti saat seorang perempuan berambut pirang panjang dikawal dengan dua orang sipir pria dan dua orang sipir wanita.

“Itu tahanan yang anda cari tuan.Kami mohon untuk menjaganya dengan baik jangan sampai kehilangannya karena dia adalah tahanan nomor satu.”

“Ne,kamsahamnida.”Aku segera menghampiri si ‘Queen of Gamble’.Ternyata ucapan Yunho benar,perempuan ini memiliki paras yang cantik dan tidak ada tampang penjahat sama sekali.Berbeda saat dulu aku menagkapnya ia mengenakan topeng untuk mengelabui orang-orang.

“Ehem. . .”Aku sedikit membungkuk.

Seorang sipir laki-laki memberikan sebuah kunci padaku,”Tuan ini adalah kunci borgolnya.Jangan sampai dia kabur!”

Aku hanya mengangguk dan tersenyum.Aku segera memborgol tangan kananku dan tangan kiri si ‘Queen of Gamble’.Aku pun membawanya ke mobilku.Tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut kami berdua.Aku menyalakan mesin mobilku.

“Kukira mobil seorang intelijen sejenis ferrari,lamborghini,porsche atau sejenis mercedes benz,ternyata dugaanku salah.Seorang intelijen hanya menggunakan mobil murahan seperti ini.”Perempuan yang bahkan belum kuketahui namanya sudah berani mengejekku.Aishh. . .

“Heh. . .Kenalkan aku Jaejoong dan aku yang akan menjadi rekanmu nanti.”aku berusaha untuk menghiraukan sindiran perempuan ini.

“Aku Jessica Jung,baiklah Jaejoong karena kau adalah partnerku bisa kau bawa aku ke tempat spa dan refleksi?ototku tegang selama di penjara.”ucap perempuan bernama Jessica itu,ya ampun belum apa-apa dia sudah meminta yang aneh-aneh.

“Maaf Jessica-ssi kita tidak punya banyak waktu.”aku segera mempercepat laju mobilku.Kulihat perempuan itu mendengus kesal lalu memalingkan pandangan keluar jendela.Ya Tuhan kumohon berikan aku kesabaran untuk misi kali ini dan partner seperti ini.

Iklan

The Life of an Agent -Teaser

The Life of an Agent-Teaser

Casts                     :

Kim Jaejoong

Park Yoochun

Jessica Jung

Im Yoona

Jung Yunho

Kwon Yuri

Genre                   : Action,Romance

Author                  : Fafajung

“. . .Kita berhasil bernegosiasi dengan si ‘Queen of Gamble’ hyung.Dan rumornya kau yang akan bekerja sama dengannya. . .”

”Ah Je kau sangat beruntung!Kau tahu si ‘Queen of Gamble’ itu sangat cantik.”

”Kau sudah seperti kakak bahkan lebih mirip seorang ayah bagiku hyung.”

“. . .Oh ya Yoona makin cantik ya. . . .”

“Hem karena Yoochun menyukai perempuan berambut hitam.”

Maaf ya author belum mahir bikin teaser jadi seadnya aja ya. . .

Doctor’s story Part 5-END

Doctor’s Story Part 5

Cast : Jessica Jung,Kim Jaejoong,Kim Heechul,dan masih banyak lagi.

Genre :Family

Author : FafaJung

Di ruang istirahat para dokter.

“Sica kapan kau mulai cuti?”tanya Donghae,si dokter Senior.Jessica tersenyum,”Ya Oppa,minggu depan mungkin.”

“Hyung!Tahu ga si Sica disuruh cuti kenapa?”Donghae menggeleng,”Dia disuruh nyari jodoh hyung.”Yoochun meledek Jessica.

Tiba-tiba Yoona menghampiri mereka dengan wajah sedikit lemas.

“Ada apa yoong?”tanya Yoochun pada sang istri.”Itu Oppa pasien yang bernama Jaejoong susah sekali minum obat,pake dibuang segala obatnya.Udah gitu kondisinya melemah sekarang.Aku takut dimarahin Direktur nih.”

Jessica yang mendengar segera beranjak.Ia memasuki kamar VVIP milik Jaejoong,dilihatnya Jaejoong sedang tertidur pulas.Jessica duduk di sofa yang tersedia,menunggu Jaejoong bangun.Namun akhirnya ia malah ketiduran.

Jessica mengerjap-ngerjapkan matanya,ia melihat Jaejoong sedang duduk menatap ke luar jendela.Jessica menghampiri Jajoong dan duduk di samping Jaejoong.

“Sudah bangun dokter?”sapa Jaejoong.Jessica hanya diam,kemudian matanya menatap butiran obat di atas meja.

“Kenapa obatnya ga dimakan sih?”lalu matanya menatap makanan yang tesedia untuk pasien masih terbungkus rapi di atas meja.

“Terus makanannya kenapa didiemin?Gimana mau sehat?”Jessica sangat kesal dengan keadaan ini.Jaejoong hanya diam dan tersenyum.

”Kenapa kau menyusahkan Yoona?Dasar menyebalkan!”

Jaejoong masih tersenyum,namun senyumnya bertambah lebar.”Sudah bicaranya?Pertama aku tidak makan obat karena pahit,kedua aku tidak makan karena aku tidak bisa makan sendiri,ketiga aku tidak merasa menyusahkan dokter Yoona ko.”

Jessica beranjak lalu mengambil makanan itu,ia menyuapi Jaejoong.Awalnya Jaejoong menolak,namun karena Jessica memaksa akhirnya ia membuka mulutnya.

“Kenapa kau menyuapiku?”

“Kan tadi kau yang bilang ga bisa makan sendiri,aku bantuin malah nanya.Udah aaa!”Jaejoong membuka mulutnya.”Mana ada dokter yang mau nyuapin pasiennya?”gerutu Jessica.

“Sebenarnya niatmu kesini,hanya untuk memarahiku dan menggerutu heh?Kalo iya lebih baik tidak usah kesini.”Jessica tersentak mendengar ucapan Jaejoong.Jessica membanting sendok yang dipegangnya lalu melangkah pergi.Namun suara Jaejoong menahannya. . . .

“Jessica-ssi gomawo. . . . .argh. . .argh. . .”Jaejoong meringis kesakitan,lukanya kembali meraung.Jessica segera berbalik lalu memeriksa keadaan Jaejoong.Ia segera memanggil suster.

“Ambilkan obatnya!”perintah Sica.Keringat membasahi tubuh Jaejoong.

Beberapa saat kemudian,kondisi Jaejoong membaik.Jaejoong pun sudah sadar.

“Ngapain disini?”Jaejoong bingung dengan kehadiran Jessica dengan wajah yang kusut,seingatnya tadi Jessica sudah meninggalkan ruangan.

“Bodoh!Kelakuanmu sungguh tidak lucu Jaejoong-ssi.Membahayakan diri sendiri.Lihat!karena kau tidak pernah meminum obat akhirnya kondisimu memburuk.Lukamu juga belum sembuh total.Jadi jangan banyak bertingkah.Kau tahu itu!hiks. . .hiks. . .!”tiba-tiba saja Jessica menangis,hal itu membuat Jaejoong bertambah bingung.

“Hey kenapa kau menangis sih?”tanya Jaejoong namun Jessica bangkit dan meninggalkannya.Beberapa detik kemudian masuklah Taemin.

“Hyung!Kau apakan dokter Jessica sih?”

“Aku hanya bertanya kenapa dia ada disini saja ko?Emangnya salah?”Jawab Jaejoong tanpa dosa.”Aduh paboya hyung!ah. . .aargh. . .percuma ngomong sama hyung.”

“Emangnya kenapa sih dengan dokter cerewet itu?”Jaejoong merubah posisinya yang tadinya berbaring sekarang duduk.”Hyung jangan duduk dulu,lukamu belum pulih tahu.”Taemin mencegah Jaejoong.

“Hem,sebenarnya apa yang terjadi sih?”

“Begini ya hyung,tadikan sakitmu kambuh kau berteriak kesakitan pas itu ada dokter Jessica disini.Dokter langsung panik ia segera memanggil para perawat.Ia terlihat sangat mengkhawatirkanmu,padahal kalau dipikir-pikir doktermu kan dokter Yoona bukan dokter Jessica lagi. . . .”

“Ya memang sudah kewajiban dokter kan merawat pasien,walaupun bukan pasiennya.”ucap Jaejoong santai.

“Aduh hyung!Dengerin aku ngomong dulu ya,setelah kau ditangani dan BELUM SADAR,dokter Jessica dengan sabar menunggumu bangun dan bagian paling parah adalah kau TIDAK MENGHARGAINYA dengan menanyakan pertanyaan bodohmu itu.Huh. . .”Taemin menekankan beberapa kata.Ia menyilangkan kedua tangannya di depan dada.

“Lalu apa yang harus kulakukan?Meminta maaf?”tanya Jaejoong masih dengan ekspresi tidak bersalah.Taemin kesal dan gregetan melihat Jaejoong.”Yang harus hyung lakukan adalah makan yang teratur,obatmu diminum dan cepat-cepatlah sembuh agar dokter Jessica tidak perlu cemas memikirkanmu lagi,Mudah kan?”

“Bilang saja kau sudah bosan melhatku disini?huh. . .”cibir Jaejoong.

”Bukan begitu hyung,asal kau tahu ya!Dokter Jessica adalah dokter yang penuh dedikasi dan sangat profesional tapi saat berhadapan denganmu dia lebih memprioritaskan dirimu dibanding pasien-pasiennya yang lain.”

Suasana hening setelah ucapan terakhir Taemin,Jaejoong diam dan menatap langit-langit kamar.”Oh ya hyung,bagaimana dengan jantungmu saat kau bertemu dokter Jessica?”

Jaejoong melihat ke arah Taemin,”Ya berdetaklah,hanya saja. . . . . .lebih cepat dari biasanya.”

Tiba-tiba Heechul memasuki ruangan.Taemin membungkuk memberi hormat lalu meninggalkan ruangan.”Permisi direktur!hyung!”

Heechul mendekati tempat tidur Jaejoong,”Bagaimana kabarmu nak?Appa dengar tadi lukamu kambuh lagi?”

“Ne. . .sudah membaik.”

Heechul mengangguk mendengar penuturan putranya,”Maafkan appa ya,selama ini appa sudah menyia-nyiakanmu.”

“Appa sudahlah,yang penting sekarang aku senang kau sudah menganggapku.Itu sudah cukup bagiku dan jangan pernah meminta maaf lagi.”Jaejoong memohon pada ayahnya.

“Oh ya Je,kemarin Jessica bilang doktermu sudah diganti dengan dokter Yoona ya?Apakah lebih baik dari Jessica?”tanya Heechul.Jaejoong tidak menjawab ia tidak menyukai pertanyaan yang menyangkut Jessica.

“Kenapa dokterku diganti?”Jaejoong balik bertanya.”Jessica perlu cuti,selama kau di ICCU ia tidak pernah pulang,appa juga tidak enak dengan appanya Sica.”

“Appa apa kau ingin aku cepat sembuh?”

“Tentu nak!”jawab Heechul tegas.

”Aku ingin dokter Jessica dan Taemin yang merawatku,bisakah?”

Heechul berpikir sejenak kemudian mengiyakan permintaan anaknya itu,”Baiklah!Akan Appa usahakan.”

*******************

Seorang perempuan menangis di dalam mobilnya yang sedang parkir di basement.

“Dasar Jessica bodoh!Kenapa menangisi pasien aneh itu sih??”ia merutuki dirinya sendiri.

Tiba-tiba ponselnya bergetar,drrt. . . drrt. . . .drrt. . . .

“hiks. .hiks. . .siapa sih yang menenelepon?”

“Hallo!”

“Hallo Jessica,ini paman Heechul.Paman memohon padamu secara pribadi agar mau merawat anakku lagi.Aku mohon padamu Sica. . .”

“ehm. . .ehm. . .bukankah ada Yoona paman?”

“Aku lebih percaya padamu dan Taemin untuk merawat Jaejoong, dan akan melipat gandakan gajimu dan aku juga akan memberimu bonus,kumohon Sica.”terdengar suara Heechul memelas diseberang sana.

“Bukan begitu paman,tapi. . . . .”

“Kumohon Sica,aku akan memohon pada ayahmu juga.Tolong aku Sica!”

“Emmmm. . . . . .baiklah paman.”

“Kamsahamnida Sica,aku berhutang padamu.”Heechul berterima kasih secara formal membuat Jessica tidak enak hati.

Pip. . .sambungan terputus.

“Huh. . .”Jessica bertambah lemas.Ia bimbang,untuk pasien yang satu ini ia tidak hanya menguras tenaga dan pikiran namun emosinya (perasaannya) sangat berperan.Akhirnya setelah bertarung dengan perasaannya sendiri ia memutuskan untuk kembali ke kamar Jaejoong.

Jessica menghapus air matanya sebelum memasuki kamar Jaejoong.Krekk!pintu dibuka terlihat seorang namja sedang berbaring lemah.Jessica menghampirinya.Jaejoong tersenyum melihat kedatangan Jessica.”Gomawo Jessica-ssi. . .”

Jessica mencoba berbuat profesional dengan menanyakan kabar si pasien,”Bagaimana kabarmu hari ini?Apa ada keluhan?”

“Aku kurang baik dokter,jantungku sakit saat memikirkan seseorang yang aku sayangi tapi ia malah  membenciku.”

“Heh?Aku serius tuan Jaejoong.Apa lukamu masih terasa?”

“Tidak terasa sama sekali saat bersama. . . .”

Tiba-tiba. . . .

“Anneyong!makan malam dan obatnya tuan.Ah dokter Jessica!Permisi Dok. . . .”

Seorang petugas pengantar makanan dan obat memasuki ruangan.Jessica tersenyum pada si petugas lalu menatap makanan yang ada di atas meja.Ia mendekatinya lalu membuka plastik wrap yang membungkus.Ia memotong lauk lalu menyerahkan piring itu pada Jaejoong.

“Makanlah selagi hangat!”perintah Jessica,Jaejoong menggeleng.”Hey apa perlu aku yang menyuapimu?”

Jaejoong mengangguk,Jessica mendengus kesal.Dan akhirnya ia menyuapi pasiennya itu.

“Jangan banyak-banyak!”protes Jaejoong.”Kalo sedikit gimana cepat sembuh?”

“Memang aku tidak ingin cepat sembuh. . .”

“Mwo?Dasar aneh!udah aaa. . .aaa. . .!”

Jaejoong membuka mulutnya,”Aku ingin kau merawatku setiap hari.”

Jessica terkejut mendengar ucapan Jaejoong,jantungnya berdegup kencang.“Heh!Kau pikir aku pembantumu apa?”

“Ani. . .kau dokterku.”jawab Jaejoong santai.Makanan habis,Jessica menyerahkan obat pada Jaejoong.Lagi-lagi Jaejoong menolak.Untungnya obat untuk Jaejoong berbentuk cair semua.Jessica pun menyuapinya.

Krekk!

“Eonnie!”suara Krystal mengangetkan Jessica dan Jaejoong.Jessica melihat ke arah pintu,berdirilah Krystal,Yunho,Yuri dan Heechul yang sedang menatap bingung ke arah mereka.

Jessica masih terduduk di tempat tidur Jaejoong dan hendak bangun,namun tangan Jaejoong menahannya.Yuri melihat hal ini tersenyum dan memberi isyarat pada putrinya agar tetap di tempatnya.

“Ya ampun oppa!oppa mirip banget sama personil DBSK,malahan lebih ganteng oppa deh daripada si Hero!”Krystal adik Jessica berlari mendekati Jaejoong,lalu mengeluarkan ponsel miliknya.”Oppa aku minta fotomu ya?”

Jaejoong mengangguk,Krystal mendekatkan diri pada Jaejoong.Klik. . . .

Yunho hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah putri bungsunya itu,sementara Heechul hanya tersenyum.

”Krys sudah ya,oppanya sedang sakit.”Yuri mengingatkan Krystal.Krystal mengangguk,”Gomawo oppa!Cepat sembuh ya. . . . . . .Hya!!Eomma!Appa!Paman lihatlah!Oppa dan Eonnie pegangan tangan!”Krystal histeris melihat Jaejoong dan Kakaknya Jessica pegangan tangan.Jessica berusaha melepas genggaman Jaejoong tapi Jaejoong malah mempererat pegangannya.

“Benarkah?”Yunho tak kalah histeris.”Ne appa!ternyata Sica eonnie udah punya kekasih.Yeah!!”Krystal kegirangan.

“Baguslah,kalau begitu aku tidak perlu khawatir dengan calon suami anakku nanti.”Yunho tersenyum lega.”Mudah-mudahan anak-anak kita berjodoh ya.”timpal Heechul.

“Asik!Asik aku punya kakak ipar yang tampan!”

Jaejoong dan Jessica hanya tertunduk tersipu malu.Yuri yang mengerti dengan keadaan ini langsung mencairkan suasana,”Oppa,Krystal sebaiknya kita biarkan Jaejoong istirahat dulu ya.”

“Ne,kau benar Yul.”seru Yunho.Mereka semua pergi meninggalkan ruangan.”Eomma aku disini saja ya.”pinta Krystal tapi Yuri keburu menariknya keluar.

Setelah mereka pergi suasana ruangan hening.Jaejoong senyum-senyum sendiri.Jessica berusaha melepas tangannya,tapi Jaejoong seperti tidak ingin melepasnya.

“Apa maksudmu sih?membuatku malu huh!!”Jessica cemberut,kesal dengan tingkah Jaejoong yang sulit ditebak.

Jaejoong bangun lalu mengarahkan tangan Jessica ke dadanya,”Jantungku sakit Sica!Saat kau pergi,saat kau orang yang kusukai membenciku.Awalnya aku membencimu orang yang telah menyelamatkan jiwaku,tapi setelah kau pergi dan dokter Yoona menggantikanmu ternyata rasa sakit itu bertambah.Saat melihatmu menangis rasa sakit itu tidak dapat aku bendung lagi. . . maaf merepotkanmu.”

Air mata membasahi wajah Jessica,Jaejoong menyeka air mata Sica.”Kumohon jangan menangis,sakit Sica!Dadaku sakit. .”

Jaejoong memeluk Jessica dan Jessica membalasnya.

“hiks. . . hiks. . .hiks. . .saat aku tahu kau melemah aku sangat khawatir.Kau membuatku gila Je!”

“Gomawo Sica-ah sudah mengkhawatirkanku. . . . . . . .Saranghae Jessica,my doctor!”Jaejoong mencium kening Jessica,hal itu membuat Jessica tersenyum.”Hey ku kira kau membenciku dokter.”

Jessica memukul dada Jaejoong,”arghh. . .ah sakit Sica!”

Jessica langsung panik,”Mianhe,mana yang sakit??Maafkan aku Je. . .”

Jaejoong tersenyum lalu tertawa,”Ga lucu tau!”.Jessica beranjak dari tempat tidur.Jaejoong menariknya.”jangan marah dong. . .aku kira kau tidak menyukaiku.”

“Bodoh!Dasar aneh!Mana mungkin aku mau nginap di Rumah sakit hanya untuk seorang pasien sepertimu,pasien yang membuatku cemas setiap saat.Pasien yang membuatku hanya memikirkanmu.”

“Tandanya kau mencintaiku juga kan??”lolanya Jaejoong kambuh,hehehe.

“Pikirkan saja sendiri!”Jessica bangkit dan meninggalkan Jaejoong.”Sica!!Jessica!!”panggil Jaejoong manja.”Hey aku mau ke toilet,tidak boleh??Dasar manja!”

Setiap hari mereka habiskan bersama,meskipun sudah mengetahui perasaan satu sama lain tapi tetap saja ada hal yang mereka pertengkarkan.Kini kondisi Jaejoong sudah pulih dan ia tinggal bersama ayah kandungnya Kim Heechul.Meskipun sudah bersama ayah kandungnya,ia tidak melupakan Leeteuk dan Taeyeon.Jaejoong sudah tidak mengikuti militer lagi,ia kembali menekuni pekerjaan lamanya yaitu Pilot, dan karena jasanya terhadap negara ia naik jabatan menjadi Pilot Eksekutif yang melayani penerbangan presiden.Hari ini Jaejoong akan  menjemput Jessica di Rumah Sakit.Dua puluh menit sudah,Jaejoong menunggu Jessica di depan rumah sakit. . . .Ia menghubungi Jessica.

“Hallo Sica!Aku sudah di depan nih.”

“Iya oppa,tunggu sebentar ya.”

Piip. . .

Beberapa saat kemudian.

“Oppa!”panggil Jessica,Jaejoong menoleh Jessica langsung berhambur ke pelukan Jaejoong.”Miss you,Oppa!”

“Me,too.”Jaejoong tersenyum memandang Jessica.Sudah seminggu mereka tidak bertemu,karena Jaejoong harus bertugas mengantar presiden berkunjung ke Jepang.”Oppa hari ini kita akan kemana?”

“Rumahmu!”Jawab Jaejoong tegas.”Mwo?Kita tidak jalan-jalan dulu?”

Jaejoong menggeleng,”Anio,aku ingin ke rumahmu.Tidak boleh ya??”

“Ani,boleh ko!Ayo oppa!”Jessica menarik tangan Jaejoong memasuki mobil mewah milik Jaejoong.Selama di perjalanan mereka hanya terdiam,sepertinya Jessica ngambek karena Jaejoong tidak mengajaknya pergi seperti biasa.

Sesampainya di rumah Jessica.Jessica jalan mendahului Jaejoong memasuki rumahnya.

“Aku pulang!”seru Jessica.Tapi semua orang di rumahnya mengacuhkannya,namun saat Jaejoong masuk semuanya menyambut Jaejoong dengan senang.

“Anneyong!”Jaejoong membungkuk memberi hormat pada Keluarga Jung.”Belum jadi menantu saja,sudah disambut seperti ini.”Jessica mencibir,dibalas dengan senyuman Jaejoong padanya.

“Ah Jaejoong Oppa tidak usah dihirauin Sica Eonnie!Oppa duduk dulu ya,aku akan buatkan minum.”Krystal menyambut kedatangan Jaejoong.Jessica pergi ke kamarnya dan meninggalkan Jaejoong.Yunho yang melihat langsung memarahi Jessica,”Sica masa kau tinggalin Jaejoong sendirian?”

“Kan ada Eomma,Appa dan Krystal.”

“Je!”

“Kim Appa!Leeteuk appa!eomma!”panggil Jaejoong pada kedua appa dan eommanya.Jessica heran dengan kemunculan Heechul,ayah Jaejoong dan pasangan Leeteuk dan Taeyeon orang tua angkat Jaejoong.Ia kembali ke ruang tamu menemui mereka.

“Baiklah karena semua sudah kumpul,aku akan jujur di depan semuanya.Hari ini saya Kim Jaejoong inigin bertanya pada Jessica Jung,Would you marry me,my doctor?Be My Girl,pleasee!”

Jessica sangat bingung dengan keadaan yang mendadak seperti ini,ia melihat ke appa dan eommanya mereka hanya tersenyum.

“Ayo eonnie jawab!Kalau ga mau Jeje oppa buat aku saja ya. . . “sela Krystal.

“Aku mau jadi istrimu pasienku yang aneh.”jawab Jessica.Jaejoong terlonjak saking senangnya lalu memeluk Jessica dengan sangat erat.

*******************

Akhirnya cerita ini selesai juga,terima kasih karena sudah mau membaca ff gaje ini.Ini adalah cerita dari couple favoritku. . .

Doctor’s Story Part 4

Doctor’s Story Part 4

Judul : Doctor’s Story part 4

Cast : Jessica Jung,Kim Jaejoong,Kim Heechul,dan masih banyak lagi.

Genre :Family

Author : FafaJung

Terima kasih untuk semua yang sudah berkunjung ke blog ku,ini part sebelum final.Mudah-mudahan ceritanya dapat menghibur kalian.

*********************

Pagi hari di kediaman Keluarga Jung.

“Oppa sudah baca koran pagi ini belum?” tanya Yuri pada suaminya yang sedang sibuk memainkan ipadnya.

”Hem belum,memangnya ada apa chagiya?”.Yuri menghampiri Yunho lalu menyerahkan sebuah koran.”Pemilik Century corporation Direktur Kim Heechul tidak mengakui anaknya.”

“Mwo?”Yunho membaca dengan teliti artikel yang ada di depannya.”Apa kau benar-benar tidak tahu oppa tentang hal ini?” tanya Yuri yang penasaran,karena Yunho kan sahabatnya Heechul masa tidak tahu hal ini.

Yunho meletakkan korannya,”Setahuku anaknya Heechul sudah meninggal saat dilahirkan, dan anak kecil yang ada di rumahnya waktu itu kan anak supirnya.Apa anak itu ya yang dimaksud?”

“Entahlah oppa,yang jelas kita harus menemuinya pasti Heechul oppa sangat depresi mendengar berita ini.”

Yunho mengangguk lalu merangkul istrinya.”Kau benar yuri-ah!ayo kita ke rumah sakit,mungkin Heechul ada disana.”

********************

Suasana di depan Rumah Sakit sangat ramai,para wartawan sudah berdiri sejak pagi menunggu konfirmasi Heechul tentang berita yang saat ini sedang HOT dibicarakan.Yunho dan Yuri memasuki rumah sakit lalu menuju ruangan Heechul,mereka sangat terburu-buru sampai menabrak seseorang . . . .

“JESSICA?sedang apa disini?”

“Appa?Eomma?Iiih harusnya aku yang nanya ngapain Eomma dan Appa disini.”

Yunho memukul pelan bahu Yuri,”Kau sih pake nanya Sica ngapain disini,dia kan kerja disini.”.Yuri cemberut lalu menatap sinis Yunho,”Aku kan kaget jadi refleks nanya seperti itu.”

“Aduh Appa Eomma udah tua masih berantem,mau ngapain sih sebenernya?”.Jessica geleng-geleng kepala melihat tingkah orang tuanya yang aneh.”Ehm Eomma dan Appa kesini,mencari Heechul Oppa.”Jawab Yuri.

“Paman Heechul ada di ruangan ICU,ayo ikut aku!”Jessica menuntun orang tuanya.”Kok di ICCU sih sayang?Emangnya Heechul oppa sakit?”

“Aduh eomma ikutin aku aja ya.”

“Udah Yul,dengerin aja apa kata Sica!”Yunho menegur istrinya yang terlalu banyak bicara.

Setibanya mereka di ICCU,terlihatlah sosok Heechul sedang menangis,di depannya ada seorang pria muda berbaring lemah di kasur.

“Itu siapa jess?”tanya Yunho yang kali ini penasaran,Jessica menarik kedua orang tuanya memasuki ruangan ICCU.

“Anneyong!Heechul hyung!Heechul oppa!Paman!”sapa mereka bertiga.Heechel menatap mereka bertiga dan tersenyum.”ah Yunho,Yuri,Sica Anneyong!”

“Silahkan masuk!”Jaejoong yang mendengar suara berisik Keluarga Jung pun terbangun.Heechul tersenyum menatap anaknya.”Yunho,Yuri kenalkan ini putraku,Kim Jaejoong.”

Yuri dan Yunho tersenyum,”Anneyong Jaejoong-ssi aku Yunho dan ini istriku.. .. .”

Belum selesai Yunho bicara Yuri sudah mendahuluinya,”Kwon Yuri imnida,aku ibunya Jessica.”

Yuri terlihat sangat antusias saat memperkenalkan dirinya,Yunho pun menyeggolnya.”Heechul oppa anakmu sangat tampan ya!Andai saja kau bisa jadi menantuku,ah aku pasti sangat senang.”

Jaejoong yang awalnya hanya diam saat mendengar ocehan Yuri langsung tersenyum,”Bibi kalau kau punya anak perempuan yang lain baru aku mau jadi menantumu.”

Perkataan Jaejoong membuat seisi ruangan kaget,Heechul kira Jaejoong akan marah ternyata diluar dugaan.Jessica pun cemberut.”Ah memangnya ada apa dengan Jessica?”tanya Yuri.

“Dokter Jessica sangat cerewet dan sepertinya ia mencintai rumah sakit ini lebih dari segalanya.”Jaejoong tersenyum jahil pada Jessica.Jessica hanya cemberut mendengar gurauan Jaejoong yang menurutnya tidak lucu sama sekali.

“Heechul-hyung bisa kita bicara diluar?”tanya Yunho.Heechul mengangguk.”Ne,mari!”

“Oppa,aku disini saja ya menemani Jaejoong.”Yuri meminta ijin suaminya untuk menemani Jaejoong,tapi dijawab dengan gelengan Yunho.”Ani!Kau ikut denganku!”

Jessica yang masih berdiri kemudian menatap Jaejoong sinis,”Memangnya aku secerewet apa sih?Dasar pasien aneh!”

Jessica melangkahkan kakinya keluar,namun beberapa detik kemudian ia berbalik dan duduk di samping Jaejoong.Jaejoong heran dengan kelakuan dokternya.

“Hey dokter labil,kenapa balik lagi?”

“Memangnya tidak boleh apa?Oh ya obatnya sudah kau minum belum?”

Jaejoong menggeleng,”Aku tidak perlu obat.”

“Aku tahu ko!Yang kau butuhkan adalah ayahmu kan?”Jaejoong tersentak mendengar kata-kata Jessica.Jaejoong merasa tersindir,”Heh bu dokter!Tahu apa tentang masalahku?”

“Sebelumnya aku minta maaf,aku ga bermaksud mencampuri urusanmu.Paman Heechul dan Bibi Taeyeon sudah menceritakan semuanya.Dan kurasa yang terbaik untuk kesehatanmu adalah kesembuhan batinmu dulu.”

“Heh?”

“Begini maksudku,jadi intinya jika kau dan paman sudah berbaikan dan kau sudah memaafkan semua kesalahan paman padamu,pasti rasa sakit di tubuhmu membaik.”kali ini Jessica berbicara lebih hati-hati.Ia takut menyinggung Jaejoong.

“Hahaha, , ,kadang-kadang kau benar juga ya.Aku akan mencobanya.”

“Baguslah kalau begitu,pekerjaanku akan lebih ringan.”Jessica tersenyum lega.

“Sepertinya kau tidak suka ya merawatku?”tanya Jaejoong,Jessica hanya diam.Ia bingung mau jawab apa.Dibilang tidak suka sih iya karena Jaejoong adalah pasien yang keras kepala dibilang suka sih juga iya karena Jaejoong pasien tertampan yang pernah Jessica tangani,karena biasanya pasien Jessica adalah para lansia.”Tidak perlu kau jawab,aku sudah tahu dari awal kau tidak tulus merawatku?”

“Mwo?Kalau aku tidak tulus ngapain juga aku seminggu disini.Menunggumu bangun.Sabar menghadapi pasien yang cerewet banyak maunya tapi manja.”Jessica sangat kesal,ia beranjak lalu meninggalkan Jaejoong sendiri.Jaejoong tersenyum,”Dokter aneh!”

******************

Jessica sangat kesal,sangat-sangat kesal.Ia pun menuju tempat istirahat para dokter.Bruk. . . bunyi pintu dibanting.Para dokter yang berada dalam ruangan menatap ke arah Jessica.

“Hey Sica,ada apa?”tanya Yoochun yang mejanya tepat di samping meja Jessica.”oppa apa istrimu sudah membaik?”

“Yoona sudah membaik ko,kenapa emangnya?”Yoochun bingung.Jessica terdiam sebentar,seperti sedang berpikir.”Ehm,oppa apa Yoona boleh menggantikan tugasku menjaga pasien ICCU isolasi itu?”

“Emangnya kenapa denganmu?”

“Aku perlu istirahat oppa,hanya dua hari saja.Boleh ya??”Jessica memelas.”Baiklah,akan aku tanyakan pada Yoona.Eh bukannya pasien ruangan itu namja?Dan juga tampan?”

Jessica menggeleng,”Emang sih namja tapi tidak tampan ko,Oppa so tahu ni!”

“Hey Sica semua suster disini bilang dia tampan,dan aku juga kan ikut menanganinya saat dia operasi.Nanti kalo Yoona kesemsem gimana?”Yoochun terlihat khawatir.

“Ah ya sudah aku ga jadi minta tolong deh!”ucap Jessica ketus lalu meninggalkan Yoochun.

*****************

Sudah dua hari Jessica tidak pernah mendatangi ruangan Jaejoong,yang memeriksanya selalu perawat.Tanpa Jaejoong sadari ia merasa ada yang hilang.Hubungannya dengan ayahnya sudah membaik ini semua karena saran Jessica.

“Hyung!”Taemin membuyarkan lamunan Jaejoong.Memang semenjak Jaejoong dirawat Taeminlah tempat ia curhat,mereka sudah akrab sekali.

“Ada apa?”tanya Jaejoong.”Kata dokter Jessica,kau sudah boleh pindah ke ruangan perawatan.”

“Ehm,kapan?”tanya Jaejoong lagi.”Sekarang juga boleh,kamarmu sudah disiapkan.”

“Em Taemin,siapa yang nanti akan merawatku?”

“Ya tentu para suster disana.Kau tenang saja hyung dokter Jessica akan mengunjungimu sehari sekali ko.”Taemin tersenyum nakal.

“Heh?Aku tidak menanyakan dokter itu.Maksudku apa kau akan menemaniku juga?kau sudah seperti adikku Taeminnie.”Taemin tersenyum pada Jaejoong.”Ah hyung aku apa dokter Jessica?”

Tiba-tiba saja Jessica masuk,”Kau sudah boleh pindah.Dan tenang saja aku tidak akan mengaturmu lagi,karena dokter Yoona akan menggantikan tugasku.”

Jaejoong hanya diam tidak menatap Jessica.Taemin membelalakkan matanya,”Mwo?kenapa dok?”

“Aku akan cuti Taemin,ada urusan keluarga.”Jessica berlalu.

Nafas Jaejoong sedikit sesak sekarang,dan jantungnya berdetak lebih cepat.

********************

Tiga hari sudah Jaejoong berada di ruangan perawatan.Dokter Yoona yang menangani Jaejoong masuk.

“Anneyong Jaejoong-ssi!Apa kabarnya hari ini?Apa ada keluhan?”Jaejoong hanya diam tidak menjawab sepatah katapun.

“Baiklah coba aku periksa dulu ya.”Jaejoong hanya pasrah menerima perlakuan Yoona.”Apa obatnya diminum Jaejoong-ssi?”lagi-lagi Jaejoong diam.

“Maaf dokter,sudah dua hari obatnya selalu dibuang.Kondisinya juga sedikit melemah.”ucap si perawat bernama Sooyoung.Yoona menghela nafas.”Jaejoong-ssi sebaiknya obatnya diminum,agar kau cepat sehat.Semangat!”

Berbeda sekali perlakuan Yoona dengan Jessica,pikir Jaejoong.

Tbc!!

Doctor’s story Part 3

Judul : Doctor’s Story Part 3

Cast : Jessica Jung,Kim Jaejoong,Kim Heechul,dan masih banyak lagi.

Genre :Family

Author : FafaJung

“Sica!”

“Ah paman!Silahkan paman. . .”Jessica mempersilahkan Heechul untuk menjenguk si Pasien.Heechul segera mendekati tubuh namja yang sedang berbaring lemah itu.Heechul mengusap pucuk kepala Jaejoong hal yang sama dilakukan Taeyeon.Jessica yang merasa tidak enak hati berniat meninggalkan keduanya.

“Tetaplah disini Sica,aku tidak ingin terjadi apa-apa dengan anakku.” Perkataan Heechul sangat mengejutkan,Jessica membelalakan matanya.Tidak percaya!. . . .Setahu Jessica Heechul adalah seorang pria yang ditinggalkan istrinya saat melahirkan anak pertama mereka dan bayi mereka juga meninggal…….

“Maaf paman,maksud paman??Aku tidak mengerti.” Heechul pun menjelaskan pada Jessica bahwa Jaejoong adalah anaknya,selama ini dirinya jahat tidak menganggap kehadiran anaknya.Dan menyerahkan bukan tapi membuang Jaejoong pada Leeteuk dan Taeyeon.Tak ada satu orangpun yang mengetahui rahasia ini kecuali Heechul,Jaejoong dan orang tua angkat Jaejoong.Saat menceritakan kisahnya Heechul beberapa kali meneteskan air mata.

“Paman sabar ya,mungkin ini adalah jalan terbaik yang diberikan oleh Tuhan untuk Keluarga paman.”Jessica sedikit menghibur Heechul.

***********************

Seminggu sudah Jaejoong tidak sadarkan diri,Jessica dokter yang dipercayakan Heechul untuk merawat anaknya tetap setia menjaga Jaejoong.

drrt. . . drrt . . . .drrt. . . .ponsel Jessica bergetar,satu panggilan masuk ‘APPA’

“Hallo Appa!” Sapa Jessica pada sang penelepon

“Jessica!Kenapa kau ke rumah sakit?kan lagi cuti?”Terdengar suara Yunho,Appa Sica yang sedikit marah.Jessica tersenyum,”Appa ada pasien yang sedang kritis membutuhkan pertolonganku,aku janji deh setelah pasien ini membaik aku akan mencari kekasih,ani. . . aku akan mencari calon suami”

“Baiklah, , ,baiklah!Urusi saja pasienmu!”Yunho menutup sambungan telepon.Sepertinya Yunho tidak menyukainya.Jessica pun menghela nafas panjang.Ia bingung pada dirinya sendiri.Mengapa hanya untuk seorang pasien yang sedang koma dirinya rela menginap selama seminggu di rumah sakit.Sepertinya ia harus pulang dan menemui ayahnya,pikirnya.

“Sunny,Taemin!tolong amati perkembangan Jaejoong ya.Aku pulang dulu,ada urusan.”Amanat Jessica pada dua orang perawat yang sedang bertugas.Sunny dan Taemin mengangguk.

“Oh ya,jika ada apa-apa telepon aku!” Jessica pun meninggalkan kedua perawat tersebut.

**********************

“Tuan jangan kembalikan aku lagi,kumohon. . . .”seorang pria muda memelas pada seorang pria yang jauh lebih tua darinya. “Tidak bisa!Kau harus kembali ke bumi.Ini sudah takdirmu!”bentak si pria tua.

“Tak ada alasan untuk kau menyuruhku pulang ke bumi,lebih baik aku pergi ke akhirat.Aku ingin menyusul ibuku tuan!!”

“Hey anak muda,semua roh disini pasti ingin kembali ke bumi,kenapa kau susah sekali sih untuk pulang ke bumi??Huh! . . . . .Oh ya,alasan kau dikembalikan ke bumi karena banyak alasan,kau tahu!Sudahlah jangan buang-buang waktu masuklah ke dalam pintu yang berwarna putih disana!Cepat!!!”si pemuda hanya diam dan menunduk,kemudian ia menatap si pria tua.

“Hey!Tunggu apalagi??Ayo cepat masuk sana!Dan temukan takdirmu!” akhirnya dengan langkah gontai si pria muda memasuki pintu itu.

********************

Kediaman Keluarga Jung.

“Aku pulang!” Jessica memasuki rumahnya,ia melangkahkan kakinya ke ruang keluarga.Dilihatnya keluarganya sedang berkumpul.Ada appa,eomma,Krystal bahkan Yonghwa oppa,Seohyun beserta kedua keponakannya ada disana.Jessica tersenyum dan menghampiri mereka.

“Jessica!”Yonghwa menyambut kedatangan adik perempuannya.”Oppa!” Jessica memeluk Yonghwa.”Wah ponakanku sayang!”Mata Jessica mengarah pada bayi yang sedang digendong Seohyun.

Saat Jessica hendak mencium ponakannya,Krystal keburu menariknya. “Hey bu dokter!mandi dulu sana kau kan abis dari rumah sakit,pasti membawa banyak bibit penyakit.” Jessica mendengus lalu meninggalkan keluarganya.

“Yong!”Suara Yunho appa memanggil anak laki-lakinya.”Ne,appa.”

“Tolong bujuk adikmu untuk segera mencari kekasih.”sang umma,Yuri pun menimpali.”Jessica terlalu sibuk di rumah sakit,sampai lupa mencari pacar.Dia aja kalah dari Krystal.”ucap Yuri sambil melirik Krystal yang sedang bercanda dengan Yoogeun ponakannya.

“Waeyo?Ko aku?”tanya Krystal yang  bingung namanya disebut-sebut.”Jangan bohong sama eomma kau sudah punya kekasih kan?” Yuri meledek anak bungsunya.

”Ani eomma!mereka yang menyukaiku.Aku kan primadona sekolah!”Krytsal tersenyum bangga.

“Ne sayang,kau kan sama seperti eommamu ini.Yang banyak diperebutkan para namja.”Yunho yang mendengar itu langsung menatap Yuri.”Meskipun kau diperebutkan banyak orang,tapi tetap saja aku yang mendapatkanmu.”Yunho dan Yuri tersenyum mesra.

“Eomma dan Appa itu pasangan yang serasi ya!”Seohyun sang menantu memberikan komentar.”Aduh pada ngomongin apa sih??” Tanya Jessica yang baru selesai mandi.

“Sica sini duduk disamping appa!” Yunho menepuk-nepuk sofa disampingnya.Jessica menghampiri appanya.”Sica kapan kau akan menyusul kami?”tanya Seohyun.Jessica cengengesan tidak mampu menjawab pertanyaan iparnya itu.

“Iya Sica,appa dan eomma pasti sudah tidak sabar ingin menggendong cucu darimu.”Yonghwa menambahkan perkataan istrinya.

”Hey!kenapa semua mendesakku?aku masih muda,lagipula nyari jodoh kan tidak gampang. . .“ tiba-tiba ponsel Sica bergetar,drrt. . . drrt. . . .drrt. . . .

“Maaf,ada telepon!”Jessica mengangkat telepon dari rumah sakit.

“Hallo!”

“Dokter Jessica,ada kabar baik.Pasien Jaejoong sudah sadarkan diri.”

“Oh ya?Syukurlah kalo sudah sadar.Ehm tolong kau kabari Direktur Kim ya.”

“Baik dokter,kapan dokter akan datang?”

“Mungkin sebentar lagi.”Bipp. . .Jessica memutuskan sambungan.

Yuri menatap Jessica,”Telepon dari rumah sakit lagi?”Jessica mengangguk.

”siapa yang sudah sadar?Dan kenapa kau menyebut-nyebut Heechul?” Yunho yang tidak sengaja mendengar pembicaraan Jessica pun bingung.

“Ah itu. . . . ehm. . . .jika sudah waktunya Appa akan tahu dengan sendirinya, dan lebih baik Appa mendengar dari mulut paman sendiri.”Jessica melihat ke jam tangannya.

Yunho tidak mengerti dengan perkataan anaknya,”Appa,Eomma,Oppa,Seo,Krys!aku ke rumah sakit dulu ya. . . .”Jessica mencium appa dan eommanya,lalu meninggalkan mereka.

******************

Ruang ICU Isolasi

Suasana canggung menyelimuti ruangan itu.Sunny dan Taemin kedua perawat yang sedang bertugas lebih memilih meninggalkan ruangan.Mereka tidak enak hati berlama-lama di dalam sana.Terlihat Heechul sedang duduk di kursi di samping temapat tidur pasien dan tertunduk,sementara sang pasien yang masih berbaring lebih memilih menatap jendela.Suasana seperti ini berlangsung lama,sampai. . . . . .

“Anneyong!”seorang perempuan cantik datang dan membuat kedua pria tesebut menatapnya.Jessica tersenyum ke arah kedua pria itu. “Anneyong paman!”lagi-lagi Jessica menyapa Heechul.”

Heechul tersenyum ke arah Jessica “Ah anneyong!Sica tolong kau periksa keadaan Jaejoong,ia baru sadar tadi.”Heeccul beranjak dari tempatnya dan meninggalkan ruangan.Jessica tersenyum lagi.Sementara Jaejoong menatap keduanya dengan ekspresi yang sulit ditebak.

“Hallo,aku Jessica dokter spesialis jantung yang menanganimu.”Jessica menyapa si pasien.Ia mengeluarkan stetoskop berniat memeriksa keadaan Jaejoong,namun sebuah tangan menepisnya.Plak!stetoskop yang dipegangnya jatuh ke bawah.Jessica hanya dapat tersenyum,itu adalah etika dokter yang ia pelajari saat kuliah dulu.Sabar Jessica!ia menyemangati dirinya sendiri kemudian mengambil stetoskop itu.

“Maaf bolehkah aku memeriksa kondisimu?”Jessica meminta ijin pada si pemilik badan.Jaejoong menarik selimutnya sampai ke kepala,”Apa aku menyeramkan?”tanya Jessica pada si pasien yang bertingkah kekanak-kanakan itu.

Jaejoong menurunkan selimutnya dan menatap Jessica,”Mengapa kau menolongku?MENGAPA KAU BIARKAN AKU HIDUP HAH??”Jaejoong membentak Jessica,matanya berair.Jessica menghela nafas,”Baiklah aku tidak akan memaksamu,tapi ijinkan aku menemanimu disini.”Jessica terduduk di kursi yang ada di samping tempat tidur Jaejoong.

Heechul yang melihat adegan itu hendak menghampiri Jessica,namun ditahan oleh Leeteuk.”Tuan biarkan saja,Jaejoong masih shock.”Heechul mengangguk.

”Tuan biarkan aku menemui Jaejoong.”ucap Taeyeon istri Leeteuk.”Ne mungkin dia akan senang melihatmu.”Heechul mengijinkan mantan pembantunya menghampiri Jaejoong,putranya.

Taeyeon memasuki ruangan ICU Isolasi,Jaejoong yang melihat Taeyeon langsung tersenyum.Jessica pun berdiri dan membungkuk memberi hormat.Taeyeon segera menghampiri Jaejoong.”Eomma!” Jaejoong bangkit dan memanggil eomma angkatnya.Taeyeon memeluk Jaejoong.”Anak eomma!Akhirnya kau sadar nak. . . .”

“Eomma kenapa aku masih hidup?”Jaejoong bertingkah layaknya anak berumur lima tahun,”Je,kau masih hidup karena Tuhan sayang padamu,sayang pada eomma juga.Tuhan ga mau melihat eomma sedih karena kehilangan putranya.”Jaejoong mengangguk dan meneteskan air mata.

Jessica berpikir ini adalah saat yang tepat untuk memeriksa Jaejoong.”Permisi Ahjumma!bolehkah aku memeriksa putramu?Sebentaaar saja. . . .”Jessica meminta ijin pada Taeyeon.”Boleh ko dokter,asal jangan disuntik aja.Anakku ini paling takut disuntik.”

“Eomma!Itu kan dulu!”Jaejoong tidak terima dengan perkataan ibunya.Sikap Jaejoong sangat berbeda saat bersama Taeyeon dia lebih terlihat seperti anak kecil.Jessica mendekati Jaejoong dan memeriksanya.”Jaejoong-ssi kondisimu masih lemah,perbanyaklah istirahat dan cepat sembuh biar eommamu senang.”

“Ne. . .”jawab Jaejoong dingin.Taeyeon pun mengangguk,”Gomawo dokter. . .?”

“Jessica imnida.”Jessica merasa perlu memperkenalkan namanya.”Baiklah ahjumma,aku tinggal dulu.Jika terjadi apa-apa tekan saja belnya.Permisi.”Jessica membungkukkan badannya.

“Dokter yang cantik.”Taeyeon menggumam.”Cantikkan eomma!”timpal Jaejoong.Taeyeon mengusap kepala anaknya itu.”Eomma kenapa aku ada di rumah sakit ini?Bukannya kemarin aku dibawa ke rumah sakit darurat militer?” Taeyeon tersenyum.

“Kedua appamu yang membawamu kesini.”Taeyeon merasa harus menceritakan pa yang terjadi pada Jaejoong.”Mwo?Kedua Appa?Maksud eomma leeteuk appa dan heechul appa?” lagi-lagi Taeyeon tersenyum.

”Heechul appa sangat mencemaskanmu nak,setelah membaca suratmu ia sadar kau sangat berharga baginya.Dia tidak ingin kehilanganmu.”Jaejoong terdiam ia sangat kaget mendengar parkataan ibunya itu sampai-sampai dadannya sesak. . .Nafas Jaejoong sangat tidak beraturan,tangan kanannya memegang dadanya dan tangan kirinya meremas sprei kasur.Taeyeon panik dan segera memencet bel. . .

Ting!Ting!Ting!

Masuklah Jessica beserta dua orang perawat.Mereka segera menangani Jaejoong,Jessica memberikan instruksi pada dua asistennya.Sunny menyuntikkan obat pada Jaejoong,sementara Taemin memasang selang Oksigen.Pelan-pelan Jaejoong mulai tenang.Semua orang meninggalkan ruangan ICU itu kecuali Taemin yang bertugas mengawasi kondisi Jaejoong.

*******************

Kediaman Keluarga Kim

Heechul sedang termenung di ruang kerjanya.Ia mengingat kejadian-kejadian yang sangat menyakitkan.

“oe. . .oe. . .oe. . .!” terdengar suara tangisan bayi di sebuah Rumah sakit.Heechul sedikit berlari menghampiri ruang bersalin.Dokter yang menangani istrinya keluar,namun sedikit tertunduk.

“Bagaimana keadaan istri dan anak saya dok?”sang dokter menatap Heechul dengan ekspresi wajah yang sulit ditebak.”Istri anda lebih memilih menyelamatkan bayinya tuan,bayinya terlahir lemah.”

“Lalu bagaimana dengan istri saya?”kali ini ada raut ketakutan di wajah sang dokter,beberapa suster dibelakangnya juga tertunduk.lelucon macam apa ini,batin Heechul.

“Anda harus kuat menerima cobaan ini,istri anda tidak terselamatkan.Maafkan kami.Kami sudah berusaha semaksimal mungkin.” Heechul segera memasuki ruangan Sohee,dilihatnya istrinya berbaring ditutupi sebuah kain panjang.Wajahnya pucat pasi,namun bibirnya menyunggingkan senyuman.Heechul menangis,berteriak dan meraung-raung membangunkan Sohee.Nihil!Sohee sudah tidak menghembuskan nafasnya.

Seorang perawat menghampiri Heechul dan hendak menyerahkan bayi yang berada dalam gendongannya,namun Heechul menolak.Pasangan Taeyeon dan Leeteuk yang melihat langsung menghampiri si perawat.Taeyeon menggendong si bayi.Sebelum pergi si suster memberi pesan,”Tadi nyonya berpesan kalo nama anak ini adalah Jaejoong.permisi.”

Beberapa tahun kemudian. . . .

Meskipun Jaejoong kecil tinggal di rumah Heechul namun ia tidur di kamar Taeyeon dan Leeteuk.Taeyeon dan Leeteuk memberitahu Jaejoong kalau Heechul adalah ayah kandungnya dan ibunya telah meninggal.Namun Heechul sama sekali tidak menghiraukan Jaejoong.Pernah suatu kali Jaejoong pulang dari sekolah ia menghampiri Heechul dan memeluknya.

“Appa!”tangan Heechul mendorong tubuh anak kecil itu.Jaejoong menangis,”hiks. . .hiks. .. aku ingin seperti temanku yang dipeluk appanya.”Leeteuk yang melihat hal itu segera menggendong Jaejoong menjauhi Heechul.

Heechul juga ingat saat Leeteuk meminta ijinnya membawa Jaejoong ke rumahnya.Dan Jaejoong pamit padanya,namun Heechul malah menamparnya dan mendorongnya.”Dasar pembunuh!Pergi sana!”ucap Heechul.Padahal tidak ada kesalahan yang diperbuat Jaejoong saat itu.

Tes. . .tes. . .tes. . .

Bulir-bulir air mata membasahi pipi Heechul.Ia menyesal dengan apa yang telah ia perbuat.Menyia-nyiakan anak semata wayangnya bahkan menyiksa anak tidak berdosa itu.

********************

Tbc!!

Doctor’s story part 2

Judul    : Doctor’s Story Part 2

Cast     : Jessica Jung,Kim Jaejoong,Kim Heechul,Choi Siwon dan masih banyak lagi.

Genre  :Family

Author : FafaJung

Heechul meneteskan air mata saat membaca Surat dari anaknya.Ada penyesalan yang mendalam di hatinya.Egois!itulah yang ia rasakan sekarang,ia merasa menjadi orang paling jahat di dunia.

*******************

Beberapa hari Kemudian,Kediaman Keluarga Leeteuk dan Taeyeon

“Selamat Pagi,saya Choi Siwon melaporkan keadaan baku tembak antara Korea selatan dengan Korea utara .Aksi tembak menembak yang berlangsung dekat pulau Yeonpyeong dan menewaksan empat warga  sipil Korsel diluar para tentara.Suasana disini masih sangat mencekam,terlebih setelah dimulainya tembak menembak dengan mengarahkan peluru artileri oleh Korea utara dan mengenai salah satu pesawat yang berisi perdana menteri. . . . . .Baik pemirsa ada berita lebih baru ternyata,peluru atileri yang ditembakkan tidak mengenai sasaran karena telah dihadang oleh pesawat F-15 K.Sang pilot telah menyelamatkan nyawa sang perdana menteri.Sekian berita yang dapat kami sampaikan.”

Tiga puluh menit kemudian . . . . .

“Saya Choi siwon mengabarkan kondisi perang atara korut dan korsel,saat ini telah diketahui bahwa pilot yang telah menyelamatkan nyawa bapak perdana menteri adalah Jaejoong,yang belum diketahui marganya.Pilot ini berusia 28 tahun bergolongan darah O berasal dari Seoul.Saat ini ia sedang dalam perwatan tim dokter karena salah satu peluru berada sekitar 8 cm dari jantungnya.Tunggu kabar selanjutnya dari kami.”

Taeyeon yang sedang menyetrika terkejut mendengar berita yang dikabarkan oleh sang reporter di TV.Tubuhnya terasa lemas,ia segera menghubungi suaminya yang bekerja sebagai supir pribadi Kim Heechul.

“Hallo,oppa!hiks. . .apa oppa sudah lihat news update yang terakhir??mereka menyebut-nyabut nama Jaejoong oppa. .aku takut itu Jaejoong anak kita oppa. . .hiks . . .hiks oppa cepat lihat berita,Jaejoong oppa,katanya  Jaejoong yang tertembak!. . .mana bisa aku tenang!!” Taeyeon menangis tersedu-sedu hatinya bergemuruh jantungnya berdegup kencang,ia takut Pilot yang dimaksud adalah Jaejoong anak asuhnya yang sudah ia anggap anak kandungnya sendiri.Meskipun Taeyeon tahu yang punya nama Jaejoong bukan Cuma satu orang tapi ia cemas dan khawatir.

*****************

Sementara Leeteuk yang sedang dalam perjalanan mengantar Heechul ke Rumah Sakit.Tiba-tiba menerima telepon dari istrinya,Taeyeon. . . .

“Hallo,oppa!hiks. . .apa oppa sudah lihat news update yang terakhir??mereka menyebut-nyabut nama Jaejoong oppa. .aku takut itu Jaejoong anak kita oppa. . .hiks . . .hiks oppa cepat lihat berita,Jaejoong oppa,katanya Jaejoong tertembak!. . .

Leeteuk pun menepikan mobil, , ,

“Taeyeon tenanglah mungkin itu bukan Jaejoong anak kita,tenanglah dan do’akan Jaejoong saja ya!aku akan segera pulang!”

Heechul yang mendengar kata-kata Leeteuk ‘tenanglah mungkin itu bukan Jaejoong anak kita’ anak Leeteuk dan Taeyeon???BUKAN!Jaejoong adalah putranya anak semata wayang yang telah ia sia-siakan.Hecchul yang penasaran bertanya pada Leeteuk, “Ada apa Leeteuk-ssi?”

Leeteuk pun menjalankan kembali mobilnya dan mulai menenangkan diri, “Ani,Taeyeon mengkhawatirkan Jaejoong tuan. . . .”Jawab Leeteuk sopan.

“Ada apa dengan Jaejoong??bukannya ia sedang berperang??”

“Iya tuan,Jaejoong sedang perang,tapi tadi kata Taeyeon ada berita di TV yang mengabarkan Jaejoong tertembak. . . .” Heechul mulai membeku mendengar sema ini,ia pun segera menyalakan iPad nya dan mencari berita terbaru tentang perang antara Korsel dan Korut. . . Sangat mengejutkan ada wajah Jaejoong di halaman depan website dengan berita ‘Sang Pilot pahlawan negara’.

“Leeteuk-ssi arahkan mobil ini ke Rumah Sakit Tentara!cepat!” perintah Heechul,Leeteuk pun memutar balik mobil mengarahkan menuju Rumah sakit yang dimaksud Heechul. . .”Ada apa tuan?” Leeteuk heran dengan perubahan sikap Heechul.

“Jaejoong ada disana!ayo cepat jalankan mobilnya!”Heechul sangat khawatir kini,begitu pun dengan Leeteuk yang menjalankan mobil dengan kecepatan maksimal. . . . . .

Sesampainya di Rumah Sakit Tentara,Heechul dan Leeteuk menuju UGD,ternyata didalam para dokter sedang menangani Jaejoong namun karena ketidak lengkapan peralatan yang ada mereka tidak berani berbuat lebih.Heechul memaksa masuk ke dalam ruangan.

“Maaf pa,anda tidak boleh masuk.” Ucap satpam yang menghalangi Heechul, “Saya AYAHNYA!” bentak Heechul pada satpam itu.Leeteuk yang mendengar sangat kaget karena baru kali itu ia mendengar Heechul mengakui kalo Jaejoong adalah anaknya.

Heechul pun berhasil masuk,para dokter dan perawat yang ada di dalam ruangan menatap Heechul bingung ,”Saya ayahnya,tolong selamatkan nyawanya!”Heechul membentak para dokter yang terdiam karena bingung dengan tingkahnya.

Salah seorang dokter mendekati Heechul,”Maaf pa,kami sudah maksimal namun peralatan di rumah sakit ini kurang lengkap. . .“

“Bawa dia ke rumah Sakit Internasional di Seoul!Siapkan ambulans sekarang!” perintah Heechul,dokter dan perawat pun bergegas mematuhi perintah Heechul.

Leeteuk dan Heechul mengawal Ambulans yang membawa Jaejoong,di dalam mobil Heechul sangat resah.Ia menelepon Rumah sakitnya. . . .

“Hallo Tiffany-ssi tolong siapkan ruang operasi dan panggilkan tim doker ahli.”

“Baik direktur,dokter ahli semua stand by kecuali dokter Jessica.Apa ia harus diganti juga oleh dokter yoona?”tanya suara di sebrang sana.

“Ani,biar aku yang menghubungi dokter Jessica.” Sambungan telepon mati,Heechul mengambil handphonenya yang satu lagi lalu mencari kontak nama Jessica.

Tut. . . . . . .tut . . . . . . . . .tut . . .. . . . .

“Hallo!”

“Hallo Jessica!ini paman.Paman mohon kau datang ke rumah sakit sekarang,ada pasien yang membutuhkanmu.Sekarang ya jess!”

“Ah.. .he. ..ah ya baik paman,aku segera berangkat.”

Heechul menutup teleponnya,Leeteuk yang memeperhatikan gerak-gerik Heechul dari spion merasa khawatir.

“Tuan apa anda tidak apa-apa?”

“Ne,aku tidak apa-apa.Oh ya Leeteuk-ssi jangan beri tahu Taeyeon dulu,aku takut dia shock.”

“Ah ne,tuan.” Leeteuk mengangguk mematuhi perintah tuannya.

**********************

Kediaman Keluarga Jung

Jessica sedang tidur-tiduran di kasurnya sambil membolak-balik halaman majalah milik Krystal,ia merasa bosan di rumah,usahanya mendatangi biro jodoh nihil hasilnya,tidak ada satupun namja yang cocok di hatinya.Tiba-tiba ponselnya berdering. . . . . .

“Hallo!”

“Hallo Jessica!ini paman.Paman mohon kau datang ke rumah sakit sekarang,ada pasien yang membutuhkanmu.Sekarang ya jess!”

“Ah.. .he. ..ah ya baik paman,aku segera berangkat.” Jessica terkejut,namun ia senag karena itu tandanya ia akan kembali ke rumah sakit.Ia bergegas ganti baju dan menuju Rumah Sakit.

Saat hendak membuka pintu. . . .

“Sica!mau kemana?” suara eommanya menghentikan langkah Jessica. “Ah eomma begini ada seorang pasien yang sedang kritis sekarang,aku harus ke rumah sakit.”

“Hey bukannya kamu cuti sekarang,memangnya dokter Cuma kamu doang apa?” Yuri eomma yang mendengar terlihat kesal,ia merasa rumah sakit itu memperalat putrinya.

“Ah eomma aku ini tim dokter ahli,dokter sih banyak tapi . . . . .”Jessica berpikir sejenak lalu melanjutkan kata-katanya “Ah eomma tahukan yoona?Dia juga dokter jantung tapi dia kan sedang hamil,dokter sisanya adalah dokter baru dan pasien ini sedang kritis.Ya sudah eomma aku pergi dulu ya.” Jessica mencium pipi ibunya dan berlari memasuki mobilnya.

Jessica memarkirkan mobilnya lalu memasuki Rumah sakit,perempuan cantik ini langsung memasuki ruang operasi,di dalam ruangan ia melihat Yoochun yang ahli penyakit dalam,Donghae spesialis syaraf,Kyuhyun ahli bedah dan beberapa dokter lainnya,sementara di ujung ruangan ada Heechul dan supirnya Leeteuk.Jessica pun menghampiri teman-temannya.

“Sica!Akhirnya kau datang juga.Ayo kita mulai operasinya!” perintah Kyuhyun yang merupakan ahli bedah dan dokter ketua dalam tim ahli.Jessica yang belum mengerti penyakit pasien ini pun diberi penjelasan oleh Sunny perawat atau asisten dokter.

Mereka pun memulai operasi,setelah tiga jam akhirnya para dokter keluar dari ruangan.

“Bagaimana kabarnya?” Heechul langsung menghampiri para dokter.”Tenang direktur,pelurunya sudah kami keluarkan,pendarahan pun sudah berhenti.Kita tinggal menyerahkan semuanya pada Tuhan.”Jelas Donghae,dokter yang lainnya hanya mengangguk.

“Sica keadaan jantungnya belum stabil,tolong kau kontrol ya!”Perintah Yoochun.Jessica pun mengangguk.Jaejoong dipindahkan ke ruangan ICU.Ada yang janggal dalam pikiran Jessica!!Kenapa Heechul Ahjussi sangat mengkhawatirkan keadaan si pasien?

*******************

Ruangan ICU Isolasi

Jaejoong dirawat diruangan ICU Isolasi,karena ia membutuhkan perhatian khusus dari para tim dokter.Jessica memasuki ruangan Jaejoong.Memeriksa denyut Jantungnya.

“Belum stabil. ..”gumam Jessica

“Dokter,pasien ini belum sadar setelah operasi.Bagaimana ini?” tanya Sunny,si perawat.

“Tidak apa-apa,jantungnya masih sangat lemah.Tolong berikan suplemen di infusnya ya.”Jessica memberi pesan pada asistennya itu.Saat ia ingin keluar seorang wanita kira-kira sepantaran ibunya masuk.Jessica membungkukkan badan dan tersenyum tanda penghormatan pada perempuan tersebut.Kemudian ia meninggalkan ruangan ICU tersebut.

Perempuan berumur itu adalah Taeyeon,ibu angkat Jaejoong.Taeyeon menghampiri Jaejoong yang terbaring lemah,ia mengelus pucuk kepala Jaejoong.Sementara Sunny yang memang bertugas mengawasi Jaejoong tetap berada di dalam ruangan hanya saja ia agak sedikit meminggir membiarkan wanita tersebut bersama pasiennya.

“Jaejoong-ah!Bangun nak!ini ibu,ibu nak. . . . .” namun yang dipanggil hanya diam. “Je kamu tahu ga kamu tuh pahlawan Korea,ayah dan ibu juga appa Kim sangat bangga.Bangun ya nak!ibu janji ibu akan melindungimu sayang!hiks. . .hiks. . . .”

“Jaejoong!banguun nak. .hiks!!hiks!!” Kali ini suara tangis Taeyeon membesar,air matanya tak dapat dibendung lagi.

Leeteuk yang dari luar memperhatikan lewat jendela pun menyusul Taeyeon,ia mendekap istrinya.

“Jangan nangis,Jeje akan sedih kalo mendengar kau menangis!kau harus kuat.” Taeyeon pun mengangguk.Leeteuk membawa Taeyeon keluar.

********************

Malam harinya,Saatnya Jessica berjaga,ia dibantu perawat Taemin.Yang bertugas malam biasanya adalah perawat laki-laki ditambah pasiennya juga laki-laki.

“Taemin-ssi apa kau sudah makan?Daritadi kuperhatikan kau tidak pernah keluar dari dalam ruangan.” Jessica menghampiri asistennya itu.Taemin tersenyum dan menggeleng.

“Ya sudah kau makan dulu sana,biar aku yang menjaganya.” Namun dengan cepat dibalas dengan gelengan Taemin,”Anio,jangan dok.Biar aku saja yang jaga.”

Jessica menarik Taemin dan menyuruhnya keluar,”Makanlah!biar aku disini.” Taemin mematuhi perintah Jessica dan keluar.Jessica kemudian fokus pada sang pasien.

“Tampan. . . .” Jessica bergumam,namun cepat-cepat ia tepis perasaan kagumnya itu.Ia pun kembali fokus mengecek keadaan Jaejoong.Tiba-tiba sesorang masuk ke dalam ruangan Jaejoong. . . . .

“Sica!”

Tbc!!

Siapakah orang yang masuk ke ruang rawat Jaejoong?

Pantry I’m in Love

Judul : Pantry I’m In Love [1shoot]

Cast : Jessica Jung,Kim Jaejoong,Donghae,Yoona,Krystal Jung,Yoochun,Seohyun

Genre :Romance,family

Author : FafaJung

 

FLASH BACK

‘‘Mianhe,kita putus.’’

‘‘waeyo oppa??apa salahku?’’isak seorang yeoja yang tidak menerima keputusan sepihak kekasihnya.

‘‘kau belum pantas menjadi seorang istri,semoga kau mendapat penggantiku.’’

‘‘apa karena aku tomboy,tidak bisa masak dan pemain futsal?’’

Namja tersebut mengangguk, dan hendak meninggalkan yeoja tersebut

‘‘oppa berikan aku dua minggu untuk mengubah semuanya,kumohon!!’’yeoja tesebut memelas

‘‘baiklah,tapi hanya dua minggu dan selama itu kita break dulu.’’

‘‘tapi setelah itu kita bersama lagi’kan’?’’ tanya yeoja itu sekali lagi

“akan aku pertimbangkan!!” namja tersebut meninggalkan yeojanya sendirian.

FLASH BACK END

Jessica POV

Di sebuah rumah yang tergolong mewah bergaya Eropa klasik,tinggalah dua orang kakak-beradik.Sang kakak bernama Jessica Jung dan sang adik bernama Krystal Jung.Mereka hanya tinggal berdua sedangkan kedua orang tua mereka tinggal di California sibuk mengurusi bisnisnya dan Anak tertua keluarga ini,Jung Yunho sedang melanjutkan pendidikan strata tiganya di Cambridge University.

“Krystal!!” panggil seorang yeoja cantik tapi agak sedikit jutek,yaitu Jessica.

“ada apa eonnie??” Tanya Krystal disela-sela masaknya.

“ajarkan aku masak krys!”ucap Jessica masih dalam posisi tiduran di sofa

“hahaha,ada angin apa eon?sampai kau minta diajarin masak?”Tanya krystal yang masih menggeluti masakannya sambil sesekali mencicipinya

Jessica bangkit dari sofa menghampiri Krystal yang ada di dapur.

“ayolah krys,bantu aku!bantu kakakmu ini!”Jessica memohon pada Krystal dan menarik-narik baju Krystal

Krystal pun menghentikan kegiatannya itu,lalu menatap kakaknya dengan tatapan membunuh.

“eonnie ada apa sih?kau tahu ga ini adalah tugas dari dosenku.”

Sepertinya Krystal kesal dengan sikap manja dan anehku.

“Krys,aku break dengan hae-oppa.”

“waeyo eonnie?” Tanya Krystal antusias dan menghampiriku

“katanya aku tidak cocok menjadi istrinya,alasannya aku tidak bisa memasaklah,tomboylah,sembrono,aaahh!” aku kesal mengingat kejadian kemarin sore

“lalu?” Krystal masih bingung dengan perkataanku

“ajarkan aku masak!kumohon!hae-oppa hanya memberikan waktu dua minggu”

“mwo?dua minggu?. . . .eonnie,bukannya aku tidak mau tapi akhir-akhir ini aku sibuk ujian.mianhe” ucapnya lemas

Jessica terlihat sedih mendengar perkataan adik kecilnya itu,harapannya untuk kembali merajut hubungannya dengan Donghae pupus sudah.

Tes!air mata Jessica jatuh

“tapi eonnie aku tahu tempat kursus masak professional!”ucapnya antusias

“benarkah?dimana?” semangatku kembali membara

“dosenku di kampus mempunyai tempat kursus masak eon,dia orangnya baik,cara ngajarnya oke dan satu lagi penampilannya yang tidak kalah menarik.gimana mau ga??” tawar Krystal

“baiklah,besok sudah mulai kursus ya!!”

“akan kutanyakan dulu pada dosenku,kuharap dia mau memberikan private padamu eon.”

Aku pun memeluk Krystal.

KEESOKAN HARINYA (Hari 1 tantangan Jessica)

“eonnie,aku berangkat!” ucap Krystal sembari meraih tasnya

“lalu aku?” tanyaku bingung

“ah tenang saja eon,nanti siang aku kabarin deh.” Krystal pun berlalu

Aku pun melihat jam menunjukkan pukul tujuh pagi,segera aku bangun dan mencoba melakukan pekerjaan yang hamper tidak pernah kukerjakan.Aku memulai dari membereskan tempat tidur,membersihkan kamar dan ruangan lain.

Jessica POV end

Author POV

Hari ini Krystal akan menemui guru Kim untuk menyerahkan laporannya dan satu lagi untuk konsultasi mengenai masalah kakaknya.Krystal adalah mahasiswi semester 4 jurusan tata boga,tahukah kau apa sih alasan krystal ambil jurusan ini??

“Guru ini laporanku minggu ini.”Krystal meletakkan map biru di atas meja

“duduklah!” guru Kim mempersilahkan Krystal duduk,ia pun sibuk membolak-balikkan map biru tadi

“guru!” seru Krystal

“waeyo?sepertinya ada yang ingin kau katakan?” guru Kim adalah dosen yang paling dekat dengan Krystal,karena usia guru Kim sama seperti usia kakak laki-lakinya.

“begini,sebelumnya kan aku pernah cerita padamu alasan aku ambil jurusan tata boga ini.”

“hem,lalu ada apa?” Guru kim meletakkan map biru tadi dan menatap Krystal

“sepertinya eonnieku tertimpa masalah yang sama untuk kedua kalinya,kumohon guru membimbingnya untuk memasak.apa hari ini guru bisa mengajarinya memasak?ya minimal memegang pisau dengan benarlah.”Krystal memohon pada gurunya itu

“hahahaha,segitu parahnyakah eonniemu itu krys?” guru Kim sedikit kaget mendengar perkataan muridnya tadi

Krystal mengangguk pelan.

“hem,baiklah jam dua belas di tempat kursusku,kau tahu kan tempatnya?aku akan memberikan es privat untuk eonnimu itu.”

Krystal tersenyum senang “Kamsahamnida guru!”

Krystal pun keluar dari ruangan Kim songsaenim,dan segera menghubungi Jessica.

“hallo eonie,hari ini kau akan mulai les jam dua belas aku tunggu kau di depan gedung Kim’s corp.”

“. . . . . . . . . . . .”

“ah eonnie,aku tak mau tahu kau harus datang ke tempat itu tepat waktu!arasso!”

“ . . . . . . . . . . . .”

“nah gitu dong eonnieku sayang”

Jessica POV

‘Ah lelah sekali membereskan rumah,lebih baik aku istirahat sebentar’

Tiba-tiba ponselku bordering.

“Hallo!”

“hallo eonie,hari ini kau akan mulai les jam dua belas aku tunggu kau di depan gedung Kim’s corp.”

“apa kenapa jam dua belas?aku masih lelah krys,habis membereskan rumah.aku perlu istirahat.”jelasku pada Krystal di telepon

“ah eonnie,aku tak mau tahu kau harus datang ke tempat itu tepat waktu!arasso!”

“ah kenapa kau memaksa sih?baiklah. . .” aku berpikir tujuanku untuk kursus adalah agar aku kembali dengan hae-oppa

“nah gitu dong eonnieku sayang”

*******************************

Jam kamarku menunjukkan pukul 11.30 aku bersiap-siap menuju gedung Kim’s Corp

Sesampainya di depan gedung,aku melihat sosok seorang yeoja yang kukenal,yang tak lain adalah adikku.aku pun menghampirinya.

“Krys!” panggilku

“ah eonnie,ayo kita masuk sepertinya guru Kim sudah menunggu.” Krystal menarik tanganku memasuki gedung itu,menuntunku pada sebuah ruangan mewah.

“Permisi,saya krystal murid dari guru Kim.aku sudah membuat janji dengannya.” Ucap krystal pada seorang resepsionis

“tunggu sebentar ya nona.” Pegawai tersebut memasuki sebuah ruangan

Aku mendengar pembicaraan beberapa yeoja.

“ah mengapa jadwal guru kim sangat padat ya,sampai kita haru diajarkan oleh asistennya.”

“iya,katanya ia hanya mengajar murid berkebutuhan khusus,ah padahal guru kim lebih enak dan lebih baik”

“dan lebih tampan” ucap yeoja lain menimpali

“hahaha” ketiga yeoja tersebut tertawa dan berlalu.

Pegawai tadi menghampiri kami,dn menunjukkan sebuah ruangan.

“silahkan,direktur kim sudah menunggu.”

“kamsahamnida.” Ucapku dan krystal bersamaan

Kami berdua pun masuk kedalam,aku terpana melihat ruangan berukuran kira-kira 10×8 meter itu.awalnya kukira ruangan direktur berisikan meja computer,rak buku,file-file yang bertumpukan.ternyata dugaanku salah.disana terlihat sebuah pantry sederhana dan sofa.

“Krystal!” sambut seorang laki-laki tampan berambut hitam

“guru!anneyong!” sapa Krystal

“hahaha krys,kau ini sudah kubilang diluar kampus panggil saja oppa,bukankah aku seumuran dengan oppamu?”

“ne oppa!oh iya ini eonnieku!” Krystal menyeggol tanganku

“ah anneyonghaseyo Jessica jung imnida.” Aku pun memperkenalkan diriku padanya

“kim jaejoong imnida.” Namja tersebut mempersilahkan kami duduk di sofa yang telah disediakan

“aniyo oppa,aku masih ada kelas hari ini.kau langsung saja mengajarkan eonnieku ini.”

“baiklah,see you!” uca jaejoong

“eonnie belajar yang bener.oke!” Krystal membisikkan sesuatu padaku,kemudian meninggalkan kami berdua di ruangan yang cukup besar ini.

Aku masih sibuk memperhatikan ruangan kerja seorang direktur yang unik ini.

“baiklah Jessica,apa yang ingin kau pelajari?” tanyanya mengagetkanku

“aku ingin belajar masak guru!”

“apa kau pernah memasak sebelumnya?” selidik jaejoong

Aku menggelengkan kepalaku.

“oh ya,boleh tahu alasan kau ingin belajar masak?” jaejoong kembali bertanya,ah cerewet banget sih dia.tinggal ngajarin aku masak saja apa susahnya sih…

“kau ingin mengjariku masak apa menginterogasiku?” tekanan darahku mulai meningkat

“hahaha calm down!ayo kita masak!” ia menarikku kearah pantry dan memberikan celemek padaku

“pakailah”

Aku pun memakai celemek yang diberikannya.

“pertama-tama sebelum kau memasak kau harus mencuci tangan dan mengontrol perasaanmu.karena antara perasaan dan masakan sangat berkaitan,jangan sampe gara-gara kau sedang kesal maka masakanmu tidak cocok untuk dicicipi,mengerti?”

Aku menarik nafas dalam-dalam,belum mulai masak saja sudah banyak peraturan tapi aku harus sabar.

“aku mengerti” aku pun mencuci tangan

“ingat saja kau memasak untuk kekasihmu.” Ucapnya lagi

“hari ini kita akan belajar teknik-teknik dasar saja dulu,seperti menyalakan kompor,mencuci bahan,memotong.”

Aku hanya memperhatikan tangannya yang cekatan dalam memainkan paeralatan-peralatan dapur tesebut.Lalu ia memberikanku beberapa buah.

“ini ada apel,stroberi dan anggur.cucilah dan potong dadu.” Perintahnya

Akupun menuruti semua perintahnya,mencuci buah-buahan sih mudah,tapi memotongnya. . .huh megang pisau yang benar saja aku masih bingung.Yah jangankan megang sekarang saja aku masih bingung memilih pisau mana yang akan aku pakai,aku sibuk memilih-milih pisau.Tiba-tiba. . .

“yang harus kau lakukan adalah menyesuaikan alat dan bahan,kau lihat!kita akan memotong apel,stroberi dan anggur yang memiliki bentuk relative kecil jadi kita pakai pisau yang tidak terlalu besar nona Jessica!” sepertinya jaejoong oppa sudah kesal dengan kelakuanku,tapi bodo amatlah dia kan guru jadi harus sabar menghadapi muridnya ini.

Aku pun mulai memotong,tapi hasilnya baru saja pisau itu mendekat ke apel,apelnya langsung kabur. . .huh aku mencobanya sekali lagi,plak!apel kabur dan pisau mengenai meja.sial!!

“hahahaha,pantas saja Krystal tidak mau seperti kakanya.” Tawa jaejoong tiba-tiba

“mwo?apa maksudmu hah?” apa maksudnya memangnya aku kenapa sampai krystal tidak mau seperti aku.

“hey Jessica,kau tahu tidak alasan adikmu mengambil jurusan tata boga,padahal cita-citanya adalah designer?”

Aku menggeleng “ani. .”

“dia bilang dia tidak mau seperti kakaknya yang gagal menikah hanya karena tidak masak,dan hal yang seperti itu tidak disukai kebanyakan mertua.” Jaejoong mendekatkan bibirnya ke telingaku.

Argh Krystal awas saja kau nanti!sebenarnya dia mau ngajarin aku apa mau meledekku sih?

“ya sudah biar kali ini aku tidak gagal menikah lagi,kau ajari aku masak guru KIM JAEJOONG!!”

“baiklah,perhatikan baik-baik cara memotong apel yaitu dengan bagian dalam pisau,seperti ini!lalu untuk buah yang kecil seperti anggur dan stroberi gunakan bagian ujung atau luar pisau.nah seperti ini!” tidak sampai 1 menit buah-buahan itu sudah terpotong dengan rapi.wah padahal dia laki-laki tapi kenapa bisa ya??

“ya jelas aku bisa,aku kan seorang chef yang sudah menggeluti dunia masak sejak aku junior high school di Canada.dan aku adalah juara 1 ‘junior master chef’ di Perancis.ya sudah coba kau praktekkan!”

Oh God apa dia bisa membaca pikiranku??aku pun mengambil pisau dan mempraktekkan apa yang ia contohkan.Stroberi dan anggur sih berhasil aku eksekusi alias aku potong tapi apel kan keras jadinya susah.Pelan-pelan semua buah telah terpotong.Ah senangnya.Jaejong oppa pun tersenyum melihat hasil kerjaku yang kurang rapi,ani tapi berantakan.

“setidaknya kau sudah bisa memotong,hanya perlu banyak latihan saja.” Nasihat jaejoong oppa

“oppa mengapa kau menjadi chef?” tanyaku tiba-tiba.aduh Jessica sudah jelas ia menjadi chef karena hobinya memasak.pertanyaanmu bodoh sekali

“pertanyaan yang bagus sica,bolehkan aku memanggilmu sica?” jaejoong oppa minta ijin untuk memanggilku dengan sebutan Sica,panggilan kecilku.oh God!Aku pun mengangguk,ia kembali meneruskan perkataannya.

“dari kecil aku dilahirkan dari keluarga yang bisa dibilang orang paling kaya di desaku,tapi kekayaan itu tidak pernah aku nikmati,karena ayahku orang yang sangat berempati sehingga hartanya selalu ia berikan kepada orang yang tidak mampu,meskipun keluarganya harus hidup pas-pasan.sehingga itulah yang menjadi tekadku,aku ingin saat aku dewasa keluargaku dapat makan enak,tidak perlu lagi berkorban untuk orang lain dan aku ingin semua orang dapat makan enak sehingga mereka tidak perlu lagi mengemis setiap harinya karena aku akan masak untuk mereka.” Ucap jaejoong-oppa sambil tersenyum padaku

“lalu apa impianmu sudah terkabul?” tanyaku lagi

Dia mengangguk, “semenjak aku mendapat beasiswa sekolah masak di Canada,aku selalu menabung dan kini aku bisa membuat Kim’s corporation yang setiap harinya memberikan catering gratis bagi para orang-orang yang kurang mampu.” Ia tersenyum,tapi senyuman kepuasan yang hadir dari bibirnya

“kau sangat hebat!” pujiku

“jika kau ingin seperti aku berlatihlah,sayang sekali perempuan cantik sepertimu ditolak hanya karena tidak bisa masak,alasan yang kurang logis!”

Jaejoong-oppa memegang bahuku dan berkata “berjuanglah,aku yakin kau bisa jadi menantu idola!”

Aku tersenyum “gomawo oppa!”

“ya sudah hari ini sampai disini saja pertemuan kita,besok baru belajar memasak yang sesungguhnya.”

“kamsahamnida,jaejoong-oppa!” aku pun meninggalkan ruangannya dan bergegas pulang.

Hari-hari berikutnya dijalani Jessica dengan belajar memasak di kantor jaejoong,Ia yang tadinya tidak bisa apa-apa sudah mulai bisa memotong,menggoreng dan yang paling penting sudah bisa menyala dan matikan kompor.Jessica sangat semangat setiap harinya ia sudah tidak terlalu memikirkan kekhawatirannya akan Donghae.Tak terasa Jessica sudah sampai di Kantor sekaligus dapur jaejoong.

“Annyong oppa!” sapa Jessica pada jaejoong yang sedang membaca buku.

“ah sica!annyong!hari ini aku akan mengajarkanmu membuat fettuccini sauce carbonara gimana?”

“ah aku senang sekali,itu adalah makanan favoritku dan Donghae-oppa!ayo oppa kita buat.”

Jaejoong pun menjelaskan bahan-bahan yang digunakan

“yang kita perlukan adalah Soft Butter,Telur,kuning telur,cheese (cheddar) diparut,garam,smoked beef,double cream,chopped parsley yang sudah kering dan tentu saja fettuccini.”

“ah oppa aku sudah tidak sabar ingin membuatnya!”

“baik kau potong dagingnya dulu!” jaejoong memberikanku daging tapi aku kan belum pernah memotong aging sebelumnya.Tiba-tiba saja jaejoong memelukku dari belakang,oh Tuhan dia memelukku,bukan tapi dia mengajarkan cara memotong.

“kalau kau ingin memotong daging gunakan pisau ini,dan potong dengan bagian dalamnya seperti ini,mudah kan??” aku mengangguk Jaejoong oppa sukses membuatku si Ice princess membeku.

“sementara kau menggoreng potongan smoked beef yang sudah dicampur dengan soft butter, aku merebus fettuccini dulu,nah merebusnya juga jangan lupa ditambahkan minyak salad atau olive oil dan sedikit garam,oke!” aku pun menuruti semua perkataannya,sekarang aku merasa perempuan seutuhnya bisa memasak,andai saja jaejoong-oppa kekasihku pasti tiap hari ada momen indah di dapur. . .astaga sica jaessica jung sooyeon au tidak boleh bermimpi!

“sudah menggorengnya?” Tanya jaejoong

“ne,sudah.setelah ini apa lagi?”

“kita akan membuat saucenya.pertama kau Kocok lepas telur, double cream, merica, dan garam.” Aku pun mengocok ia yng memasuki bahan-bahannya

“segini cukup?”tanyaku

“sudah,nah tinggal diaduk dengan fetuccini lalu taburi keju parut, smoked beef, keju dan chopped atau potongan parsley.pelan-pelan saja mengocoknya agar tidak hancur fettuccininya.”

“ehm harumnya,aku lapar oppa!” perutku sudah mulai keroncongan

“iya-iya.sebenarnya ini sudah jadi tapi supaya lebi enak kita hangatkan di oven.”

“sini biar aku yang masukkan.”ucapku

Setelah menunggu sekitar 5menit.Ting!

“Nah itu sudah jadi ayo kita cicipi!” seru jaejoong-oppa

Segera aku mencicipinya,wah enak sekali ya!

“gimana rasanya?” taya jaejoong oppa disela-sela makannya

“wah mashita!” jawabku semangat

“hem,aku yakin kekasihmu pasti suka.”

“ne,oppa!”

“oh ya sicca,besok kau tidak usah datang kesini dulu ya,karena aku akan mengawasi ujian di kampus.jadi kau punya hari libur!”

Harusnya aku senang mendapat hari libur,tapi entah kenapa aku merasa sedih karena tidak akan bertemu jaejoong-oppa,tidak mendengar sindiran-sindirannya lagi.

“ah iya libur,gomawo oppa!”

Keesokkan harinya,tidak terasa sudah dua belas hari aku habiskan untuk belajar memasak,selama itu pula aku tidak pernah menghubungi Donghae-oppa,apa kabarnya ya?apa ia merindukanku?hari ini aku tidak ada kursus lebih baik aku mengunjunginya karena besok tepat dua minggu janjiku untuk membuktikannya kalau aku bisa masak.ah besok itu berarti besok adalah hari terakhirku kursus dengan jaejoong-oppa.kenapa waktu berjalan sangat cepat.Daripada memikirkan yang aneh-aneh lebih baik aku ke kantor Donghae-oppa saja.

Aku mengendarai mobilku menuju kantor Donghae-oppa,sesampainya di depan kantor aku melihat Yoona mantan Hae-oppa memasuki gedung kantor,ah mungkin dia ada keperluan lain kali.Aku pun memasuki ruangan Hae-oppa dan ternyata aku melihat Hae-oppa sedang bermesraan dengan Yoona.Aku membanting pintu dan berlari meninggalkan kantor Hae-oppa.Aku melajukan mobilku tak karuan aku tak tahu kemana arahku.Sampai aku di depan sebuah restoran eropa bernama “mjeje” aku masuk ke dalamnya kulihat sekelingling bergaya eropa klasik,semua arsitektur dinding,furniturnya membuatku kangen akan keluargaku,sekilas aku melupakan Donghae-oppa.

Tiba-tiba dua orang menghampiriku, “selamat siang,Ada yang bisa kami bantu?” Tanya seseorang,suara ini suara ini sangat familiar di telingaku.saat kulihat ada dua orang yang menghampiriku, seorang yeoja berpakaian pelayan tapi pakaiannya sangat unik untuk seorang pelayan,ia mengenakan baju tradisional orang meksiko dan satunya namja yang mengenakan jas menurutku dia adalah manager disini dan sepertinya aku mengenl namja itu.

“Jessica?”

“jaejoong-oppa?” tanyaku kaget

“seohyun-ssi tolong berikan menu special untuk nona ini,dan 1 gelas Cappucino Mousse.” Perintah jaejoong pada si pelayan perempuan

“baik pak.” Pelayan itu menunduk kemudian meninggalkan kami

“Sica ada apa?mengapa kau menangis?” tanyanya khawatir

Aku kembali mengingat kejadian tadi saat aku melihat Donghae oppa sedang bermesraan dengan Yoona.Jadi selama ini alasannya memutuskan aku karena Yoona mantannya bukan karena aku tidak bisa masak.Aku hanya diam tidak menjawab pertanyaan jaejoong oppa.

“Baiklah jika kau tidak ingin cerita,aku tidak akan memaksa.tapi minumlah ini siapa tahu pikiranmu akan jernih kembali.”ia menyodorkan gelas yang berisi cappuccino padaku.aku pun meminumnya.

“sepertinya aku meng ganggumu,lebih baik aku tinggalkan kau sendirian disini.” Ia beranjak dari kursinya namun entah dasar apa aku menarik tangannya

“tetaplah disini oppa,aku memerlukanmu.” Jaejoong oppa kembali duduk namun kali ini di sampingku

“menangislah sesukamu.” Ia mengelus kepalaku,aku merasa hangat dan tenang

“oppa apa aku terlalu jelek hingga pacarku selingkuh?apa aku bodoh?” aku pun mulai meluapkan emosiku padanya dan air mataku tumpah semua.Jaejoong oppa tiba-tiba menarikku kepelukannya.

“ne, , ,kau memang bodoh.” Ucapnya santai.aku berhenti menangis

“mwo?” aku sangat kaget dengan perkataannya

“kau bodoh menangisi lelaki yang menyia-nyiakanmu,sica hidup ini saying untuk ditangisi.masih banyak laki-laki yang ingin menjadi pendampingmu.tenanglah. . .” jaejoong oppa menyeka air mataku.

“sudah nangisnya,lebih baik kau makan dulu,menangis membuat orang lapar.” Jaejoong oppa menyuapiku daging steak.Aku merasa nyaman.oh perasaan apa ini?

“oppa aku bisa sendiri.” Aku mengambil garpu yang dipegangnya

“oh ya ,kenapa oppa ada disini,bukannya kau ada tugas di kampus?” tanyaku

“urusan kampus sudah selesai,jadi aku kesini mengunjungi restoku,apa itu salah?”

“ani, , ,” Aku pun menghabiskan makananku,ketika ingin pulang Jaejoong-oppa menarikku

“Sica kau pulang denganku saja.” Ajaknya

“mobilku??” dia melirik ke mobilku.

“biarkan anak buahku yang mengantarnya ke rumahmu,ada suatu tempat yang ingin aku tunjukkan padamu.” Dia membawaku ke mobilnya.Kami pun berangkat menuju suatu tempat kea rah barat kota Seoul.Mobil melaju sangat cepat tapi tidak seperti cara Donghae-oppa yang membawa mobil pelan saja tapi sukses membuat jantungku berdebar ketakutan.Jaejoong oppa menyetir dengan sangat baik,aku tidak merasa takut sama sekali.Mobil berhenti di depan sebuah museum bukan ini adalah tempat observatorium.

“ayo masuk!” aja Jaejoong oppa.Sepertinya jaejoong oppa sudah sering mengunjungi tempat ini buktinya di hafal letak dan denah tempat ini dan satu lagi kalian tahu kan tidak sembarang orang bisa keluar-masuk gedung ini tapi Jaejoong oppa dengan sekali senyum semua pintu terbuka lebar untuknya.Sampailah kami di sebuah ruangan,di ruangan itu ada berbagai maca teropong.

“Hyung!!tumben kau kesini.” panggil seorang pemuda yang sepertinya lebih muda dari jaejoong oppa

“yoochun,aku pinjam tempatmu ini ya.” Jaejoong meminta ijin pada si empunya tempat

Namja yang bernama yoochun itu melirikku, “hey siapa yeoja cantik ini?”

“dia Jessica,temanku.sepertinya dia perlu bantuanmu.Seperti biasa oke!” tiba-tiba jejoong oppa menggenggam tanganku,lalu mengajakku masuk ke dalam sebuah mesin

“oppa!” panggilku.”shut!sica kau diam saja ya,nikmati pertunjukkan malam ini.”

Zlepp!!Tiba-tiba semua gelap,aku hanya menunggu ada apa setelah ini.Krep!!

Terlihat bintang dari layar,aku seperti di angkasa,Ya ampun indah sekali.Tuhan terima asih kau telah menciptakan pemandangan seindah ini.Aku seperti terbang melayang di angkasa,suasananya damai.Hey ada bintang jatuh.

“Sica ada bintang jatuh!memohonlah!” Suara Jaejoong oppa terdengar

Aku pun memohon agar aku didekatkan dengan jodohku.hehehe permohonan klasik sih,tapi itulah yang kuinginkan sekarang.

Setelah kurang lebih satu jam bermain dengan luar angkasa,Aku pun pulang diantar Jaejoong oppa.

Sesampainya di Rumah,kulihat Krystal sudah terlelap.Aku pun berbaring di tempat tidurku mengingat kejadian indah hari ini,what?indah?padahal aku baru saja melihat kekasihku selingkuh tapi kenpa aku tidak sedih dan terpuruk seperti kejadian sebelumnya saat aku melihat kekasihku heechul seingkuh dengan Sohee sahabatku,atau ketika pertunanganku dengan Jaebum batal hanya karena aku tidak bisa masak.

“Ah jaejoong-oppa gomawo.” Aku pun tertidur

Author POV

Matahari mulai menyinari kota Seoul,Krystal masih terlelap.Yang aneh adalah putri tidur Jessica sudah bangun dan sedang menyiapkan sarapan.Krystal bangun dan menatap Jessica bingung.

“Eonnie?” Tanya Krystal aneh

“morning!” sapa Jessica pada krystal

“semangat sekali kau,berjuang untuk Donghae-oppa.”seru Krystal sambil mencomot omelet yang dibuat oleh Jessica

“ehm,Krystal adikku sayang aku belajar memasak bukan untuk Hae-oppa melainkan untuk diriku sendiri.lagian juga aku dan Hae sudah putus.” Perkataan Jessica membuat Krystal melotot

“hah?eonnie bercanda kan?” Krystal menggeleng-gelengkan kepala tidak percaya

“benar Krys,kalau kau tidak percaya Tanya saja Gurumu itu!”

“maksud eonnie Jaejoong oppa tahu?” Jessica menganggukan kepalanya.

“Oh ya eon sebenernya kau sedang masak apa lagi sih?kan udah ada omelet untuk sarapan.” Selidik Krystal

Jessica tersenyum misterius “Mota!” “Makanan apa itu eon???aneh-aneh saja.”

“Mota itu Mo tauuu aja.hehehe”Jessica mengusir Krystal keluar dari dapur

“huh dasar eonnie!”

****************************

Satu minggu kemudian

Jessica semakin mudah melupakan donghae,ia sudah tidak mengikuti kursus masak lagi,bukan karena ia ingin berhenti namun kakanya Yunho minta tolong Jessica untuk mengurusi pernikahannya dengan tunangannya Yuri yang juga teman Jessica.Akhir-akhir ini pikiran sica terbayang-bayang wajah Jaejoong.

“apa kabar ya Jaejoong oppa?” ucap Jessica pelan

Sabtu malam,di gedung Seoul Conventional Centre pernikahan Jung Yunho dan Kwon Yuri digelar para tamu dari berbagai kalangan dan Negara berdatangan.Entah kenapa perasaan Sica sangat semangat seakan mengetahui aka nada kabar gembira datang.

Author POV

Jaejoong memasuki gedung SCC untuk menghadiri pernikahan sahabatnya yaitu Yunho.Ia datang mengenakan kemeja putih dilapisi jas Silver.Jaejoong Nampak gagah sekali.Ia pun langsung menemui kedua pengantin.

“Yunho hyung!” panggil jaejoong pada si mempelai pria

“je!apa kabar kau?oh kenalkan istriku Kwon Yuri” Yunho memperkenalkan istrinya

“aku baik hyung!Annyong Kim Jaejoong imnida.” Saat Jaejoong sedang memperkenalkan diri tiba-tiba seseorang memanggilnya

“Guru Kim!!” Jaejoong melihat seorang gadis remaja memanggilnya dan menghampirinya.

“Krystal??” “Guru,kenalkan ini kakaku Yunho oppa dan istrinya Yuri-eonnie.” Ucap Krystal semangat.

“Apa Krys?Guru Kim?” Tanya Yunho tidak percaya

“Kau guru masaknya Krystal?” Yuri Juga tak percaya mendengarnya

“Ne,oppa eonnie,Guru Kim adalah guruku.”Jawab Krystal

Tak jauh dari tempat mereka terlihat seorang yeoja cantik sedang berjalan sambil sesekali memperhatikan keadaan sekitar,yeoja itu adalah Jessica yang sedang mengecek hidangan untuk para tamu.

“Hey guru!tahu ga eonniku sedang jatuh cinta loh!” Krystal berbisik di telinga Jaejoong

Jaejoong sedikit kaget namun ia bisa menguasai dirinya,

“hem bagus dong,jadi dia tidak perlu sedih lagi.” Ujar Jaejoong

“Hey kau je!Krys ngapain bisik-bisik?” Tanya Yunho yang penasaran melihat adiknya dengan temannya sedang berbisik-bisik tak jelas

“Biarkan saja oppa,mungkin mereka ada urusan,ayo oppa kita menemui tamu yang lain.” Yuri mencairkan suasana dan menarik Yunho meninggalkan Krystal dan Jaejoong

Jaejoong melihat Jessica yang sedang mengecek makanan dan menghamipinya.

“Krys,oppa tinggal dulu ya.”

Jaejoong mendekati Jessica yang malam itu terlihat sangat cantik mengenakan pakaian hanbok atau pakaian tradisional Korea,karena memang tema pernikahannya adalah Combination of Culture.

“Malam nona!” sapa Jaejoong,Jessica yang sedang serius memperhatikan hidangan kaget mendengar suara Jaejoong.

“oppa!” ucap Jessica.Betapa senangnya Jessica melihat Jaejoong

“Bisa kita bicara sebentar?di luar mungkin.” Tanya jaejoong pada Jessica yang masih tersenyum melihat kedatangan Jaejoong

Jessica mengangguk “ne.”

Sesampainya di Balkon lantai pertama gedung Jaejoong mulai mengeluarkan suaranya.

“Sica kau tahu semenjak seminggu yang lalu aku tidak bisa masak,masakanku hambar!berantakan!kacau!”

“mwo?apa sebabnya?” Tanya Jessica penasaran

“kau penyebabnya Sica.” Ucap Jaejoong namun kali ini Jaejoong menatap Jessica

“kau membuat persaanku berdebar-debar,dan membuat otakku hanya memikirkanmu.Saranghe Jessica!” Jaejoong menatap Jessica lebih dalam lagi

“oppa!” hanya itu kata yang keluar dari mulut Jessica

“tapi setelah aku tahu kau sedang jatuh hati dengan namja lain,sepertinya aku akan berhenti memasak dan menutup restoranku.heh. . .”desah Jaejoong mengakhii kalimatnya.

Jessica pun memeluk Jaejoong “oppa nado saranghe!jangan berhenti memasak,masaklah untukku!” ucap Jessica sambil meneteskan air mata

DUA BULAN KEMUDIAN

Jessica dan Jaejoong sedang menyiapkan bahan-bahan masakan,Hari ini mereka akan membuat cake special.Disela-sela memasak Jaejoong mengolesi pipi Sica dengan Krim,begitu pula Jessica yang membedaki wajah Jaejoong dengan terigu.Namun mereka terlihat sangat bahagia.

“Cut!!” teriak sang Fotographer

“Jaejoong-ssi Jessica-ssi  berposelah yang sedikit mesra,jangan yang aneh-aneh terus.” Ucap sang fotographer untuk pre-wedding Jessica dan Jaejoong

“Baiklah. . .” seru Jessica dan Jaejoong bersamaan

“1. . .2. . .3 . .!!”teriak sang fotographer

Jaejoong menumpahkan terigu ke udara dan tiba-tiba menggendong Jessica.Tada!!itulah foto pre-wedding yang paling indah abad ini.

Sekian

 

Doctor’s story part 1

Judul    : Doctor’s Story Part 1

Cast     : Jessica Jung,Kim Jaejoong,Kim Heechul,Leeteuk,Taeyeon,Yunho,Yuri and others

Genre  :Family

Author : FafaJung

Author POV

Jessica adalah seorang dokter spesialis jantung di sebuah rumah sakit di Seoul,Ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara.Ia memiliki kakak laki-laki bernama Jung Yonghwa dan adik bernama Jung Krystal.Jessica adalah dokter muda yang sukses,ia sangat disukai para pasiennya karena pelayanannya yang baik dan parasnya yang cantik.Jessica sangat mencintai pekerjaannya karena baginya menjadi dokter adalah pekerjaan yang sangat mulia.

“Jessica-ssi!. . . . . kau dipanggil Direktur Kim di ruangannya.” Panggil Yoochun dokter spesialis internis atau penyakit dalam yang juga teman Jessica.

“Ah ne,gomawo Yoochun-ssi!” Jessica pun tersenyum dan meninggalkan Yoochun.Ia segera pergi menemui Direktur Kim.

Ah lupa!Direktur Kim atau Kim Heechul adalah pemilik sekalipun Direktur dari Rumah Sakit tempat Jessica bekerja.Direktur Kim sangat menyayangi Jessica karena ayahnya Jessica,Jung Yunho adalah sahabat Direktur Kim.Jessica pun memasuki ruangan Direktur Kim.Terlihat seorang lelaki paruh baya namun masih terihat paras wajahnya yang tampan dan tubuhnya yang tegap.

“Morning Mr.Kim!” sapa sica.Lelaki yang bernama Kim Heechul pun menatap Jessica dan tersenyum.

“Sica-ah silahkan duduk!” Heechul mempersilahkan Jessica duduk

“Paman ada apa memanggilku??”Tanya Jessica.Heechul tersenyum lagi.

“Ah Sica!ternyata kau sudah besar ya. . .”

“Pamaan!!aku memang sudah besar.sebenarnya ada apa sih??” Jessica penasaran dengan maksud Heechul memanggilnya.

“Sudah saatnya kau menyusul oppa-mu Yonghwa. . . .” Lagi-lagi Jessica menyela ucapan Heechul,itu sering terjadi jika mereka berdua sedang berbincang.Tidak seperti seorang atasan pada bawahan.

“Maksud paman menikah??” Heechul pun mengangguk

“Benar,tadi ayahmu menelponku dan memohon padaku agar aku memberikan cuti.”

“Paman!Paman kayak ga tahu Appa saja,aku tidak perlu cuti ko.” Seru Jessica yang terlihat tidak senang dengan arah pembicaraan Heechul.

“Karena kau bekerja dan melayani pasien dengan baik,maka aku akan memberikanmu cuti selama dua minggu,tenang saja . . . jadwal praktekmu akan di-handle oleh dokter Yoona.Tadi aku sudah bilang pada Yoochun-ssi agar istrinya itu dapat menggantikan tugasmu nanti.”

Jessica lemas mendengar perkataan Heechul,dia sebenarnya tahu ini pasti rencana ayahnya yang menyuruh Jessica untuk mencari kekasih,syukur-syukur calon suaminya kelak. . . .

“Hem baiklah kalau itu perintah dari paman ,aku akan laksanankan.Gomawo. . .” Jessica pun tersenyum,ia merasa istirahat sejenak bukan masalah yang berat.Masalah mencari kekasih?gampanglah……

Heechul tersenyum lega mendengar keputusan Jessica,ia merasa senang karena berhasil membuat Jessica istirahat sejenak dan memikirkan calon kekasihnya ,namun sesaat kemudian senyum itu pudar dan digantikan dengan beberapa kerutan di dahinya.

“Paman!Apa paman baik-baik saja??” Tanya Jessica yang cemas dengan perubahan raut wajah Heechul.

Heechul pun menatap Jessica, “Sica apa yang kau rasakan jika orang yang kau sayangi akan pergi perang?”

“Aku. . .yah tergantung tujuannya berperang,jika dia berperang untuk kebaikan atau Negara aku akan mendukungnya sepenuh jiwaku,tapi jika dia berperang untuk kejahatan aku akan menolaknya dan menentangnya habis-habisan. . . . . . . .memangnya kenapa paman?” Jessica menatap Heechul dengan raut wajah yang bingung.

“Ah tidak apa-apa.aku hanya merasa sedih pas melihat berita di TV kalau besok Negara kita akan berperang dengan KORUT.”

“Paman kita hanya bisa mendo’akan yang terbaik untuk Negara kita.” Jessica menghibur Heechul.

“Kau betul Sica!”

Sesampainya di Rumah. . . .

Jessica langsung berbaring di tempat tidur,tiba-tiba seorang wanita berumur sekitar lima puluh tahun menghampirinya.

“Eomma!” Jessica pun bangkit dari tempat tidurnya

“Sica sayang,kau tahu Seohyun iparmu sudah melahirkan tadi.” Jelas ibunya Sica.

“jinja??” Jessica sangat terkejut mendengarnya,kenapa dia baru dikasih tahu ya??

“Oppa ko ga ngasih tahu aku ya??” tiba-tiba Krystal adiknya Jessica ikut nimbrung “Gimana mau dikasih tahu,orang hp eonnie ketinggalan di rumah.”

Jessica pun nyengir kuda.Keluarga ini pun bersiap-siap untuk mengunjungi keluarga baru mereka.

*******************

Keesokkan paginya,di Rumah Keluarga Jung.

Terlihat Yunho sedang membaca Koran,disampingnya ada istrinya Yuri sedang menyiapkan sarapan.

“Morning Eomma!Appa!” sapa Krystal yang baru keluar kamarnya.

“Krys!Sarapan dulu ya.” Perintah Yuri pada anak bungsunya itu.

“Ne Eomma.” Krystal pun langsung menyambar sup yang telah dibuat oleh ibunya.

“Krys,eonniemu mana?sudah bangun belum?” Tanya Yunho.

“Ah appa katanya dia cuti,jadi bangunnya siang.” Terang Krystal,lalu ia meneguk air.

“Anak itu!mentang-mentang cuti jadi bangun siang!” Yunho pun membanting korannya dan hendak berdiri,namun sudah dicegah oleh istrinya . . . .

“Biar aku saja yang membangunkan Sica,oppa sarapan saja dan antarkan Krystal ke sekolahnya.”Yuri pun meninggalkan ayah dan anak itu,lalu menuju kamar Jessica.Klek!dibukanya pintu kamar Jessica.Terlihat seorang gadis sedang tertidur pulas di kasurnya.

“Jessica Jung Sooyeon ayo bangun!sudah jam 7 pagi.” Yuri membangunkan Sica dengan sedikit berteriak.Jessica yang memang putri tidur tetap diam tak bergeming.Yuri menggelengkan kepala karena tingkah putrinya itu.

“Ya ampun Sica!anak perawan jam segini belum bangun???” Suara berat Yunho mengagetkan Yuri,namun tidak dengan Sica. “Yul kau terlalu lembut membangunkannya,sini biar aku yang bangunin.” Yuri pun mengangguk dan mempersilahkan suaminya membangunkan Jessica.Yunho memulai aksinya dengan menggelitik kaki Jessica kemudian perutnya.Ini adalah cara terampuh untuk membangunkan Sica.Alhasil Jessica bangun dan cemberut pada ayahnya.

“Appa!kenapa sih gangguin aku?” Jessica bangkit dari tempat tidur dan meninggalkan kedua orang tuanya yang sedang menertawai sikapnya yang masih seperti anak kecil.

Yuri berhenti tertawa dan kini menatap suaminya heran, “Oppa ga berangkat ke kantor?terus Krystal berangkat sama siapa?”

“Hey kau lupa ya?aku yang punya kantor,jadi ga ke kantor ga masalahkan?” Yunho tersenyum jahil pada istrinya.

“Krystal?” tanya Yuri lagi yang cemas pada anak bungsunya. “Krystal diantar Pa Jang,kau tenang saja chagiya.”

*****************

08.30 KST,Ruang Keluarga kediaman keluarga Jung.

“Sica!appa rasa sudah saatnya kita membahas masalahmu sekarang.” Yunho memulai pembicaraan antara dirinya,Yuri istrinya dan Jessica putrinya.Jessica yang sedang membaca majalah meletakkan majalahnya dan menatap ayahnya serius.

“Memangnya aku punya masalah?”tanya Jessica

“Jessica appa tahu kau mengerti maksud appa kan?umurmu sudah 26 tahun sekarang,kakakmu Yonghwa sudah memiliki dua anak.Masa sampai sekarang belum ada namja yang kau kenalin pada Appa?” ucap Yunho sambil meneguk teh yang disiapkan Yuri.

“Ada, , ,Taecyeon oppa,Yoochun oppa,Hyun Joong oppa,Changmin oppa. .” Jessica menyebutkan nama teman laki-lakinya.Yuri yang mendengar perkataan Jessica menggeleng, “Iya itu semua teman namjamu,tapi mereka semua sudah beristri.Yang appamu maksud adalah KEKASIHmu!”Yuri pun menekankan pada kata ‘kekasih’.

“Kami mengkhawatirkanmu,Appa tahu kamu sangat mencintai pekerjaanmu tapi ada saatnya untukmu mencari pasangan hidup.” Yuri pun menimpali,”Memangnya tidak ada satu namja di rumah sakit yang nyangkut di hatimu apa?”

Jessica menggeleng,”Mungkin belum waktunya aku bertemu jodohku,aku percaya ko kalo Tuhan menciptakan manusia itu sepasang,dan jika memang sudah saatnya.Aku pasti mengenalkannya pada eomma dan appa ko.Jadi kalian tenang saja.” Jessica tersenyum dan hendak meninggalkan kedua orang tuanya karena ia sangat tidak menyukai jika orang tuanya membahas topik ini.

“Hei Appa belum selesai bicara gadis kecil!” ucapan Yunho menahan kepergian Sica.Ia pun kembali duduk di tempat semula. “Baiklah Eomma dan Appa memberimu waktu untuk mencari kekasih,dan jika cocok baru menikah.” Terang Yunho disusul anggukan Yuri tanda setuju.

“Baik. . .baik. . .selama cuti aku akan pergi ke biro jodoh.Eomma,Appa senang kan??.” Yuri dan Yunho tersenyum puas mendengar perkataan terakhir Jessica itu.

********************

Kediaman Keluarga Kim. . .

Seorang pelayan menghampiri tuannya dan menyerahkan sebuah surat untuk tuannya.

“Permisi tuan,ada surat untuk tuan. . .”

“Gomawo,kau boleh pergi.” Sang majikan tersenyum dan mempersilahkan pelayannya meninggalkan ruangan kerjanya.

‘Surat?dari siapa???’batin Heechul sang pemilik rumah.Ia membuka surat tesebut dan membacanya.

Untuk Ayah Kim Heechul

Annyong. . .!apa kabar ayah sekarang?aku harap kau dalam keadan baik-baik saja.maafkan aku yang terlalu lancang memanggilmu dengan sebutan ayah . . . .ah,aku rasa ini adalah pertama kalinya ku menulis surat untukmu. . . .untuk ayah yang sangat menyayangiku.

Besok pasukan Korsel akan berjuang melawan korut,maka dari itu aku meminta restumu. .   Meskipun menurut ayah ini adalah hal yang tidak penting tapi aku harap ayah mau mendo’akan aku.Mungkin aku terlalu banyak menyakitimu.Tapi bisakah untuk kali ini kau menganggapku sebagai anakmu???

Aku tahu betapa ayah membenciku,kau tidak pernah memanggil namaku karena akulah yang menyebabkan kematian ibu. . . gara-gara melahirkan aku wanita yang paling kau cintai meninggal.Jika aku dapat meminta.Aku akan minta pada Tuhan agar aku tidak terlahir di dunia ini.

Aku sangat gugup saat menulis surat ini,aku tidak yakin ayah akan membacanya.makanya aku tidak menulis namaku di depan surat.Ayah aku berjanji!esok saat perang berlangsung aku akan menjadi Jaejoong yang dapat kau banggakan.Mungkin ini adalah permintaan pertama dan terakhir dalam hidupku, , ,aku mohon kau mengabulkannya. . .Jika aku gugur saat perang nanti,bisakah kau menulis nama lengkapku di batu nisan nanti,aku ingin margaku ada di atas batu nisan. . .

Ayah maafkan aku,maafkan aku,maafkan aku!terima kasih karena sudah mau membaca surat tidak berguna ini. . .

-Jaejoong-

Itu adalah surat yang wajib ditulis bagi para anggota militer yang akan pergi berperang,Heechul meneteskan air mata saat membacanya.Jaejoong!harusnya namanya Kim Jaejoong.Tapi karena kelahiran Jaejoonglah Heechul kehilangan istri yang sangat dicintainya,Sohee.Sejak saat itu Heechul tidak pernah menganggap Jaejoong sebagai anaknya bahkan ia menganggap Jaejoong layaknya seorang pembunuh.Sejak kecil Jaejoong dirawat oleh pasangan Leeteuk dan Taeyeon keduanya adalah pembantu kepercayaan di Rumah Heechul. . . . . . . .Heechul ingat saat ia melarang Taeyeon menyematkan marga Kim di depan nama Jaejoong ia sangat murka,dirinya tidak sudi.Padahal itu hanya sebuah nama.Saat Jaejoong memanggilnya dengan sebutan ‘appa’ dan hendak memeluknya Tangan Heechul dengan refleks menampar dan menghardik Jaejoong.Kini ia sadar Jaejoong tidak bersalah,namun saat ia sadar akan kesalahannya,anaknya Jaejoong akan pergi berperang untuk negaranya. . .

Tbc!

Apakah Jessica bertemu dengan jodohnya?

Apakah Jaejoong selamat ataukah gugur dalam perang?

Terima kasih sudah membaca cerita saya 🙂

You’re Mine Kim So Eun Part 2(END)

Judul : You’re mine Kim So Eun (Part 2/2 End)

Author : Fafa Jung

MainCasts : Kim Bum,Kim So Eun

Other Casts : Kim Seung ho (marga diganti,hehehe) ,Kim Ji Yeon

Genre : Romance,Family

Type : Twoshoot (Part 2)

So Eun POV

“Aku pulang.”ucap So Eun sambil menyelidik isi rumah mencari adik kesayangannya

So Eun tidak menemukan siapa-siapa di rumahnya,ia pun bergegas menuju kamarnya perasaannya sangat kacau,namun belum selangkah So Eun memasuki kamarnya tiba-tiba….

“SURPRISE!!!”teriak Seung ho dan Ji yeon bersama mengagetkan So Eun.

So Eun sangat kaget ketika ia membuka pintu dan melihat adiknya Seung ho dan Ji Yeon mengisi kamarku dengan banyak gantungan gaun dan aksesorisnya.

“Apa yang kalian lakukan dikamarku???” Tanya So Eun yang memang lagi kesal karena ulah Kim Bum.

“Eonnie,kami tahu kau harus datang di pesta dansa sekolahmu kan?” ujar Ji Yeon semangat

“Dan kami menyiapkan ini semua untukmu noona So Eunku.” Timpal Seung Ho sambil menunjuk kearah gantungan gaun-gaun tersebut

So Eun yang mendengar itu semua merasa sangat terharu,dan mulai menitihkan air mata.Seung Ho dan Ji Yeon terlihat sangat bingung.

“Noona apa kau baik-baik saja?” Tanya Seung ho yang tidak tega melihat air mata kakaknya jatuh

“Aku terharu melihat ini semua,kalian memang adik-adikku yang terbaik.”

Seung ho dan Ji Yeon tersenyum senang

“gomawa untuk semunya,tapi tolong berikan aku waktu untuk sendiri.” Pinta So Eun

Seung ho dan Ji Yeon pun meninggalkan So Eun sendiri.So Eun pun mulai menangis di atas kasurnya.

‘mengapa Kim Bum begitu marah padaku,aku tidak berbuat kesalahan besar.Aku hanya akan pergi ke pesta itu dengan saingannya Onew,apa itu salah????’

‘Seandainya kau tahu Bum-ah aku ingin pergi ke pesta dansa itu denganmu,tapi aku tahu itu semua tidak mungkin untuk seorang yeoja tomboy sepertiku’ runtuk So Eun dalam hatinya

*************************

Kim Bum POV

Kim Bum sangat kesal hari ini,ia pun berjalan sambil menggerutu.Sesampainya di rumah ia tidak menemukan siapa-siapa Ayah dan Ibunya bekerja di luar negeri seperti orang tua So Eun,adiknya Ji Yeon yang biasanya duduk manis di depan TV tidak terlihat batang hidungnya.

“Argghhh!!!!”teriak Kim Bum

Kim Bum pun berjalan menuju kamarnya,ia pun membaringkan diri di kasur dan mulai memikirkan kejadian-kejadian yang terjadi hari ini.Mulai dari ia melihat So Eun sahabat sekaligus orang yang paling ia cintai dan sayangi diajak berdansa oleh rivalnya,yaitu Onew.Kemudian saat ia memarahi So Eun dan membentak gadis tomboy itu.

‘‘So Eun maafkan aku’’ ujar Kim Bum lirih

‘maafkan aku sang pengecut yang tidak berani mengajakmu berdansa,mungkin bisa dibilang karena gengsiku dan keegoisanku ini membuat hatimu terluka’

“Bodohnya kau Kim Sang Bum!!!!!”Teriak Kim Bum

Ji Yeon yang baru saja tiba kaget mendengar kakaknya berteriak.Ia pun bergegas menuju kamar Kim Bum.Ji Yeon memasuki kamar Kim Bum yang tidak terkunci.

“oppa,gwenchana?” Ji Yeon menghampiri Kim Bum yang sedang tergeletak di lantai

“Yeon!!aku tidak apa-apa.” Kim Bum menyeka air matanya

“lalu kenapa kau menangis dan berteriak kalau kau bodoh oppa?” selidik Ji Yeon

“aku hanya kangen umma dan appa saja.”

“oh ya oppa,kau akan datang ke pesta itu dengan siapa?” Tanya Ji Yeon

Kim bum terlihat berpikir sejenak “entahlah,sepertinya aku akan pergi sendiri.”

“waeyo??kenapa tidak dengan So Eun eonnie,bukankah kau menyukainya?”

Kim Bum kaget mendengar perkataan adiknya itu.

“Apa maksudmu???”

“Aku rasa kalian adalah pasangan serasi ,walaupun So Eun eonnie terlihat tomboy diluar,tapi aku merasakan kelembutan hatinya dan . . . . . . “

“Dan apa???” Tanya Kim Bum penasaran

“dan kau menyukainya kan oppa??hahahaha”  tawa Ji Yeon meledak melihat wajah Kim Bum berubah merah

“Hey,tau dari mana kalau aku menyukai So Eun??” selidik Kim Bum

“ahh,sudahlah tau apa kau soal cinta.sana pergi!!” Kim Bum mengusir Ji Yeon dari kamarnya.

*************************

Author POV

Keesokan harinya.SMA…. libur untuk mempersiapkan acara pesta dansa nanti malam.

*************************

16.00 KST,Di sebuah rumah nan asri.

“Oppa!!aku main dulu ya.” Suara Ji Yeon membuyarkan lamunan Kim Bum

“ah!ya!memangnya kau mau main kemana?”

“biasa,ke rumah Seung ho.Bye oppa!” Ji yeon pun meninggalkan Kim Bum.

Kim Bum yang ditinggal Ji Yeon pun makin frustasi.Ia pun kembali melanjutkan lamunannya sambil duduk di sofa.

‘apa yang harus kulakukan??’

‘meminta maafkah?menyatakan pada So Eun kalo aku cinta sama diakah?atau ….’

“AHHH PUSING!!!”teriak Kim Bum.

*************************

Di Rumah So Eun.

“noona!” panggil Seung ho

So Eun yang sedang sibuk di dapur membuat spaghetti pun menghampiri Seung ho.

“ada apa adikku ganteng?”

“noona,apa kau sedang ada masalah?aku mengkhawatirkanmu.”Tanya Seung ho

“ah aku baik-baik saja,bahkan sangat baik.”Ucap So Eun

“benarkah?ceritakan padaku apa yang membuatmu senang?”Tanya Seung Ho semangat 45

“aku senang,karena nanti malam aku akan berdansa dengan laki-laki terpopuler di sekolahku.”

“Wah!chukkae noona!congratulation ya noonaku sayang.”ucap Seung ho kemudian sambil memeluk So Eun.

Tiba-tiba.Ting Tong….

Bel rumah pun berbunyi.Seung ho pun langsung beranjak untuk membuka pintu.

Pintu pun terbuka dan muncullah wajah Ji Yeon.

“kau???” Seung ho pun terkejut melihat kedatangan Ji Yeon

“kenapa mukamu seperti melihat hantu?”Tanya Ji Yeon

“kenapa jam segini udah dateng,aku kan bilang datengnya jam 6 aja,acaranya kan baru mulai jam 7.”

Ji Yeon pun cemberut mendengar perkataan Seung ho “memangnya kenapa kalo aku datang lebih awal?kau tidak suka?”baiklah aku pulang saja…” Ji Yeon pun membalikkan badannya berniat kembali pulang.

“Yeon-ah!” Seung ho pun menarik Ji Yeon.

“maafkan aku,aku tidak bermaksud mengusirmu.aku Cuma kaget biasanya kau kan sering telat.kenapa sekarang jadi paling awal.” Jelas Seung ho

“Hey Seung ho,taukah kau seorang wanita memerlukan waktu sekitar 1 sampai 2 jam untuk berdandan tau!!”

“ohh begitu.ya sudah ayo masuk!” ajak Seung ho

Ji Yeon pun mengikuti Seung ho memasuki rumah.Terlihat So Eun sedang menonton TV sambil makan spaghetti.

“eonnie!!”

“Ji Yeon!kau mengagetkanku saja.” Ucap So Eun

Seung ho pun menghidangkan spaghetti untuk Ji Yeon.Mereka pun memakan spaghetti bersama layaknya seorang keluarga.

“Yeon,apa itu yang kau bawa?” Tanya So Eun yang bingung melihat Ji Yeon membawa tas koper kecil

“ah itu!kau kan akan pergi ke pesta dansa eonnie.Adikmu yang cerewet ini memintaku mendandanimu.”

Seung ho yang mendengarnya hanya tertunduk takut kalo So Eun tersinggung dan tiba-tiba berubah menjadi voldemort.

“gomawo Ji Yeon,gomawo Seung ho.” So Eun pun memeluk Seung ho dan Ji Yeon bersamaan

“noona kau tidak marah padaku?” Tanya Seung ho

“untuk apa marah?lagipula aku kan tidak bisa berdandan jadi Ji Yeon sangat membantuku.” Terang So Eun

*************************

Jam pun menunjukkan waktu 17.30 KST.So Eun,Seung ho dan Ji Yeon pun sudah siap di depan cermin dengan berbagai peralatan yang ada.

“Are you ready?” Tanya Seung ho semangat

“Yes!!!” teriak So Eun dan Ji Yeon bersamaan

*************************

Di Rumah Kim Bum.

Kim Bum pun terbangun dari tidurnya,ia kaget melihat jam menunjukkan pukul 18.30.

“Ah!!aku harus cepat.” Ujar Kim Bum

Ia pun berlari menuju kamar mandi,setelah itu ia segera mencari kemeja yang cocok dengannya,setelah 20 menit ia pun menemukan pakaian yang cocok untuknya.Ia pun segera menaiki mobilnya dan melesat menuju Aula Sekolah.

*************************

Pukul 18.40 KST.

Sebuah mobil mewah berhenti di depan rumah So Eun.

Namun ketika sang pengemudi turun betapa kagetnya Seung ho dan Ji Yeon ketika mengetahui bahwa pasangan dansa So Eun bukanlah Kim Bum seperti yang mereka kira.Namun apa daya dan upaya mereka berdua pun tidak dapat mencegah kepergian So Eun.

Setelah So Eun pergi,muncullah ide nakal Seung ho untuk membuntuti So Eun.

*************************

Di Aula SMA Shinwa.

Ketika Kim Bum datang,banyak teriakan gadis yang memanggil namanya.Namun para gadis heran karena melihat Kim Bum datang seorang diri tanpa pasangan??????

Tiba-tiba seorang gadis menghampirinya dan berbisik

“dimana So Eunmu?masihkah kau mengharapkan gadis yang tidak mengganggap keberdaanmu?”

“Jin hee,berhentilah membicarakan hal yang tidak penting.” Kim Bum pun berlalu meninggalkan Jin Hee perempuan yang telah berkali-kali menmbaknya dan berkali-kali ditolaknya.

Tiba-tiba semua orang terperangah melihat kedatangan Onew yang ditemani So Eun.Mereka kaget melihat So Eun yang biasanya tomboy,berpenampilan acak-acakkan kini menjadi seorang yang sangat cantik bak seorang putri raja.

TENG!!SELAMAT MALAM SEMUA WAKTU TELAH MENUNJUKKAN PUKUL 19.00.MARI KITA MULAI ACARA PESTA DANSA KITA

Tedengar suara dari speaker.Setelah mendengar pengumuman itu Kim Bum pun berlalu meninggalkan aula tersebut ia menuju taman dibelakang aula.

Suasana di dalam aula sangat romantis,tidak terkecuali So Eun dan Onew yang ikut terbawa suasana itu.Mereka pun mulai berdansa.Setelah beberapa saat Onew pun meminta ijin untuk mengambilkan minuman.Ketika So Eun sedang melihat sekitar ia melihat kearah jendela dan menemukan sosok yang sangat dikenalinya Kim Bum.So Eun pun segera keluar menuju taman menghampiri Kim Bum.

“Kim Bum” seru So Eun,So Eun berjalan keluar menuju taman dan menghampiri Kim Bum

Ternyata Kim Bum yang daritadi melamun tidak menyadari kedatangan So Eun.Ide nakal pun terlintas dipikiran So Eun untuk mengagetkan Kim Bum,tak peduli seperti apa hubungan keduanya sekarang.So Eun pun langsung menutup mata Kim Bum dari belakang.

“Argh!siapa sih?tidak lucu tau!!” erang Kim Bum sambil menarik tangan orang yang menutup matanya.

So Eun masih terus menutup mata Kim Bum,bahkan sekrang ia menjepit hidung Kim Bum juga,Kim Bum yang merasa kesal hanya diam dengan ulah si penutup mata dan hidungnya.Tanpa sengaja Kim Bum mencium bau parfum yang sangat familiar baginya.

“Ji yeon nakal lepaskan tanganmu!” perintah Kim Bum pada orang yang menutup matanya,yang ia kira adiknya Ji Yeon.

“mwo?Jiyeon?kau kira au Ji Yeon hah?” So Eun pun melepaskan tangannya dan memukul bahu Kim Bum

Saat Kim Bum melihat sosok yang telah menutup matanya,ia kaget ternyata So Eun.

“So Eun kau?”

“hey jahat sekali kau!kita sudah berteman sejak kecil dank au tidak bisa membedakan wangi parfumku dan parfum adikmu??” So Eun sedikit membentak Kim Bum

“memangnya kau siapa?sampai aku harus hafal bau parfummu?” Kim Bum tidak terima dengan sikap So Eun saat ini

So Eun yang mendengar perkataan Kim Bum sangat sedih dan hanya bisa diam.Sesaat kemudian air mata membasahi pipi So Eun.Kim Bum yang melihatnya sangat kaget.

“kau menangis So Eun?” Kim Bum berdiri dan menatap So Eun

“Kau tahu aku berdandan seperti ini yang aku harapkan adalah satu!pujian darimu!pujian dari seorang sahabat yang aku cintai,tapi nyatanya kau malah bersikap kasar padaku.” Air mata sudah membanjiri wajah cantik So Eun,untung saja make up nya tidak luntur.

Kim Bum terperangah dengan pernyatn So Eun,Ia merasa sangat egois dan pengecut.Reflek Kim Bum pun memeluk So Eun.

“Maafkan aku So Eun,aku adalah pecundang yang tidak berani mangatakan cintanya padamu.Aku takut kau menolakku.Maafkan aku So Eun.”

So Eun yang sedang menangis tidak dapat mencerna perkataan Kim Bum dengan baik,So Eun melepaskan pelukannya. “maksudmu?” Tanya So Eun yang tidak mendengar perkataan Kim Bum dengan jelas.

“aduh So Eun kau ini lemot banget sih! Sarangheyo KIM SO EUN!!” Teriak Kim Bum

“Jinja?” So Eun meyakinkan dirinya

“ne” Kim Bum pun memeluk So Eun lagi. “You’re mine Kim So Eun!”

Malam itu pun dihabiskan So Eun dan Kim Bum hanya berdua saja.

*************************

Di sudut lain

Ngiung.. .ngiung . . .ngiung

“aduh Seungho disini banyak nyamuk tau!” Jiyeon menggaruk tangannya

“ah Ji yeon kau cerewet banget sih yang pentingkan misi kita sukses.” Seungho tersenyum melihat pasangan baru KimBum dan So Eun

“sukses sih sukses,tapi badanku juga sukses bentol-bentol nih,kau tanggung jawab ya!!!” seru Ji Yeon

Seungho terdiam dia seperti sedang memikirkan sesuatu.

“hey kenapa kau diam?” Tanya Ji yeon membuyarkan lamunan Seungho

“Ji yeon kalau Soeun noona dan Kim Bum hyung menikah, . . .apa kita akan menjadi saudara?”

Ji yeon menganggukan kepalanya “tentulah Seungho babo!”

“yah aku menyesal menjodohkan mereka!!!” Seungho sedikit berteriak

“waeyo??” Ji yeon bingung setengah mati

“aduh Jiyeon itu berarti kita tidak dapat bersama dong.” Ucap Seungho

“yak!memangnya siapa yang mau sama kau!” Jiyeon tersenyum lalu meninggalkan Seungho

“dasar Seungho babo!memangnya kita akan menjadi saudara kandung apa?tentu saja kita bisa bersama dan sekarang yang paling penting adalah minta Kim Bum oppa mentraktirku.hehehe” Ji yeon pun berlalu meninggalkan Seungho yang sedih mengetahui kenyataan ini.

You’re Mine Kim So Eun

Judul : You’re mine Kim So Eun (Part 1/2)

Author : Fafa Jung

MainCasts : Kim Bum,Kim So Eun

Other Casts : Kim Seung ho (marga diganti,hehehe) ,Kim Ji Yeon

Genre : Romance,Family

Type : Twoshoot (Part 1)

Pagi hari di lapangan sebuah SMA di Seoul  terlihat beberapa murid sedang semangat bermain bola.

“So Eun!!!”

“Heeiiiiii Kim So Eun!!!!” teriak seorang namja.

So Eun yang berada di Tengah Lapangan pun menoleh dan berlari menghampiri namja tersebut.

“Ada apa sih?” Tanya So Eun sinis.

“Hei,,,tidak bisakah kau bersikap layaknya seorang yeoja?”

“Iya sahabatku ada apa kau mengangguku?” terdengar suara imut So Eun

“Weeekk!!so imut kau!”ucap namja tersebut.

So Eun pun memajukan bibirnya.

“Nih”

Namja tersebut memberikan sebuah botol air minum kepada So Eun.So Eun yang melihatnya merasa sangat kesal.

“Hey KIM SANG BUM,jadi kau memanggilku hanya untuk memberikan ini??” Tanya So Eun geram

“Heiiii,,,pede sekali kau!aku Cuma minta tolong kau pegangin botolku sebentar tau.” Ujar Kim Bum

So Eun yang mendengarnya tertunduk malu.Kim Bum pun mengeluarkan sesuatu dari tasnya dan memberikannya kepada So Eun.

“Ini oleh-oleh buat Seung ho,kalo tas dan gelang dari adikku Ji Yeon kalo sandal dari aku.” Terang Kim Bum

“Lalu mana buatku?aku kan sahabatmu.”Protes So Eun

“Aku bingung mau belikanmu apaan,lagian barang-barang di Bali sepertinya tidak ada yang cocok untuk gadis tomboy sepertimu.hahaha” ledek Kim Bum

Kim Bum meninggalkan So Eun menuju lapangan.So Eun masih berdiri di pinggir lapangan kesal mendengar ucapan terakhir Kim Bum.So Eun pun menuju kelasnya untuk menaruh hadiah tersebut.Setelah itu So Eun kembali bergabung dengan teman-temannya di Lapangan.

*************************

Teng!!Teng!!Teng!!

Bunyi bel tiga kali menandakan waktu sekolah telah berakhir.Seperti biasa So Eun pulang dengan sahabatnya Kim Bum.Namun sebelum langkah mereka meninggalkan sekolah terdengar suara pengumuman dari speaker Radio Sekolah.

“Siang semuannya!!maaf nih menghambat waktu pulang kalian.Oh ya!kalian tau kan 2 hari lagi valentine’s day?so kita dari OSIS mau ngundang kalian untuk berpartisipasi dalam pesta dansa sekolah yang akan dilangsungkan pada hari valentine.So!buat kalian para single bersiap-siaplah untuk mengubah statusmu di hari valentine.I hope you guys will attend in this event or kalian akan menyesal seumur hidup!!!!!”  Bipppp.

Setelah pengumuman itu selesai banyak tatapan mata mencurigakan ke arah Kim Bum.

“Ada apa?” Tanya Kim Bum polos

“Wah Kim Bum sunbae datanglah bersamaku…”teriak seorang yeoja diikuti teriakan yeoja yang lainnya.

So Eun yang melihat itu pun bergegas menarik Kim Bum keluar sekolah.Kim Bum dan So Eun berjalan kaki menuju halte.

Di dalam Bus hanya tersisa 1 tempat duduk,Kim Bum pun mempersilahkan So Eun untuk menempatinya.

“Duduklah!” Ujar Kim Bum

“Gomawo”

Selama perjalanan Kim Bum hanya memperhatikan sahabatnya yang sedang tertidur.

“Ia terlihat seperti BEAUTY jika sedang tertidur namun jika sadar lebih mirip seorang BEAST.hemm” Ujar Kim Bum dalam hati.

Sesampainya di ujung jalan Kim Bum dan So Eun pun berpisah.

“Bye Eun!”

“Bye Bum!”

Tiba-tiba So Eun berteriak

“Hey Bum nanti malam aku ke rumahmu ya.”

“Iyaaa!!” teriak Kim Bum dari arah berlawanan

*************************

So Eun POV

So Eun memasuki rumahnya.

“Aku pulang!”

“Hai noona!kau sudah pulang,Kim Bum hyung tidak mampir?” Tanya Seung ho adik So Eun

So Eun menggelengkan kepalanya.

“Tidak,dia menitipkan ini untukmu.”

So Eun memberikan titipan Kim Bum kepada Seung ho.Seung pun sangat antusias mendapatkan hadiah itu.

“Tas sama gelang dari Ji Yeon kalo sandal dari Kim Bum.” Jelas So Eun

“ah mereka baik sekali”

“apanya yang baik aku sahabatnya tidak dibelikan.”gerutu So Eun

So Eun pun memasuki kamarnya.Ia pun membaringkan diri di kasurnya dan kata-kata Kim Bum terngiang kembali dalam ingatan So Eun.

“ah menyebalkan sekali dia,memangnya aku setomboy apa sih.Gini-gini kan aku perempuan tulen.”

So Eun pun melirik buku Fisikanya yang tergeletak di atas meja belajarnya.

“Fisika oh fisika gara-gara kau aku masih harus berteman dengan si  cerewet  Kim Bum.”

Motivasi So Eun bersahabat dengan Kim Bum adalah selain mereka bertetangga,teman dari TK sampai SMA adalah karena So Eun lemah dalam Fisika dan Kim Bum adalah masternya.

*************************

Malam harinya So Eun bersiap-siap untuk menuju rumah Kim Bum.

“mau kemana kau?” Tanya Seung Ho yang heran

“mau ngerjain pr,kenapa?” ujar So Eun

“rumah Kim Bum hyung?aku ikut!!” ucap Seung ho lantang

*************************

Di Rumah Kim Bum

Ting tong…ting tong…

“Pasti itu So Eun!” tebak Kim Bum

Ia pun beranjak dari sofa dan membuka pintu,namun Ji Yeon telah mendahuluinya.

“Annyong”Sapa Seung ho

“Seung ho!So Eun eonnie!ayo masuk!!” Ji yeon mempersilahkan 2S bersaudara masuk

“Kamsahamnida”ucap So Eun

“Oppa!ada So Eun eonnie!” teriak Ji Yeon

Terdengar suara Kim Bum dari belakang Ji yeon “Yeon bisakah tidak berteriak?aku dibelakangmu tau.”

So Eun dan Kim Bum menuju ruang belajar Kim Bum,sedangkan Seung ho dan Ji Yeon menonton dvd Harry Potter milik Ji Yeon.

Di Ruang belajar…

“Hey bum pr-mu mana?aku lihat dong!”pinta So Eun memelas

“Tuh sudah tersedia beserta cemilannya di mejaku.” Ujar Kim Bum datar

“Wah kau tau yang aku mau.” So Eun sangat senang mendengarnya

“Hey aku sudah tahu tujuanmu ke rumahku itu untuk menyalin pr kan,kalo ga minta privat fisika gratis kan.”

“hem terserah apa katamu saja bum,yang penting urusan matematika,kimia aku jagonya” ucap So Eun sambil terus menyalin pr fisika yang banyak itu.

Suasana pun hening,yang terdengar hanya suara Seung Ho dan Ji Yeon yang sibuk mengomentari  voldemort yang jahat di film Harry Potter .Kim Bum yang sedang mendengarkan music di iPodnya tiba-tiba mengeluarkan suara.

“Eun apa kau akan datang ke pesta dansa itu?”

“Hem…aku tidak tau bum,aku tidak nyaman berada di acara seperti itu lagipula itu kan tidak wajib,kau??”

“aku juga belum tahu,lagian aku tidak tahu akan pergi dengan siapa.”

“hei kau itu kan seorang bintang sekolah pasti banyak gadis yang mau pergi denganmu.”

“aku juga tahu kalau aku itu tampan dan banyak fansnya tapi aku hanya ingin berdansa dengan seseorang yang paling berarti dalam hidupku.” Ujar Kim Bum

“ya ampun gayamu bum……oh ya siapa gadis yang beruntung itu ya?”

“mau tau saja kau.”ucap Kim Bum

*************************

Di Ruang nonton TV

“jahat banget ya voldemort” komentar Ji Yeon

“hem iya jahat.” Ujar Seung ho datar

“Ya ampun harry sama cedric ganteng benget!!!” seru Ji yeon

“gantengan aku tau.” Gerutu Seung ho yang cemburu mendengar kata-kata Ji Yeon

Tiba-tiba……

“Sumpah!!!Hermione cantik banget.” Teriak Seung ho

Ji yeon tidak mempedulikannya,dia malah mengalihkan pembicaraan.

“Hei Seung ho!kurasa kakakku menyukai So Eun eonnie.” Ucap Ji yeon agak berbisik

“Tau darimana kau?setahuku Kim Bum hyung menyukai gadis yang lemah lembut dan seutuhnya.”

“hei kau kira kakakmu bukan perempuan apa?”

“bukan begitu,kau tahu kan kakakku tomboy banget.lagian kenapa sih kamu sok tahu?” selidik Seung Ho

“emm aku Cuma nebak lagian menuruku kakakku sering memperhatikan kakakmu,apalagi saat aku di Bali oppa selalu menelpon So Eun eonnie kapanpun dan dimanapun.”jelas Ji Yeon

Seung ho hanya menganggukan kepala mencerna perkataan Ji Yeon.

“Lalu?” Tanya Seung ho

“Kau tahu tidak kalau di sekolah mereka akan diadakan pesta dansa,kita harus bias menyatukan mereka di acara itu,gimana?”

Seung ho menggeleng “Tidak mungkin So Eun noona mau datang ke acara begituan.”

“Aku tahu itu,makanya aku perlu bantuanmu untuk membujuk So Eun eonnie.ya ya ya…”Ji Yeon menunjukkan wajah imutnya dan membuat Seung ho meleleh melihatnya.

“baiklah,aku tidak tahan liat wajah sok imutmu.”

*************************

Keesokkan harinya di SMA Shinwa

“Sebelum bapak mengakhiri pelajaran fisika ini anak-anak ada pengumuman,Pesta dansa yang akan diselenggarakan oleh OSIS merupakan acara wajib bagi seluruh siswa dan bagi yang tidak hadir pada acara itu akan dikenanakan sanksi.”Ucap guru tersebut mengakhiri pelajaran.

So Eun sangat terkejut mendengar hali itu.Beda halnya dengan Kim Bum yang tenang-tenang saja.So Eun pun melirik kea rah Kim Bum.

“Ada apa kau melihatku?” Tanya Kim Bum yang sedang dikerebungi oleh para yeoja

So Eun menggeleng,ia merasa putus asa dan frustasi yang melihat Kim Bum sedang dikerebungi yeoja sekelasnya ditambah kelas lainnya.

“Kim Bum tak mungkin mengajakku pergi bersama,mustahil bagiku.” Ujar So Eun dalam hati

*************************

Bel bubar sekolah pun berbunyi.Seperti biasa Kim Bum dan So Eun pulang bersama.

“Kau akan datang dengan siapa?” Tanya So Eun

“entahlah.aku tidak tahu dan bingung, , ,ehm sepertinya seseorang telah mengajakmu pergi dengannya?”selidik Kim Bum

“Begitulah.”ucap So Eun lemas.Ia berharap Kim Bum akan mengajaknya pergi bersama.

“kau menerimanya bukan?” Tanya Kim Bum sinis

So Eun pun hanya mengangguk pelan,ia takut menatap Kim Bum.

“Dan kau tau kan Eun kalau yang mengajakmu adalah Onew MUSUHKU,MUSUH SAHABATMU Kim So Eun?tidak bisakah kau menghargai perasaanku?”Suara Kim Bum terdengar sangat marah

“KAU EGOIS EUN!!”bentak Kim Bum

So Eun yang mendengar perkataan Kim Bum sangat kesal.

“Haruskah aku menghargai perasaanmu yang tidak pernah menghargai perasaanku?” So Eun pun meninggalkan Kim Bum sendirian di jalan.

Tbc!!!maaf ceritanya aneh,ini ff pertamaku. . .komen diperlukan untuk keperluan evaluasi.terima kasihh!

Post Navigation