fafajung

Just another world of an ordinary girl

Archive for the category “1shot/2shot”

Destiny??

Judul                     : Destiny???

Cast                       :

Krystal Jung

Kim Myungsoo

Kwon Yuri

Im Yoona

Jessica Jung

Kim Jaejoong

Park Yoochun

Jung Yunho

Author                  : Fafajung

 

Semuanya menyebalkan!Appa dan Eomma tidak menyayangiku lebih mementingkan pekerjaan,meninggalkanku sendiri bersama para pelayan dan supir,huh menyebalkan!Aku kembali melihat jam tanganku menunjukkan pukul 17.55 itu tandanya aku sudah berdiri di depan gerbang sekolah selama lima puluh lima menit menunggu supirku,kulihat sekolah sudah sepi hanya terlihat beberapa siswa saja.Setelah berpikir beberapa saat aku memutuskan untuk pulang dengan menggunakan subway,harus kuakui ini adalah pengalaman pertamaku pulang sekolah sendiri sekaligus pengalaman pertama naik subway karena biasanya ada supir yang siap mengantar dan menjemputku.Aku masuk ke sebuah gerbong disana sudah penuh penumpang beberapa pria terlihat berdiri namun aku melihat ada tempat kosong di pojok dekat seorang siswa senior high school yang sedang tertidur Aku pun duduk di sebelahnya.Karena merasa masih lama aku turun dan anak sma disampingku juga tertidur akhirnya aku pun terlelap.

“Hey!bangun!”seseorang mengguncang tanganku.Aku mengerjapkan mataku aku melihat sekeliling,ini dimana ya?Ah iya aku kan naik subway.

“Ini sudah pemberhentian terakhir.”ternyata yang membangunkanku adalah anak sma disampingku tadi,Tunggu!dia bilang apa?PEMBERHENTIAN TERAKHIR?

“M. .mwo?”aku tercengang seketika tubuhku lemas,bagaimana ini aku tersesat!Aku baru tinggal di Seoul selama satu tahun dan selama ini kan aku tidak pernah pergi sendiri.Bagaimana caranya aku pulang ya?

“Hiks. . .hiks. . .hiks. . .”aku menangis sangat kencang karena anak sma tadi meninggalkanku dan aku menjadi satu-satunnya orang yang ada dalam kereta,para petugas juga sudah tidak terlihat.Aku berlari keluar mencari anak sma tadi.

“SUNBAE!”aku berteriak memanggil anak sma yang sedang berjalan santai sambil menjinjing tasnya,dia pun menghentikan langkahnya lalu melihat ke arahku.

“Kau memanggilku?”tanyanya.OMO!Suaranya sangat gentle sekali.

“Sunbae seharusnya aku turun di Stasiun Hongik tapi aku malah ketiduran dan aku tidak tahu jalan pulang karena aku orang baru di Seoul….”

“Lalu?”potongnya.Sebenarnya aku takut minta tolong dengannya tapi kalau tidak minta tolong gimana nasibku selanjutnya.

“Maukah kau mengantarku pulang?Tolong aku sunbae…”aku memasang tampang memelasku.Hatiku harap-harap cemas menunggu jawabannya.Dia mengangguk!yeah aku bisa pulang!

“Baiklah tapi aku ambil motor dulu di rumahku kau tunggu disini saja.”Aku mengangguk cepat.

“Paman aku titip temanku dulu ya!”Dia berteriak pada seorang petugas kereta yang sedang menyapu.

Di jaman seperti ini ternyata masih ada orang baik sepertinya.Aku menatap punggung sunbae itu yang lama-kelamaan tidak terlihat lagi karena ia memasuki lorong gelap.

Sepuluh menit sudah aku menunggu sunbae yang belum kuketahui identitasnya,sempat terlintas kalau ia hanya mengerjaiku saja namun suara derungan motor menepis jauh pikiran negatifku itu.

“Ayo naik!nih pake!”dia memberikan helm padaku.Satu bocoran lagi ini juga pertama kalinya aku naik motor,hehehe.

Angin malam bertiup sangat kencang padahal masih pukul setengah delapan tapi udaranya sangat dingin,bruum!dengan cepat aku berpegangan padanya karena tiba-tiba ia menjalankan motor dengan sangat cepat rasanya seperti sedang dibonceng Lorenzo saja,pembalap moto GP favoritku.

Aku menunjukkan letak rumahku,akhirnya setelah melewati perjalanan yang menegangkan aku sampai di depan rumahku.Aku turun dan melepas helm lalu menyerahkannya padanya.

“Terima kasih sunbae maaf merepotkanmu.Aku Jung Soojung  siswa kelas tiga Seoul International Middle School.”Aku membungkuk memberinya salam sunbae itu pun membungkuk dari atas motornya.

“Aku L siswa kelas tiga senior high school.Lainkali hati-hati Soojung-ssi!”sunbae itu mengakhiri ucapannya dengan sebuah senyuman yang membuatnya sangat menawan di mataku.Aku tersenyum memandangi kepergiannya.

“Nona!nona darimana saja kami semua mengkhawatirkanmu.”Park ahjumma pelayanku dengan tergesa-gesa menghampiriku.

“Aku dari rumah teman ahjumma lagipula Eomma dan Appa tidak mencariku kan.”Aku berjalan meninggalkan Park ahjumma masuk ke kamarku.Di kamar aku terbayang wajah laki-laki yang menolongku tadi suaranya yang indah,hidungnya yang mancung,sorot matanya yang tajam juga senyumnya yang menawan kembali berputar di pikiranku.

@@@@@@@@@@@@

Keesokkan harinya aku mengulang hal yang sama yaitu pulang sendiri namun kali ini aku mencoba berjalan kaki,aku melewati sebuah sma khusus laki-laki di depan gerbangnya ada beberapa siswa terlihat sedang berbincang-bincang seragam mereka!itukan seragam yang dipake L oppa kemarin.Aku mencari-cari L oppa dari luar sekolah namun ia tidak terlihat,akhirnya kuputuskan kembali berjalan namun lima orang siswa dengan seragam berantakan dan tampang yang seram menghalangi jalanku.

“Mau kemana adik kecil?”mereka melihat seragamku jadi mereka memanggilku adik kecil.Salah satu dari mereka memegang bahuku reflek aku melepaskannya aku berjalan mundur ternyata mereka sudah mengepungku.Jantungku berdetak lebih cepat kakiku gemetar keringat membasahi dahi dan tanganku.

“Kau takut?Kami bukan oppa yang jahat ko!”Seorang dengan badan yang cukup besar menyentuh pipiku.

“Kau pasti anak orang kaya jadi berikan uangmu pada kami.”laki-laki yang terlihat seperti ketua gang itu membentakku dan menarik paksa tasku,orang-orang di sekitar hanya diam mereka tidak menolongku sama sekali.

“TOLONG!TOLONG AKU!Emph…”Aku berteriak minta tolong namun mereka membekapku.Menyebalkan sekali siswa-siswa yang lain hanya melihatku dengan wajah kasihan tidak ada niatan untuk membantuku.

Bugh!Bruk!si ketua gang yang tadi menarik paksa tasku kini tergeletak di tanah.

“Brengsek!sudah kuperingatkan untuk tidak memalak lagi.”terjadi pertarungan lima lawan satu,aku tertunduk di tanah sambil menangis.

Seseorang menyerahkan tasku aku mengangkat wajahku dan terlihat sosok L oppa dengan keringat bercucuran dan wajah yang sangat merah.Dia menarikku lalu memberhentikan taksi, L oppa memberi isyarat agar aku masuk ke dalam taksi.

“Pa tolong antarkan dia ke perumahan di daerah Hongik ini uangnya sisanya ambil saja pa.”kulihat nafasnya masih terengah-engah.

Taksi pun berjalan meninggalkan L oppa kulihat lewat jendela L oppa sudah tidak ada.Aku belum sempat berterima kasih padanya dan sepertinya aku benar-benar jatuh hati padanya.

@@@@@@@@@@@@

Seoul,Enam tahun Kemudian

Seorang perempuan cantik berjalan menuju stasiun diikuti oleh dua orang pria yang sepertinya adalah pengawalnya.Perempuan cantik itu menghampiri seorang pria tua yang sedang membersihkan kereta karena memang jam sudah menunjukkan pukul 20.15 saatnya para petugas membersihkan kereta.

“Permisi paman!”sapa sang perempuan,pria tua itu menghentikan aktivitasnya lalu menatap dengan bingung ke si perempuan cantik itu juga ke arah dua orang pengawalnya.Si perempuan memberi isyarat agar kedua pengawalnya memberinya privasi sebentar.

“Paman bisa bicara sebentar?”

“Ah iya,Mari!”si pria tua itu mempersilahkan si perempuan duduk di bangku stasiun.Stasiun tampak sepi hanya terlihat beberapa petugas sedang membersihkan kereta dan stasiun.

“Ada perlu apa?”tanya si pria tua itu memecah keheningan diantara mereka.

“Ah perkenalkan aku  Jung Soojung,ada yang ingin kutanyakan pada paman.”Krystal memperkenalkan nama koreanya.

“Aku Kang In,Soojung-ssi maaf kalo aku tidak bisa berbicara lama-lama karena kami akan kedatangan tamu.oh ya kau ingin bertanya tentang apa?”

“Paman apa kau masih ingat dengan anak laki-laki dia memakai seragam Songjil wajahnya tampan hidungnya mancung dan dia turun di pemberhentian terakhir,apa kau mengenalnya?”

Si pria tua terlihat sedang berpikir dengan keras,”Ah iya bahkan dia memanggilmu paman,namanya L!”

“Oh anak itu,iya aku mengenalnya memangnya kenapa?”wajah Krystal mulai berseri-seri mendengarnya.

“Apa kau tahu dimana ia sekarang?”suara Krystal terdengar penuh semangat namun paman yang bernama Kang In itu menggelengkan kepalanya.

“Aku tidak tahu,sekitar enam tahun yang lalu dia pamit pergi ke Jepang katanya ia kuliah disana,dia anak yang rajin setiap hari ia selalu membantu kami membersihkan gerbong kereta.Dia sudah membantu kami sejak dia smp tapi selama itu aku tidak tahu kalo dia ternyata anak dari”seorang teman Kang In tiba-tiba memanggil.

“KANG-IN AYO CEPAT!TAMUNYA SUDAH DATANG!”Kang In segera mengacugkan jempolnya  tanda mengerti.Kang In segera beranjak dan pamit pada Krystal.

“Ah Soojung-ssi tamunya sudah datang aku harus pergi.”panggilan Krystal menghentikan langkah Kang In.

“Paman!jika kau punya berita tentangnya tolong hubungi aku,ini kartu namaku.Paman terima kasih banyak.”Kang In mengambil kartu nama yang Krystal berikan.

“Baiklah,Annyong!”Kang In sedikit berlai meninggalkan Krystal.Sementara Krystal dan pengawalnya pun meninggalkan stasiun.

Krystal memasuki mobilnya dengan tidak bersemangat,seminggu lagi hari pernikahannya sementara ia tidak tahu siapa dan bagaimana rupa calon suaminya.Untuk masalah pernikahan ia tidak terlalu peduli karena selama ini hidupnya selalu diatur orang tuanya dan Krystal selalu mematuhinya tapi ada sesuatu yang mengganjal hatinya yaitu ia ingin bertemu dengan L  orang yang pernah menolongnya beberapa waktu silam dan orang yang telah membuatnya jatuh cinta pertama kali.Krystal ingin sekali bertemu dengan L  untuk mengucapkan terima kasih dan ingin sekali melihat L  untuk yang terakhir kalinya karena setelah menikah nanti Krystal dan suaminya akan tinggal di Milan ‘kota mode dunia’.Desainer adalah cita-citanya sejak kecil dan Krystal ingin meniti karir disana dan si calon suami menerima semua keputusan Krystal.Tak terasa ia sudah sampai di rumahnya,dengan langkah gontai ia memasuki rumahnya,di dalam rumah ibunya sudah menunggu kedatangannya.

“Krystal-ah!Kau akan bertemu dengan calon suamimu lusa di Bum’s Cafe jam 11 ya.Oh ya eomma sudah bertemu dengannya dan dia mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya karena baru bisa menemuimu dan kau juga harus dandan yang cantik ya jangan mempermalukan kami arasso!”Krystal mengangguk pelan lalu masuk ke kamarnya.

Di sebuah cafe. . .

“Hey Leeteuk-ssi mana tamunya?apa boleh kita makan apa saja yang kita mau?lalu siapa yang akan membayarnya?memangnya kau punya uang untuk makan ini?”Kang In bertanya pada temannya yang daritadi sibuk dengan makanannya.Dia yang baru tiba di cafe bingung karena teman-temannya makan sepuasnya namun ia tidak melihat wajah si tamu.

“Semuanya terima kasih sudah datang,Aku ingin mengucapkan banyak terima kasih pada paman semua karena sudah mengajarkanku pelajaran hidup paling berharga bagiku.Dari kalian aku belajar menghargai orang lain,saling menolong dan kalian juga yang mengajarkanku untuk menjadi manusia yang cerdas yang selalu berpikir positif dalam menghadapi sesuatu dan menyelesaikan masalah.Hari ini juga ijinkan aku menyenangkan kalian dengan sebuah suguhan yang tidak ada apa-apanya dibandingkan yang kalian berikan padaku.Semunya bersenang-senanglah!”seorang pria muda berdiri di tengah-tengah kemudian mengangkat tinggi gelasnya.Kang In sedikit tercengang ternyata tamu yang ditunggu-tunggu adalah L atau Kim Myungsoo.Kang In segera berdiri dan menghampiri  Myungsoo  ia meninggalkan Leeteuk yang sedang asik melahap steaknya.

“L Kim!”pria muda yang sedang melahap kue kering menghentikan aktivitasnya lalu menatap Kang In.

“Paman!”mereka pun berpelukan melepas rindu.

“Kau memotong rambutmu!Akhirnya rambut panjangmu itu tidak menutupi wajah tampanmu lagi.”Kang In mengacak-acak rambut Myungsoo.

“ Hahaha paman.Bagaimana kabar paman?”

“Aku baik-baik saja.hey kau tahu semua pegawai disini sangat kaget ternyata bocah pendiam  yang sering  membantu kami ini adalah anak direktur.Kau membohongi kami ya!”Kang In memukul pelan bahu Myungsoo.

“Aku tidak pernah berbohong aku Cuma bilang ayahku berada di tempat yang sangat jauh itu memang kenyataan kan?ayahku selalu pergi ke luar negeri dan aku tidak pernah meminta uang pada kalian tapi kalian saja yang memberiku uang,lagipula tidak baik menolak pemberian.itu benar kan paman?”Myungsoo   membela diri dengan sedikit bercanda.

“Itu karena kami menghargai sikap baikmu yang mau membantu kami dengan sukarela.Oh ya tadi aku bertemu dengan seorang gadis dia nanyain kamu katanya dia ingin bertemu denganmu juga.”

Myungsoo mengerutkan dahinya ia berpikir siapa sosok yang mencarinya itu.”Siapa paman?”

“Aku juga kurang tau tapi bagaimana kalo besok malam di stasiun kalian bertemu?Aku akan menghubunginya.”tawar Kang In.Myungsoo pun menyetujuinya.

“Jam delapan saja paman.”

Acara malam ini pun ditutup dengan senyuman di wajah seluruh peserta tak terkecuali Kang In yang segera pulang untuk menghubungi Krystal.

@@@@@@@@@

Keesokkan harinya di tempat dan waktu yang telah disepakati Krystal turun dari mobilnyapengawal yang mengikutinya pun dilarangnya untuk mengikuti ia ingin pertemuannya kali ini benar-benar tertutup untuk umum.Krystal melangkahkan kakinya dilihatnya seseorang laki-laki tengah duduk di bangku dan sedang memegang dua gelas yang sepertinya berisi kopi.Krystal menghampiri pria itu.

“Annyong!”sapa Krystal yang kemudian duduk di samping pria itu.Pria itu pun mengangkat wajahnya dan menghadapkan pada Krystal.

“Maaf membuatmu menunggu,Aku Krystal.”Krystal mengulurkan tangannya untuk bersalaman namun si pria itu malah menatap Krystal bingung.

“Maaf nona sepertinya kau salah orang aku sedang menunggu kekasihku, ah itu kekasihku datang.Permisi!”Pria itu meninggalkan Krystal yang kini menutup wajahnya dengan tangan karena malu.

“Itu dia orangnya!”Krystal mengenal suara itu yang tak lain adalah suara Kang In ahjussi.Krystal menurunkan tangannya lalu mencari Kang In.Kang In melambaikan tangannya lalu mendorong pria tampan di sebelahnya.Pria tampan itu kini berjalan ke arah Krystal ketika jarak mereka hanya sekitar satu meter si pria tampan itu membungkuk Krystal pun balas membungkuk.

“Apa kau yang bernama Soojung?”Krystal mengangguk cepat perasaanya sangat senang karena akhirnya ia bertemu dengan orang yang membuat dirinya gelisah.Pria itu duduk di samping Krystal dan memandang lurus ke depan.Sedetik kemudian pria itu terlihat mengecek ponselnya.

“Ehm ada apa ingin bertemu denganku?”suara pria itu memecah keheningan diantara keduannya.

“Sunbae terima kasih telah menyelamatkanku saat kejadian enam tahun lalu saat aku dipalak oleh siswa SMA Soongjil.Mungkin kau lupa dengan kejadian itu tapi sekali lagi aku mengucapkan terima kasih.”

“Aku masih ingat semua itu.”ucap Pria bernama L itu sambil menatap Krystal dan ponselnya bergantian.

“Kau tidak usah berterima kasih seperti ini aku jadi merasa tidak enak.”

“Sebenarnya masih ada yang ingin kuucapkan. .. .”sekitar dua menit Krystal diam kemudian ia melanjutkan perkataannya kembali,”Sebenarnya aku menyukaimu Sunbae tapi……….kau tenang saja aku tidak akan mengganggumu karena aku akan segera menikah dan pergi ke luar negeri,hanya saja aku ingin menyatakan perasaanku ini agar selanjutnya aku tidak menyesal.Maafkan aku yang terlalu lancang ini.”

Myungsoo cukup tercengang dengan perkataan yang sepertinya sudah disiapkan sejak lama oleh Krystal.Sesaat kemudian Krystal bangun dari tempatnya lalu berdiri menghadap Myungsoo yang masih duduk.

“Terima kasih sudah mau menemuiku.Annyong!”Krystal membalikkan badannya dan meninggalkan Myungsoo seorang diri namun baru beberapa langkah sebuah suara memanggilnya.

“Soojung-ssi!Tolong sampaikan salamku pada suamimu kelak dan semoga kau bahagia bersamanya.”Krystal  tersenyum dan mengangguk kemudian melanjutkan langkahnya yang tertunda.

@@@@@@@@@@@

Pagi harinya Krystal sudah duduk manis di Bum’s cafe namun sudah lima belas menit ia duduk si calon suami belum datang juga hal itu membuat Jessica gelisah dan bola-balik menatap ponselnya.

“Permisi!Apakah kau Krystal Jung?”Krystal menatap orang di depannya dan betapa kagetnya ia karena di depannya sudah berdiri tiga wanita cantik yang sepertinya lebih tua darinya.Salah seorang perempuan itu menarik bangku dan duduk berhadapan dengan Krystal.

“Hey apa benar kau Krystal Jung?”tanya perempuan berambut hitam panjang dan bergelombang yang masih berdiri sambil memegang selembar foto.Krystal mengangguk pelan.

“Ne,Krystal imnida.”Krystal mencoba bersikap sopan pada ketiga orang asing yang sudah duduk di depannya.

“OMO!ternyata pilihan eomma sangat tepet,dia sangat cantik.”perempuan yang paling tinggi diantara ketiganya mengulurkan jari telunjuknya ke hadapan Krystal namun perempuan lain di sampingnya menepis tangan perempuan itu.

“Yuri-ah tidak sopan menunjuk orang,ehm perkenalkan kami adalah calon kakak iparmu Aku Yoona,yang tadi menunjukmu ini Yuri dan dia adalah Jessica istri dari kakakku yang pertama.Myungsoo bilang ia sedang rapat jadi dia meminta  kami menjemputmu.”Perempuan yang terlihat dewasa itu memperkenalkan dirinya dan dua orang di sampingnya.Krystal hanya mengangguk yang ada dipikirannya adalah tiga orang perempuan ini mengaku sebagai calon kakak iparnya dan mereka semua memiliki wajah yang cantik ini berarti calon suami Krystal kelak berkemungkinan memiliki wajah yang tampan.

“Anak itu terlalu sibuk gimana kalo menikah nanti ya?”Perempuan bernama Yuri tiba-tiba berceletuk lalu mendapat cubitan dari Jessica.”Dia akan berubah setelah menikah,percayalah!”bela Jessica.

“Sudahlah sebaiknya sekarang kita segera mengantarnya!oh ya Krystal-ah  jangan sungkan memanggil kami dengan ‘eonnie’ ya.”Krystal  kembali mengangguk lalu mengikuti mereka bertiga memasuki sebuah mobil mewah.

Selama perjalanan  Krystal  diberondong dengan banyak pertanyaan dari ketiga calon kakak iparnya.

“Krystal-ah  kenapa kau menerima perjodohan ini?”tanya Jessica.

“Aku ingin membuat orang tuaku senang.”

“Hey apa kau tidak shock karena baru bertemu dengan calon suamimu beberapa hari sebelum pernikahan?”Kini giliran Yoona yang bertanya.

-Krystal  hanya tersenyum-

“Bagaimana kalo Myungsoo  tidak sesuai harapanmu,ah maksudku bagaimana kalo Myungsoo itu jelek?”Yuri pun tidak ingin kalah dengan kedua saudaranya ia pun melontarkan pertanyaan.

“Aku percaya dia orang yang memiliki wajah yang cukup baik karena dia mempunyai tiga orang kakak perempuan yang berparas cantik.”jawaban Krystal  ini cukup membuat tiga orang perempuan itu tersenyum tersipu malu.

“Kita sampai!”Yoona memberi aba-aba agar mereka semua turun.Saat memasuki gedung kantor para pegawai memberi hormat.

“Oppa!”Yuri memanggil pria yang sedang berjalan hendak memasuki lift.Yuri sedikit berlari menghampiri pria itu.

“Yunho oppa ini dia calon istri Myungsoo,Krystal-ah  ini Yunho oppa suamiku kakak ipar Myungsoo.”Yuri memperkenalkan suaminya pada Krystal.Krystal  yang masih canggung hanya membungkuk dan tersenyum.

“Oppa dimana yang lainnya?”Yoona bertanya pada Yunho karena ia tidak melihat suaminya ataupun adiknya.

“Oh mereka ada di ruangan Yoochun,ayo kita kesana!”Yuri menggandeng tangan Yunho dan memimpin perjalanan menuju kantor Yoochun.

Di ruangan itu hanya ada Yoochun dan Jaejoong yang masih terlibat suatu pembicaraan.Krystal masih mengekor mereka di belakang.

Yoona menarik Krystal agar mendekat pada dua orang pria itu.

“Oppa ini Krystal jung,nah Krystal  yang ini Yoochun oppa suamiku. . .”

“Dan yang satunya Jaejoong oppa sekaligus anak tertua keluarga kami!”tambah Yoona.

“Dimana anak nakal itu oppa?”seakan-akan bisa membaca pikiran Krystal, Yoona bertanya pada suaminya.

“Dia ada di ruangannya kau antar Krystal ke ruangannya saja.”Yoochun meminta Yoona mengantar Krystal.

“Kenapa ga kita semua yang nganter?Aku ingin melihat ekspresinya  saat melihat calon Krystal  pasti seru!”Yuri terlihat sangat bersemangat untuk mengantar Jessica namun Yunho sudah menariknya terlebih dahulu.

“Kau disini saja,berikan mereka berdua waktu untuk saling mengenal!”

“Yoong kau juga antar Krystal sampai depan pintu saja ya!”Jaejoong sebagai anak pertama keluarga Kim menyuruh adik perempuannya itu,Yoona mengangguk lalu menunjukkan Krystal  ruangan Myungsoo.Krystal  memasuki ruangan yang berukuran yang tidak terlalu besar namun ia tidak melihat siapapun.

“Permisi!”Seru Krystal tapi tidak ada balasan yang ada hanya suara orang yang sedang berbicara sendiri sepertinya dengan ponselnya.

“Tuan Park aku ingin semuanya sudah selesai besok dan aku tidak ingin ada satu pun sektor yang terlewati,ah ne aku akan memeriksa laporanmu untuk rencana pengembangan kantor cabang di Jepang. . . .”

“Permisi!”Kali ini Krystal mendekati sumber suara yang ada di balik meja kerja disana ada seorang namja dengan teleponnya sedang merapikan map-map yang tercecer.Namja itu berbalik menghadap Jessica sekilas lalu kembali fokus dengan teleponnya.Namun yang terjadi dengan Jessica ia mundur kebelakang lalu menutup mulutnya yang terbuka lebar dengan tangannya.

“Tuan Park nanti kutelepon lagi.”Namja itu kini berdiri lalu merapikan jasnya yang sedikit kusut karena aktivitasnya tadi.

“Annyong!apa kabar?ah silahkan duduk!”Myugsoo menggiring Krystal ke sofa.

“Kau pasti Krystal Jung?Kenalkan namaku Kim Myungsoo. . .”Myungsoo mengulurkan tangannya.Krystal tidak merespon ia hanya diam.

“Krystal-ah!”Myungsoo mengibaskan tangannya di depan wajah Krystal,Krystal menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan.

“Hiks. . .hiks. . .”Krystal menangis dan membuat Myungsoo panic,sontak Myungsoo langsung memeluk Krystal,hal yang biasa ia lakukan saat Yoona atau Yuri menangis.

“Mianhe!aku tau kau pasti terkejut. . .”Myungsoo mengelus rambut panjang Krystal.

“Mianhe..”Krystal tetap tidak membuka suara.

@@@@@@@@@@@@@

Sementara suasana di Ruangan Jaejoong sangat ricuh.Yuri mondar-mandir sambil bergumam tidak jelas,sementara Yoona hanya menunduk sambil menggenggam tangan Yoochun.Yunho berdiri menatap jendela,sedangkan di sudut lain Jessica sedang memainkan kukunya menandakan kalau ia sedang cemas.Jaejoong yang daritadi paling terlihat santai bangun dari kursi kerjanya dan bergegas keluar ruangan.Jessica langsung mengejar suaminya diikuti yang lainnya.

Jessica menarik tangan Jaejoong,”Oppa!”

“Wae?”Tanya Jaejoong.

“Myungsoo sudah besar,biarkan saja mereka!”ucap Jessica, disusul dengan anggukan yang lainnya.

“Kalau kalian tahu Myungsoo sudah besar kenapa kalian terlihat sangat cemas bahkan seperti orang yang sedang menunggu kabar kematian?”Tanya Jaejoong lagi.

“Dia dongsaengku oppa?”Yuri mengutarakan alasannya.

“Ne,dan dia itu anak pendiam dan sangat kaku.Bagaimana kalau perjodohan ini dibatalkan karena Krystal tidak menyukai Myungsoo atau karena sikap Myungsoo yang aneh itu..”tambah Yoona.

“Dengarkan aku Myungsoo adikku juga dan dia sudah dewasa,seudahlah lagipula aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan di dalam.”Jaejoong membuka pintu ruangan Myungsoo dan melihat Myungsoo dan Krystal sedang berpelukan.

“Mereka bahkan sudah berpelukan!”ucap Yunho yang kaget dengan adegan itu.

Myungsoo dan Krystal segera menjauh dan Krystal segera menghapus air matanya.

“Aigo!!Krystal kau menangis?”Yuri menghampiri Krystal.

“Kau apakan Krystal?”Yuri mendorong Myungsoo.

“Aku tidak melakukan apa-apa noona!Krystal saja yang terharu karena akan menikah dengan pemuda tampan sepertiku.”Seketika Yoona menjitak kepala Myungsoo.

Myungsoo menghampiri Jaejoong yang masih berdiri di depan pintu dan memeluknya.

“Aku cinta kau Hyung!”Jessica,Yoochun dan Yunho yang berdiri tidak jauh dari aejoong langsung menatap tajam pada Myungsoo dan Jaejoong.

Kedua kakak beradik itu hanya tersenyum canggung.

“Kau saja yang jelaskan!”perintah Jaejoong pada Myungsoo.

-Flashback-

“Myungsoo eomma dan appa akan menjodohkanmu dengan anak teman appa,kau tidak boleh menolaknya.Arasso!”ucap Tuan Kim Heechul,ayah dari Kim Jaejoong,Kim Yuri,Kim Yoona dan Kim Myungsoo.

“Appa aku tidak mau,aku masih muda dan belum tertarik dengan hal sacral seperti itu,lagipula aku belum mengenal dengan yeoja yang akan menjadi calon istriku.Bagaimana kalau dia tidak sesuai dengan tipeku?atau dia hanya mengincar harta keluarga kita saja?”

“Cukup!yeoja itu anak yang baik dan dia buka yeoja matre.Dia anak yang mandiri dia bahkan memiliki bisnis sendiri.Pokonya kau harus menuruti perintah appa!”

“dan pernikahanmu akan dilaksanakan dua minggu lagi,kau harus bersiap-siap mengosongkan jadwalmu!Jae kau bantu adikmu mempersiapkan segalanya!”Heechul kemudian meninggalkan kedua putranya.

“Hyung bagaimana ini?”Tanya Myungsoo cemas.

“Sudahlah kau terima saja perintah appa lagipula kalau kau menikah dengannya kau tidak akan menyesal,aku jamin!”Myungsoo memandang sinis pada kakaknya.

“Memangnya hyung pernah ngerasa dijodohin dan memangnya hyung tahu siapa yang akan dijodohkan denganku?”

Jaejoong tersenyum sarkatis,”heh bocah kecil,aku sudah pernah melihat calon istrimu.”

“dimana?kapan?bagaimana rupanya?”Tanya Myungsoo tidak sabar.

“dua hari lagi aku akan mengirim foto dan profilenya ke e-mail mu tapi ada syaratnya!”

“Apapun syaratnya akan kulakukan!”jawab Myungsoo mantap.

“Syaratnya sangat mudah!kau hanya perlu membantuku menyelesaikan proyek-proyek perusahaan yang ada di luar negeri.Bagaimana?mau?”tawar Jaejoong.

“Aaah itu merepotkan,memangnya tidak ada syarat yang lainnya?”

“Tidak ada!Ayolah aku hanya ingin mengajak Jessica pergi selama tiga hari,dan kau menghandle pekerjaanku.itu tidak berat ko.”

Setelah berpikir panjang Myungsoo pun mengiyakan tawaran Jaejoong.

Dua hari kemudian ia menerima e-mail dari kakaknya tentang profil Krystal dan secara tidak sengaja mereka dipertemukan kembali di stasiun.

Flashback End

 

“ehm Krystal-ah maukah kau menikah denganku tanpa ada unsur paksaan sedikitpun?”Myungsoo melamar Krystal di depan kakak-kakaknya.

“hei nona!apa jawabanmu?”Myungsoo mendesak Krystal yang hanya terdiam dan tersenyum.

Shocking Day

Shocking Day

Cast :

Krystal Jung

Choi Jinri

Kang Jiyoung

Bae Suzy

Im Yoona

Kwon Yuri

Jung Yunho

Jessica Jung

and others

Genre : –

Pagi itu,ruang biologi Seoul Senior High School mulai terlihat ramai.Hilir mudik siswa kelas XII Science 3 yang menempati ruangan itu pada jam pertama bercampur-baur tidak jelas.Seragam berwarna biru dengan motif kotak-kotak yang digunakan pun turut meramaikan suasana kelas itu.Beberapa anak perempuan terlihat sedang mengobrol dengan seru,topik yang dibahas pun tidak jauh dari acara televisi  yang mereka tonton tadi malam atau mengenai berita terbaru seputar artis idola mereka atau sebuah topik yang lebih menarik yang berhubungan dengan sang Pujaan hati.Di sudut yang berbeda beberapa anak sedang asyik menyalin tugas sementara seorang anak sedang sibuk menjajakan dagangannya,kali ini dia membawa risol, pastel, kue dan nasi uduk yang tentu saja rasa dan kualitasnya terjamin.

Kriiiiing!!!Bel sekolah berbunyi menghentikan sementara aktivitas siswa kelas XII Science 3,kenapa sementara?karena mereka pasti akan melanjutkannya lagi di kesempatan berikutnya.Dua orang guru perempuan dengan paras cantik memasuki kelas sambil tersenyum menyapa para siswa.Guru yang mengenakan blouse bewarna merah marun  bernama Yoona Songsaenim sedangkan guru dengan rambut dikuncir satu biasa dipanggil Yuri Songsaenim.Kim Myungsoo atau yang akrab disapa L memimpin teman-temannya berdo’a dilanjutkan dengan memberi salam pada guru.Selesai berdo’a kini giliran Yuri Saem mengabsen siswa kelas XII Science 3 ini.

”Kang Minhyuk.”

“Hadir.”

“Lee Jeong Min.”

“Saya Bu.”

Tok. . .Tok. . .Dari balik pintu nampaklah seorang anak perempuan mengenakan dengan rambut hitamnya yang tergurai berantakan dan tas ransel hitam di punggungnya.Anak perempuan itu berjalan memasuki kelas sambil cengar cengir menampilkan deretan giginya yang sudah rapi karena bantuan kawat gigi,ia duduk di samping anak perempuan berkulit putih dengan rambut panjang hitam dan masih keturunan cina yang bernama Choi Jinri yang biasa dipanggil Sulli.Yuri Saem pun melanjutkan aktivitas yang tadi sempat tertunda karena kedatangan si Anak perempuan dengan nama asli Jung Soojung tapi lebih suka dipanggil Krystl.Acara mengabsen telah selesai inilah saat yang paling ditunggu oleh Lee Kikwang si ahli biologi dari Retweet atau ‘Regenaration of Twelve Science Three’ nama gaulnya XII Science 3 tapi tidak bagi Krystal yang sudah berkali-kali menguap dan dengan tangan yang menopang dagu menahan kantuk karena malam harinya ia habiskan untuk menonton pertandingan bola antara Manchester City melawan Manchester United bersama ayah dan kakak laki-lakinya.

“Nah sekarang kita akan melanjutkan pembahasan tentang penyakit menurun.Albino,buta warna dan gangguan mental sudah ibu jelaskan,ada yang masih belum mengerti?”tanya Yoona Saem dengan semangat yang dijawab dengan keheningan.

“Ya sudah kalo gitu sekarang kita bahas penggolongan darah,lihat ke layar semuanya!”Yoona Saem dengan lugas menjelaskan materi penggolongan darah yang merupakan subbab Hereditas.Setelah menjelaskan Yoona Saem memberikan soal latihan pada anak-anak.Krystal yang duduk di barisan terakhir akhirnya menundukkan kepalanya di meja ia memejamkan matanya dan ia pun tertidur.Sulli yang sedang berdiskusi dengan “JIJI” singkatan untuk Suzy dan Jiyoung membangunkan Krystal.

“Krys bangun!Krys bangun!disuruh ngerjain soal nih.”awalnya Sulli hanya memanggil namun tidak ada tanggapan dari Krystal,kemudian ia mencoba menggoyangkan tubuh Krystal ternyata cara ini sangat ampuh.Krystal dengan mata merah dan wajah kusut bangun,”Waeyo?”tanya Krystal seraya mengucek matanya.

“Ya ampun Krys tidur mulu,ini disuruh ngerjain soal.Kerjain gih ntar disuruh maju loh.”Suzy yang daritadi sibuk dengan tugasnya kini mengeluarkan suaranya.Jiyoung dan Sulli mengangguk setuju.Dengan malas-malasan Krystal mengeluarkan buku tulis biologi dan pensil,”Mana soalnya?”

Jiyoung menunjuk ke arah papan tulis di depan,”Tuh!”

Krystal membaca soal dengan pelan-pelan,tulisan di papan tulis terlihat agak berbayang.

Seorang perempuan dengan golongan darah AB menikah dengan laki-laki bergolongan darah O.Prosentase kemungkinan golongan darah anak mereka adalah. . .

Tiba-tiba saja mata Krystal membesar setelah membaca soal,ia merasa soal ini mencerminkan keluarganya hanya saja jika di soal sang ayahlah yang bergolongan O namun pada kenyataannya Ibunya Krystal lah yang bergolongan darah O dan Ayahnya bergolongan darah AB.Krystal merasa soal ini cukup mudah karena ia tinggal menulis golongan darah kakak laki-lakinya dan kakak perempuannya yang masing-masing bergolongan A dan B kemudian ia tinggal menambahkan golongan darahnya yang bertipe AB.Dengan semangat ia bertanya pada ketiga temannya untuk mencocokkan jawabannya.

“Eh jawabannya gini bukan?”ia menyodorkan buku tulisnya.Suzy yang lebih mahir pun menggelengkan kepalanya,”Bukan Krys,coba deh kerjainnya sambil lihat buku paket halaman 137.”saran Suzy.Tidak terima dengan jawaban Suzy,Krystal bertanya pada Sohyun dan lagi-lagi gelengan yang ia dapat.

“Jawabannya ga ada AB nya,yang bener cuma ada dua tipe golongan darah A dan B aja.Coba cek lagi deh.”

“Masa sih?jawabannya udah bener ko.”

Ucapan Sohyun meninggalkan tanda tanya besar dalam pikiran Krystal,apa maksudnya dengan tidak ada anak bergolongan darah AB dari orang tua bergolongan darah O dan AB.Meskipun ia lemah dalam pelajaran yang satu ini tapi kali ini dia tidak mau menyerah dan yakin dengan jawabannya.Kali ini Sohyun, Jiyoung, Suzy dan Sulli yang biasanya mendapat nilai yang lebih tinggi darinya PASTI SALAH.Krystal merasakan jantungnya berdetak lebih cepat,tubuhnya terasa lemas dan wajahnya memucat.

“Sini Krys aku jelasin,Golongan darah AB itu mempunyai genotipe IAIB kalo golongan darah O itu IOIO.Nah kalo AB itu kan heterozigot sedangkan O itu homozigot berarti kemungkinan golongan darah anaknya ada 2 yaitu yang bergolongan darah A dan B aja.”Sulli menjelaskan sambil membuat coretan di sebuah kertas berwarna hijau polos.

P1

Ibu (AB)

Ayah (O)

Genotif

IAIB

IOIO

Gamet

IAIB

IOIO

F1

IAIO (A)   , IBI(B)

 

Keringat terus bercucuran membasahi tubuh Krystal selama ia mendengar penjelasan dari teman-temannya.Tubuhnya kini bergetar seperti orang yang menggigil kedinginan,air mata mulai berjatuhan.Dadanya sesak dan nafasnya tidak teratur,Isak tangis kini membahana di kelas itu.Yoona Saem dan Yuri Saem tergopoh-gopoh menghampiri Krystal yang masih menangis dan sedang ditenangkan oleh beberapa temannya.

Terkejut,bingung dan takut tiga kata itu membayangi pikiran Krystal saat ini,bagaimana tidak terkejut jika mengetahui golongan darah kita berbeda dari golongan darah orang tua kita.Bingung dengan kenyataan ini dan takut jika ini benar apa yang akan terjadi selanjutnya.Apakah ia akan dikucilkan ataukah menjadi bahan ejekan orang sekitarnya?

Puncaknya Krystal berteriak histeris,teman-temannya dan kedua guru yang mengajarnya cukup kewalahan menghadapi Krystal yang bersikap layaknya seseorang yang kerasukan makhluk halus.Krystal berteriak sangat kencang sampai akhirnya ia jatuh pingsan.

*******************

Seorang anak perempuan yang baru saja bangun dari tidurnya segera berlari menghampiri ibunya.Tangisnya pecah ketika ia berada dalam dekapan hangat ibunya,keringat yang membanjiri dahinya pun tidak ia hiraukan.Jantung yang tadi berdetak melebihi batas normal kini sudah kembali normal.Hal sederhana yang dilakukan seorang ibu dapat membuat hati sang buah hati tenang.

“Ada apa?”tanya Ibu dengan suara lembutnya yang menyejukkan hati.Krystal menengadahkan kepalanya,menatap wajah ibunya yang membawa ketenangan.

“Tadi aku mimpi buruk eomma,di mimpinya aku bukan anak kandung eomma dan appa soalnya golongan darah aku beda sama golongan darah eomma, appa, Yunho oppa dan Sica eonnie. . .hiks. . .hiks. .”Krystal tidak dapat menyembunyikan perasaannya,tangisnya pun pecah.Ia menenggelamkan kepalanya pada tubuh eommanya,sedetik kemudian dirasakannya seseorang membelai rambutnya.

“Udah ga usah nangis lagi!itu Cuma mimpi aja ko,kamu itu anak kandung eomma dan appa.Lahirnya juga dari perut eomma di Sejong Hospital.Oh iya ada cerita lucu loh waktu kamu lahir,mau appa ceritain ga?”tak ada jawaban dari Krystal,hanya saja tangisnya mulai reda.

“Aku mau denger appa,ceritanya kayak gimana sih?”Jessica,Kakak perempuan Krystal sekaligus anak kedua keluarga ini terlihat sangat antusias dengan perkataan sang ayah.

“Dulu tuh Yunho dan Sica itu susah makan,tapi kalo udah liat lambang Mc’D atau KFC langsung pada bilang lapar.Hari itu hari Rabu tanggal 23 Oktober eomma kan ulang tahun jadi kita pergi makan di KFC,tapi pas eomma lagi pesen makanan tiba-tiba aja eomma ngerasa mules.Kayaknya sih bayi yang ada di kandungan eomma tuh ingin ikutan makan juga deh. . .”

“Hahaha. . .hahaha,terus pa?”Yunho yang baru saja tiba dari Rumah Sakit untuk mengambil hasil tes lab menimpali.

“Air ketuban eomma tuh udah pecah di KFC,langsung aja appa bawa eomma ke rumah sakit.Sampai di rumah sakit eomma udah ga mules lagi,bener-bener ngerjain itu anak!Sama dokter eomma dikasih perangsang supaya mules dan akhirnya eomma melahirkan besoknya.”Krystal yang semula diam kini ikut menanggapi cerita appanya.

“Jadi aku anak kandung eomma dan appa?”appa dan eommaa mengangguk kompak.

“Krys kan anak kandung eomma sama appa,emang kata siapa bukan anak kandung?”Yunho yang baru bergabung tidak mengetahui cerita sebelumnya,Sica pun menjelaskan tentang mimpi adik bungsunya itu.Yunho hanya tertawa mendengar cerita tentang mimpi Krystal.

“Nih hasil tes Lab kemarin.Emang siapa yang bilang golongan darah Krys AB?orang yang bener golongan darah kamu B sama kayak oppa.Terus kata dokternya juga kamu ga kena kanker ko itu Cuma iritasi kulit aja.Dasar lebay!kulit baru merah-merah sedikit udah dikira kanker.”Yunho menyodorkan map berisi hasil tes Lab.

“Makanya kalo belajar tuh yang bener,jangan setengah-setengah.Terus kalo mau tidur itu baca doa dulu biar tidurnya bermutu ga kayak tadi malah dapat mimpi buruk kan.”Sang Ibu memberi nasihat pada ketiga anaknya dengan senyuman yang menghiasi wajahnya.

“Oh iya Krys emang sebelum tidur belajar biologi dulu?”tanya Sica yang penasaran bagaimana asal-usul mimpi adiknya ini.Karena seperti kejadian sebelumnya Krystal mimpi bertemu kadal raksasa yang bersiap menerkamnya setelah menonton film ‘Anaconda’. Krystal hanya memamerkan giginya.

“Aku belajar tentang golongan darah buat ulangan biologi sambil nonton sinetron ‘Putri yang Tertukar’ hehehe. .”Jawaban Krystal ini mendapat jitakan dari kedua kakaknya.

*******************

Pantry I’m in Love

Judul : Pantry I’m In Love [1shoot]

Cast : Jessica Jung,Kim Jaejoong,Donghae,Yoona,Krystal Jung,Yoochun,Seohyun

Genre :Romance,family

Author : FafaJung

 

FLASH BACK

‘‘Mianhe,kita putus.’’

‘‘waeyo oppa??apa salahku?’’isak seorang yeoja yang tidak menerima keputusan sepihak kekasihnya.

‘‘kau belum pantas menjadi seorang istri,semoga kau mendapat penggantiku.’’

‘‘apa karena aku tomboy,tidak bisa masak dan pemain futsal?’’

Namja tersebut mengangguk, dan hendak meninggalkan yeoja tersebut

‘‘oppa berikan aku dua minggu untuk mengubah semuanya,kumohon!!’’yeoja tesebut memelas

‘‘baiklah,tapi hanya dua minggu dan selama itu kita break dulu.’’

‘‘tapi setelah itu kita bersama lagi’kan’?’’ tanya yeoja itu sekali lagi

“akan aku pertimbangkan!!” namja tersebut meninggalkan yeojanya sendirian.

FLASH BACK END

Jessica POV

Di sebuah rumah yang tergolong mewah bergaya Eropa klasik,tinggalah dua orang kakak-beradik.Sang kakak bernama Jessica Jung dan sang adik bernama Krystal Jung.Mereka hanya tinggal berdua sedangkan kedua orang tua mereka tinggal di California sibuk mengurusi bisnisnya dan Anak tertua keluarga ini,Jung Yunho sedang melanjutkan pendidikan strata tiganya di Cambridge University.

“Krystal!!” panggil seorang yeoja cantik tapi agak sedikit jutek,yaitu Jessica.

“ada apa eonnie??” Tanya Krystal disela-sela masaknya.

“ajarkan aku masak krys!”ucap Jessica masih dalam posisi tiduran di sofa

“hahaha,ada angin apa eon?sampai kau minta diajarin masak?”Tanya krystal yang masih menggeluti masakannya sambil sesekali mencicipinya

Jessica bangkit dari sofa menghampiri Krystal yang ada di dapur.

“ayolah krys,bantu aku!bantu kakakmu ini!”Jessica memohon pada Krystal dan menarik-narik baju Krystal

Krystal pun menghentikan kegiatannya itu,lalu menatap kakaknya dengan tatapan membunuh.

“eonnie ada apa sih?kau tahu ga ini adalah tugas dari dosenku.”

Sepertinya Krystal kesal dengan sikap manja dan anehku.

“Krys,aku break dengan hae-oppa.”

“waeyo eonnie?” Tanya Krystal antusias dan menghampiriku

“katanya aku tidak cocok menjadi istrinya,alasannya aku tidak bisa memasaklah,tomboylah,sembrono,aaahh!” aku kesal mengingat kejadian kemarin sore

“lalu?” Krystal masih bingung dengan perkataanku

“ajarkan aku masak!kumohon!hae-oppa hanya memberikan waktu dua minggu”

“mwo?dua minggu?. . . .eonnie,bukannya aku tidak mau tapi akhir-akhir ini aku sibuk ujian.mianhe” ucapnya lemas

Jessica terlihat sedih mendengar perkataan adik kecilnya itu,harapannya untuk kembali merajut hubungannya dengan Donghae pupus sudah.

Tes!air mata Jessica jatuh

“tapi eonnie aku tahu tempat kursus masak professional!”ucapnya antusias

“benarkah?dimana?” semangatku kembali membara

“dosenku di kampus mempunyai tempat kursus masak eon,dia orangnya baik,cara ngajarnya oke dan satu lagi penampilannya yang tidak kalah menarik.gimana mau ga??” tawar Krystal

“baiklah,besok sudah mulai kursus ya!!”

“akan kutanyakan dulu pada dosenku,kuharap dia mau memberikan private padamu eon.”

Aku pun memeluk Krystal.

KEESOKAN HARINYA (Hari 1 tantangan Jessica)

“eonnie,aku berangkat!” ucap Krystal sembari meraih tasnya

“lalu aku?” tanyaku bingung

“ah tenang saja eon,nanti siang aku kabarin deh.” Krystal pun berlalu

Aku pun melihat jam menunjukkan pukul tujuh pagi,segera aku bangun dan mencoba melakukan pekerjaan yang hamper tidak pernah kukerjakan.Aku memulai dari membereskan tempat tidur,membersihkan kamar dan ruangan lain.

Jessica POV end

Author POV

Hari ini Krystal akan menemui guru Kim untuk menyerahkan laporannya dan satu lagi untuk konsultasi mengenai masalah kakaknya.Krystal adalah mahasiswi semester 4 jurusan tata boga,tahukah kau apa sih alasan krystal ambil jurusan ini??

“Guru ini laporanku minggu ini.”Krystal meletakkan map biru di atas meja

“duduklah!” guru Kim mempersilahkan Krystal duduk,ia pun sibuk membolak-balikkan map biru tadi

“guru!” seru Krystal

“waeyo?sepertinya ada yang ingin kau katakan?” guru Kim adalah dosen yang paling dekat dengan Krystal,karena usia guru Kim sama seperti usia kakak laki-lakinya.

“begini,sebelumnya kan aku pernah cerita padamu alasan aku ambil jurusan tata boga ini.”

“hem,lalu ada apa?” Guru kim meletakkan map biru tadi dan menatap Krystal

“sepertinya eonnieku tertimpa masalah yang sama untuk kedua kalinya,kumohon guru membimbingnya untuk memasak.apa hari ini guru bisa mengajarinya memasak?ya minimal memegang pisau dengan benarlah.”Krystal memohon pada gurunya itu

“hahahaha,segitu parahnyakah eonniemu itu krys?” guru Kim sedikit kaget mendengar perkataan muridnya tadi

Krystal mengangguk pelan.

“hem,baiklah jam dua belas di tempat kursusku,kau tahu kan tempatnya?aku akan memberikan es privat untuk eonnimu itu.”

Krystal tersenyum senang “Kamsahamnida guru!”

Krystal pun keluar dari ruangan Kim songsaenim,dan segera menghubungi Jessica.

“hallo eonie,hari ini kau akan mulai les jam dua belas aku tunggu kau di depan gedung Kim’s corp.”

“. . . . . . . . . . . .”

“ah eonnie,aku tak mau tahu kau harus datang ke tempat itu tepat waktu!arasso!”

“ . . . . . . . . . . . .”

“nah gitu dong eonnieku sayang”

Jessica POV

‘Ah lelah sekali membereskan rumah,lebih baik aku istirahat sebentar’

Tiba-tiba ponselku bordering.

“Hallo!”

“hallo eonie,hari ini kau akan mulai les jam dua belas aku tunggu kau di depan gedung Kim’s corp.”

“apa kenapa jam dua belas?aku masih lelah krys,habis membereskan rumah.aku perlu istirahat.”jelasku pada Krystal di telepon

“ah eonnie,aku tak mau tahu kau harus datang ke tempat itu tepat waktu!arasso!”

“ah kenapa kau memaksa sih?baiklah. . .” aku berpikir tujuanku untuk kursus adalah agar aku kembali dengan hae-oppa

“nah gitu dong eonnieku sayang”

*******************************

Jam kamarku menunjukkan pukul 11.30 aku bersiap-siap menuju gedung Kim’s Corp

Sesampainya di depan gedung,aku melihat sosok seorang yeoja yang kukenal,yang tak lain adalah adikku.aku pun menghampirinya.

“Krys!” panggilku

“ah eonnie,ayo kita masuk sepertinya guru Kim sudah menunggu.” Krystal menarik tanganku memasuki gedung itu,menuntunku pada sebuah ruangan mewah.

“Permisi,saya krystal murid dari guru Kim.aku sudah membuat janji dengannya.” Ucap krystal pada seorang resepsionis

“tunggu sebentar ya nona.” Pegawai tersebut memasuki sebuah ruangan

Aku mendengar pembicaraan beberapa yeoja.

“ah mengapa jadwal guru kim sangat padat ya,sampai kita haru diajarkan oleh asistennya.”

“iya,katanya ia hanya mengajar murid berkebutuhan khusus,ah padahal guru kim lebih enak dan lebih baik”

“dan lebih tampan” ucap yeoja lain menimpali

“hahaha” ketiga yeoja tersebut tertawa dan berlalu.

Pegawai tadi menghampiri kami,dn menunjukkan sebuah ruangan.

“silahkan,direktur kim sudah menunggu.”

“kamsahamnida.” Ucapku dan krystal bersamaan

Kami berdua pun masuk kedalam,aku terpana melihat ruangan berukuran kira-kira 10×8 meter itu.awalnya kukira ruangan direktur berisikan meja computer,rak buku,file-file yang bertumpukan.ternyata dugaanku salah.disana terlihat sebuah pantry sederhana dan sofa.

“Krystal!” sambut seorang laki-laki tampan berambut hitam

“guru!anneyong!” sapa Krystal

“hahaha krys,kau ini sudah kubilang diluar kampus panggil saja oppa,bukankah aku seumuran dengan oppamu?”

“ne oppa!oh iya ini eonnieku!” Krystal menyeggol tanganku

“ah anneyonghaseyo Jessica jung imnida.” Aku pun memperkenalkan diriku padanya

“kim jaejoong imnida.” Namja tersebut mempersilahkan kami duduk di sofa yang telah disediakan

“aniyo oppa,aku masih ada kelas hari ini.kau langsung saja mengajarkan eonnieku ini.”

“baiklah,see you!” uca jaejoong

“eonnie belajar yang bener.oke!” Krystal membisikkan sesuatu padaku,kemudian meninggalkan kami berdua di ruangan yang cukup besar ini.

Aku masih sibuk memperhatikan ruangan kerja seorang direktur yang unik ini.

“baiklah Jessica,apa yang ingin kau pelajari?” tanyanya mengagetkanku

“aku ingin belajar masak guru!”

“apa kau pernah memasak sebelumnya?” selidik jaejoong

Aku menggelengkan kepalaku.

“oh ya,boleh tahu alasan kau ingin belajar masak?” jaejoong kembali bertanya,ah cerewet banget sih dia.tinggal ngajarin aku masak saja apa susahnya sih…

“kau ingin mengjariku masak apa menginterogasiku?” tekanan darahku mulai meningkat

“hahaha calm down!ayo kita masak!” ia menarikku kearah pantry dan memberikan celemek padaku

“pakailah”

Aku pun memakai celemek yang diberikannya.

“pertama-tama sebelum kau memasak kau harus mencuci tangan dan mengontrol perasaanmu.karena antara perasaan dan masakan sangat berkaitan,jangan sampe gara-gara kau sedang kesal maka masakanmu tidak cocok untuk dicicipi,mengerti?”

Aku menarik nafas dalam-dalam,belum mulai masak saja sudah banyak peraturan tapi aku harus sabar.

“aku mengerti” aku pun mencuci tangan

“ingat saja kau memasak untuk kekasihmu.” Ucapnya lagi

“hari ini kita akan belajar teknik-teknik dasar saja dulu,seperti menyalakan kompor,mencuci bahan,memotong.”

Aku hanya memperhatikan tangannya yang cekatan dalam memainkan paeralatan-peralatan dapur tesebut.Lalu ia memberikanku beberapa buah.

“ini ada apel,stroberi dan anggur.cucilah dan potong dadu.” Perintahnya

Akupun menuruti semua perintahnya,mencuci buah-buahan sih mudah,tapi memotongnya. . .huh megang pisau yang benar saja aku masih bingung.Yah jangankan megang sekarang saja aku masih bingung memilih pisau mana yang akan aku pakai,aku sibuk memilih-milih pisau.Tiba-tiba. . .

“yang harus kau lakukan adalah menyesuaikan alat dan bahan,kau lihat!kita akan memotong apel,stroberi dan anggur yang memiliki bentuk relative kecil jadi kita pakai pisau yang tidak terlalu besar nona Jessica!” sepertinya jaejoong oppa sudah kesal dengan kelakuanku,tapi bodo amatlah dia kan guru jadi harus sabar menghadapi muridnya ini.

Aku pun mulai memotong,tapi hasilnya baru saja pisau itu mendekat ke apel,apelnya langsung kabur. . .huh aku mencobanya sekali lagi,plak!apel kabur dan pisau mengenai meja.sial!!

“hahahaha,pantas saja Krystal tidak mau seperti kakanya.” Tawa jaejoong tiba-tiba

“mwo?apa maksudmu hah?” apa maksudnya memangnya aku kenapa sampai krystal tidak mau seperti aku.

“hey Jessica,kau tahu tidak alasan adikmu mengambil jurusan tata boga,padahal cita-citanya adalah designer?”

Aku menggeleng “ani. .”

“dia bilang dia tidak mau seperti kakaknya yang gagal menikah hanya karena tidak masak,dan hal yang seperti itu tidak disukai kebanyakan mertua.” Jaejoong mendekatkan bibirnya ke telingaku.

Argh Krystal awas saja kau nanti!sebenarnya dia mau ngajarin aku apa mau meledekku sih?

“ya sudah biar kali ini aku tidak gagal menikah lagi,kau ajari aku masak guru KIM JAEJOONG!!”

“baiklah,perhatikan baik-baik cara memotong apel yaitu dengan bagian dalam pisau,seperti ini!lalu untuk buah yang kecil seperti anggur dan stroberi gunakan bagian ujung atau luar pisau.nah seperti ini!” tidak sampai 1 menit buah-buahan itu sudah terpotong dengan rapi.wah padahal dia laki-laki tapi kenapa bisa ya??

“ya jelas aku bisa,aku kan seorang chef yang sudah menggeluti dunia masak sejak aku junior high school di Canada.dan aku adalah juara 1 ‘junior master chef’ di Perancis.ya sudah coba kau praktekkan!”

Oh God apa dia bisa membaca pikiranku??aku pun mengambil pisau dan mempraktekkan apa yang ia contohkan.Stroberi dan anggur sih berhasil aku eksekusi alias aku potong tapi apel kan keras jadinya susah.Pelan-pelan semua buah telah terpotong.Ah senangnya.Jaejong oppa pun tersenyum melihat hasil kerjaku yang kurang rapi,ani tapi berantakan.

“setidaknya kau sudah bisa memotong,hanya perlu banyak latihan saja.” Nasihat jaejoong oppa

“oppa mengapa kau menjadi chef?” tanyaku tiba-tiba.aduh Jessica sudah jelas ia menjadi chef karena hobinya memasak.pertanyaanmu bodoh sekali

“pertanyaan yang bagus sica,bolehkan aku memanggilmu sica?” jaejoong oppa minta ijin untuk memanggilku dengan sebutan Sica,panggilan kecilku.oh God!Aku pun mengangguk,ia kembali meneruskan perkataannya.

“dari kecil aku dilahirkan dari keluarga yang bisa dibilang orang paling kaya di desaku,tapi kekayaan itu tidak pernah aku nikmati,karena ayahku orang yang sangat berempati sehingga hartanya selalu ia berikan kepada orang yang tidak mampu,meskipun keluarganya harus hidup pas-pasan.sehingga itulah yang menjadi tekadku,aku ingin saat aku dewasa keluargaku dapat makan enak,tidak perlu lagi berkorban untuk orang lain dan aku ingin semua orang dapat makan enak sehingga mereka tidak perlu lagi mengemis setiap harinya karena aku akan masak untuk mereka.” Ucap jaejoong-oppa sambil tersenyum padaku

“lalu apa impianmu sudah terkabul?” tanyaku lagi

Dia mengangguk, “semenjak aku mendapat beasiswa sekolah masak di Canada,aku selalu menabung dan kini aku bisa membuat Kim’s corporation yang setiap harinya memberikan catering gratis bagi para orang-orang yang kurang mampu.” Ia tersenyum,tapi senyuman kepuasan yang hadir dari bibirnya

“kau sangat hebat!” pujiku

“jika kau ingin seperti aku berlatihlah,sayang sekali perempuan cantik sepertimu ditolak hanya karena tidak bisa masak,alasan yang kurang logis!”

Jaejoong-oppa memegang bahuku dan berkata “berjuanglah,aku yakin kau bisa jadi menantu idola!”

Aku tersenyum “gomawo oppa!”

“ya sudah hari ini sampai disini saja pertemuan kita,besok baru belajar memasak yang sesungguhnya.”

“kamsahamnida,jaejoong-oppa!” aku pun meninggalkan ruangannya dan bergegas pulang.

Hari-hari berikutnya dijalani Jessica dengan belajar memasak di kantor jaejoong,Ia yang tadinya tidak bisa apa-apa sudah mulai bisa memotong,menggoreng dan yang paling penting sudah bisa menyala dan matikan kompor.Jessica sangat semangat setiap harinya ia sudah tidak terlalu memikirkan kekhawatirannya akan Donghae.Tak terasa Jessica sudah sampai di Kantor sekaligus dapur jaejoong.

“Annyong oppa!” sapa Jessica pada jaejoong yang sedang membaca buku.

“ah sica!annyong!hari ini aku akan mengajarkanmu membuat fettuccini sauce carbonara gimana?”

“ah aku senang sekali,itu adalah makanan favoritku dan Donghae-oppa!ayo oppa kita buat.”

Jaejoong pun menjelaskan bahan-bahan yang digunakan

“yang kita perlukan adalah Soft Butter,Telur,kuning telur,cheese (cheddar) diparut,garam,smoked beef,double cream,chopped parsley yang sudah kering dan tentu saja fettuccini.”

“ah oppa aku sudah tidak sabar ingin membuatnya!”

“baik kau potong dagingnya dulu!” jaejoong memberikanku daging tapi aku kan belum pernah memotong aging sebelumnya.Tiba-tiba saja jaejoong memelukku dari belakang,oh Tuhan dia memelukku,bukan tapi dia mengajarkan cara memotong.

“kalau kau ingin memotong daging gunakan pisau ini,dan potong dengan bagian dalamnya seperti ini,mudah kan??” aku mengangguk Jaejoong oppa sukses membuatku si Ice princess membeku.

“sementara kau menggoreng potongan smoked beef yang sudah dicampur dengan soft butter, aku merebus fettuccini dulu,nah merebusnya juga jangan lupa ditambahkan minyak salad atau olive oil dan sedikit garam,oke!” aku pun menuruti semua perkataannya,sekarang aku merasa perempuan seutuhnya bisa memasak,andai saja jaejoong-oppa kekasihku pasti tiap hari ada momen indah di dapur. . .astaga sica jaessica jung sooyeon au tidak boleh bermimpi!

“sudah menggorengnya?” Tanya jaejoong

“ne,sudah.setelah ini apa lagi?”

“kita akan membuat saucenya.pertama kau Kocok lepas telur, double cream, merica, dan garam.” Aku pun mengocok ia yng memasuki bahan-bahannya

“segini cukup?”tanyaku

“sudah,nah tinggal diaduk dengan fetuccini lalu taburi keju parut, smoked beef, keju dan chopped atau potongan parsley.pelan-pelan saja mengocoknya agar tidak hancur fettuccininya.”

“ehm harumnya,aku lapar oppa!” perutku sudah mulai keroncongan

“iya-iya.sebenarnya ini sudah jadi tapi supaya lebi enak kita hangatkan di oven.”

“sini biar aku yang masukkan.”ucapku

Setelah menunggu sekitar 5menit.Ting!

“Nah itu sudah jadi ayo kita cicipi!” seru jaejoong-oppa

Segera aku mencicipinya,wah enak sekali ya!

“gimana rasanya?” taya jaejoong oppa disela-sela makannya

“wah mashita!” jawabku semangat

“hem,aku yakin kekasihmu pasti suka.”

“ne,oppa!”

“oh ya sicca,besok kau tidak usah datang kesini dulu ya,karena aku akan mengawasi ujian di kampus.jadi kau punya hari libur!”

Harusnya aku senang mendapat hari libur,tapi entah kenapa aku merasa sedih karena tidak akan bertemu jaejoong-oppa,tidak mendengar sindiran-sindirannya lagi.

“ah iya libur,gomawo oppa!”

Keesokkan harinya,tidak terasa sudah dua belas hari aku habiskan untuk belajar memasak,selama itu pula aku tidak pernah menghubungi Donghae-oppa,apa kabarnya ya?apa ia merindukanku?hari ini aku tidak ada kursus lebih baik aku mengunjunginya karena besok tepat dua minggu janjiku untuk membuktikannya kalau aku bisa masak.ah besok itu berarti besok adalah hari terakhirku kursus dengan jaejoong-oppa.kenapa waktu berjalan sangat cepat.Daripada memikirkan yang aneh-aneh lebih baik aku ke kantor Donghae-oppa saja.

Aku mengendarai mobilku menuju kantor Donghae-oppa,sesampainya di depan kantor aku melihat Yoona mantan Hae-oppa memasuki gedung kantor,ah mungkin dia ada keperluan lain kali.Aku pun memasuki ruangan Hae-oppa dan ternyata aku melihat Hae-oppa sedang bermesraan dengan Yoona.Aku membanting pintu dan berlari meninggalkan kantor Hae-oppa.Aku melajukan mobilku tak karuan aku tak tahu kemana arahku.Sampai aku di depan sebuah restoran eropa bernama “mjeje” aku masuk ke dalamnya kulihat sekelingling bergaya eropa klasik,semua arsitektur dinding,furniturnya membuatku kangen akan keluargaku,sekilas aku melupakan Donghae-oppa.

Tiba-tiba dua orang menghampiriku, “selamat siang,Ada yang bisa kami bantu?” Tanya seseorang,suara ini suara ini sangat familiar di telingaku.saat kulihat ada dua orang yang menghampiriku, seorang yeoja berpakaian pelayan tapi pakaiannya sangat unik untuk seorang pelayan,ia mengenakan baju tradisional orang meksiko dan satunya namja yang mengenakan jas menurutku dia adalah manager disini dan sepertinya aku mengenl namja itu.

“Jessica?”

“jaejoong-oppa?” tanyaku kaget

“seohyun-ssi tolong berikan menu special untuk nona ini,dan 1 gelas Cappucino Mousse.” Perintah jaejoong pada si pelayan perempuan

“baik pak.” Pelayan itu menunduk kemudian meninggalkan kami

“Sica ada apa?mengapa kau menangis?” tanyanya khawatir

Aku kembali mengingat kejadian tadi saat aku melihat Donghae oppa sedang bermesraan dengan Yoona.Jadi selama ini alasannya memutuskan aku karena Yoona mantannya bukan karena aku tidak bisa masak.Aku hanya diam tidak menjawab pertanyaan jaejoong oppa.

“Baiklah jika kau tidak ingin cerita,aku tidak akan memaksa.tapi minumlah ini siapa tahu pikiranmu akan jernih kembali.”ia menyodorkan gelas yang berisi cappuccino padaku.aku pun meminumnya.

“sepertinya aku meng ganggumu,lebih baik aku tinggalkan kau sendirian disini.” Ia beranjak dari kursinya namun entah dasar apa aku menarik tangannya

“tetaplah disini oppa,aku memerlukanmu.” Jaejoong oppa kembali duduk namun kali ini di sampingku

“menangislah sesukamu.” Ia mengelus kepalaku,aku merasa hangat dan tenang

“oppa apa aku terlalu jelek hingga pacarku selingkuh?apa aku bodoh?” aku pun mulai meluapkan emosiku padanya dan air mataku tumpah semua.Jaejoong oppa tiba-tiba menarikku kepelukannya.

“ne, , ,kau memang bodoh.” Ucapnya santai.aku berhenti menangis

“mwo?” aku sangat kaget dengan perkataannya

“kau bodoh menangisi lelaki yang menyia-nyiakanmu,sica hidup ini saying untuk ditangisi.masih banyak laki-laki yang ingin menjadi pendampingmu.tenanglah. . .” jaejoong oppa menyeka air mataku.

“sudah nangisnya,lebih baik kau makan dulu,menangis membuat orang lapar.” Jaejoong oppa menyuapiku daging steak.Aku merasa nyaman.oh perasaan apa ini?

“oppa aku bisa sendiri.” Aku mengambil garpu yang dipegangnya

“oh ya ,kenapa oppa ada disini,bukannya kau ada tugas di kampus?” tanyaku

“urusan kampus sudah selesai,jadi aku kesini mengunjungi restoku,apa itu salah?”

“ani, , ,” Aku pun menghabiskan makananku,ketika ingin pulang Jaejoong-oppa menarikku

“Sica kau pulang denganku saja.” Ajaknya

“mobilku??” dia melirik ke mobilku.

“biarkan anak buahku yang mengantarnya ke rumahmu,ada suatu tempat yang ingin aku tunjukkan padamu.” Dia membawaku ke mobilnya.Kami pun berangkat menuju suatu tempat kea rah barat kota Seoul.Mobil melaju sangat cepat tapi tidak seperti cara Donghae-oppa yang membawa mobil pelan saja tapi sukses membuat jantungku berdebar ketakutan.Jaejoong oppa menyetir dengan sangat baik,aku tidak merasa takut sama sekali.Mobil berhenti di depan sebuah museum bukan ini adalah tempat observatorium.

“ayo masuk!” aja Jaejoong oppa.Sepertinya jaejoong oppa sudah sering mengunjungi tempat ini buktinya di hafal letak dan denah tempat ini dan satu lagi kalian tahu kan tidak sembarang orang bisa keluar-masuk gedung ini tapi Jaejoong oppa dengan sekali senyum semua pintu terbuka lebar untuknya.Sampailah kami di sebuah ruangan,di ruangan itu ada berbagai maca teropong.

“Hyung!!tumben kau kesini.” panggil seorang pemuda yang sepertinya lebih muda dari jaejoong oppa

“yoochun,aku pinjam tempatmu ini ya.” Jaejoong meminta ijin pada si empunya tempat

Namja yang bernama yoochun itu melirikku, “hey siapa yeoja cantik ini?”

“dia Jessica,temanku.sepertinya dia perlu bantuanmu.Seperti biasa oke!” tiba-tiba jejoong oppa menggenggam tanganku,lalu mengajakku masuk ke dalam sebuah mesin

“oppa!” panggilku.”shut!sica kau diam saja ya,nikmati pertunjukkan malam ini.”

Zlepp!!Tiba-tiba semua gelap,aku hanya menunggu ada apa setelah ini.Krep!!

Terlihat bintang dari layar,aku seperti di angkasa,Ya ampun indah sekali.Tuhan terima asih kau telah menciptakan pemandangan seindah ini.Aku seperti terbang melayang di angkasa,suasananya damai.Hey ada bintang jatuh.

“Sica ada bintang jatuh!memohonlah!” Suara Jaejoong oppa terdengar

Aku pun memohon agar aku didekatkan dengan jodohku.hehehe permohonan klasik sih,tapi itulah yang kuinginkan sekarang.

Setelah kurang lebih satu jam bermain dengan luar angkasa,Aku pun pulang diantar Jaejoong oppa.

Sesampainya di Rumah,kulihat Krystal sudah terlelap.Aku pun berbaring di tempat tidurku mengingat kejadian indah hari ini,what?indah?padahal aku baru saja melihat kekasihku selingkuh tapi kenpa aku tidak sedih dan terpuruk seperti kejadian sebelumnya saat aku melihat kekasihku heechul seingkuh dengan Sohee sahabatku,atau ketika pertunanganku dengan Jaebum batal hanya karena aku tidak bisa masak.

“Ah jaejoong-oppa gomawo.” Aku pun tertidur

Author POV

Matahari mulai menyinari kota Seoul,Krystal masih terlelap.Yang aneh adalah putri tidur Jessica sudah bangun dan sedang menyiapkan sarapan.Krystal bangun dan menatap Jessica bingung.

“Eonnie?” Tanya Krystal aneh

“morning!” sapa Jessica pada krystal

“semangat sekali kau,berjuang untuk Donghae-oppa.”seru Krystal sambil mencomot omelet yang dibuat oleh Jessica

“ehm,Krystal adikku sayang aku belajar memasak bukan untuk Hae-oppa melainkan untuk diriku sendiri.lagian juga aku dan Hae sudah putus.” Perkataan Jessica membuat Krystal melotot

“hah?eonnie bercanda kan?” Krystal menggeleng-gelengkan kepala tidak percaya

“benar Krys,kalau kau tidak percaya Tanya saja Gurumu itu!”

“maksud eonnie Jaejoong oppa tahu?” Jessica menganggukan kepalanya.

“Oh ya eon sebenernya kau sedang masak apa lagi sih?kan udah ada omelet untuk sarapan.” Selidik Krystal

Jessica tersenyum misterius “Mota!” “Makanan apa itu eon???aneh-aneh saja.”

“Mota itu Mo tauuu aja.hehehe”Jessica mengusir Krystal keluar dari dapur

“huh dasar eonnie!”

****************************

Satu minggu kemudian

Jessica semakin mudah melupakan donghae,ia sudah tidak mengikuti kursus masak lagi,bukan karena ia ingin berhenti namun kakanya Yunho minta tolong Jessica untuk mengurusi pernikahannya dengan tunangannya Yuri yang juga teman Jessica.Akhir-akhir ini pikiran sica terbayang-bayang wajah Jaejoong.

“apa kabar ya Jaejoong oppa?” ucap Jessica pelan

Sabtu malam,di gedung Seoul Conventional Centre pernikahan Jung Yunho dan Kwon Yuri digelar para tamu dari berbagai kalangan dan Negara berdatangan.Entah kenapa perasaan Sica sangat semangat seakan mengetahui aka nada kabar gembira datang.

Author POV

Jaejoong memasuki gedung SCC untuk menghadiri pernikahan sahabatnya yaitu Yunho.Ia datang mengenakan kemeja putih dilapisi jas Silver.Jaejoong Nampak gagah sekali.Ia pun langsung menemui kedua pengantin.

“Yunho hyung!” panggil jaejoong pada si mempelai pria

“je!apa kabar kau?oh kenalkan istriku Kwon Yuri” Yunho memperkenalkan istrinya

“aku baik hyung!Annyong Kim Jaejoong imnida.” Saat Jaejoong sedang memperkenalkan diri tiba-tiba seseorang memanggilnya

“Guru Kim!!” Jaejoong melihat seorang gadis remaja memanggilnya dan menghampirinya.

“Krystal??” “Guru,kenalkan ini kakaku Yunho oppa dan istrinya Yuri-eonnie.” Ucap Krystal semangat.

“Apa Krys?Guru Kim?” Tanya Yunho tidak percaya

“Kau guru masaknya Krystal?” Yuri Juga tak percaya mendengarnya

“Ne,oppa eonnie,Guru Kim adalah guruku.”Jawab Krystal

Tak jauh dari tempat mereka terlihat seorang yeoja cantik sedang berjalan sambil sesekali memperhatikan keadaan sekitar,yeoja itu adalah Jessica yang sedang mengecek hidangan untuk para tamu.

“Hey guru!tahu ga eonniku sedang jatuh cinta loh!” Krystal berbisik di telinga Jaejoong

Jaejoong sedikit kaget namun ia bisa menguasai dirinya,

“hem bagus dong,jadi dia tidak perlu sedih lagi.” Ujar Jaejoong

“Hey kau je!Krys ngapain bisik-bisik?” Tanya Yunho yang penasaran melihat adiknya dengan temannya sedang berbisik-bisik tak jelas

“Biarkan saja oppa,mungkin mereka ada urusan,ayo oppa kita menemui tamu yang lain.” Yuri mencairkan suasana dan menarik Yunho meninggalkan Krystal dan Jaejoong

Jaejoong melihat Jessica yang sedang mengecek makanan dan menghamipinya.

“Krys,oppa tinggal dulu ya.”

Jaejoong mendekati Jessica yang malam itu terlihat sangat cantik mengenakan pakaian hanbok atau pakaian tradisional Korea,karena memang tema pernikahannya adalah Combination of Culture.

“Malam nona!” sapa Jaejoong,Jessica yang sedang serius memperhatikan hidangan kaget mendengar suara Jaejoong.

“oppa!” ucap Jessica.Betapa senangnya Jessica melihat Jaejoong

“Bisa kita bicara sebentar?di luar mungkin.” Tanya jaejoong pada Jessica yang masih tersenyum melihat kedatangan Jaejoong

Jessica mengangguk “ne.”

Sesampainya di Balkon lantai pertama gedung Jaejoong mulai mengeluarkan suaranya.

“Sica kau tahu semenjak seminggu yang lalu aku tidak bisa masak,masakanku hambar!berantakan!kacau!”

“mwo?apa sebabnya?” Tanya Jessica penasaran

“kau penyebabnya Sica.” Ucap Jaejoong namun kali ini Jaejoong menatap Jessica

“kau membuat persaanku berdebar-debar,dan membuat otakku hanya memikirkanmu.Saranghe Jessica!” Jaejoong menatap Jessica lebih dalam lagi

“oppa!” hanya itu kata yang keluar dari mulut Jessica

“tapi setelah aku tahu kau sedang jatuh hati dengan namja lain,sepertinya aku akan berhenti memasak dan menutup restoranku.heh. . .”desah Jaejoong mengakhii kalimatnya.

Jessica pun memeluk Jaejoong “oppa nado saranghe!jangan berhenti memasak,masaklah untukku!” ucap Jessica sambil meneteskan air mata

DUA BULAN KEMUDIAN

Jessica dan Jaejoong sedang menyiapkan bahan-bahan masakan,Hari ini mereka akan membuat cake special.Disela-sela memasak Jaejoong mengolesi pipi Sica dengan Krim,begitu pula Jessica yang membedaki wajah Jaejoong dengan terigu.Namun mereka terlihat sangat bahagia.

“Cut!!” teriak sang Fotographer

“Jaejoong-ssi Jessica-ssi  berposelah yang sedikit mesra,jangan yang aneh-aneh terus.” Ucap sang fotographer untuk pre-wedding Jessica dan Jaejoong

“Baiklah. . .” seru Jessica dan Jaejoong bersamaan

“1. . .2. . .3 . .!!”teriak sang fotographer

Jaejoong menumpahkan terigu ke udara dan tiba-tiba menggendong Jessica.Tada!!itulah foto pre-wedding yang paling indah abad ini.

Sekian

 

You’re Mine Kim So Eun Part 2(END)

Judul : You’re mine Kim So Eun (Part 2/2 End)

Author : Fafa Jung

MainCasts : Kim Bum,Kim So Eun

Other Casts : Kim Seung ho (marga diganti,hehehe) ,Kim Ji Yeon

Genre : Romance,Family

Type : Twoshoot (Part 2)

So Eun POV

“Aku pulang.”ucap So Eun sambil menyelidik isi rumah mencari adik kesayangannya

So Eun tidak menemukan siapa-siapa di rumahnya,ia pun bergegas menuju kamarnya perasaannya sangat kacau,namun belum selangkah So Eun memasuki kamarnya tiba-tiba….

“SURPRISE!!!”teriak Seung ho dan Ji yeon bersama mengagetkan So Eun.

So Eun sangat kaget ketika ia membuka pintu dan melihat adiknya Seung ho dan Ji Yeon mengisi kamarku dengan banyak gantungan gaun dan aksesorisnya.

“Apa yang kalian lakukan dikamarku???” Tanya So Eun yang memang lagi kesal karena ulah Kim Bum.

“Eonnie,kami tahu kau harus datang di pesta dansa sekolahmu kan?” ujar Ji Yeon semangat

“Dan kami menyiapkan ini semua untukmu noona So Eunku.” Timpal Seung Ho sambil menunjuk kearah gantungan gaun-gaun tersebut

So Eun yang mendengar itu semua merasa sangat terharu,dan mulai menitihkan air mata.Seung Ho dan Ji Yeon terlihat sangat bingung.

“Noona apa kau baik-baik saja?” Tanya Seung ho yang tidak tega melihat air mata kakaknya jatuh

“Aku terharu melihat ini semua,kalian memang adik-adikku yang terbaik.”

Seung ho dan Ji Yeon tersenyum senang

“gomawa untuk semunya,tapi tolong berikan aku waktu untuk sendiri.” Pinta So Eun

Seung ho dan Ji Yeon pun meninggalkan So Eun sendiri.So Eun pun mulai menangis di atas kasurnya.

‘mengapa Kim Bum begitu marah padaku,aku tidak berbuat kesalahan besar.Aku hanya akan pergi ke pesta itu dengan saingannya Onew,apa itu salah????’

‘Seandainya kau tahu Bum-ah aku ingin pergi ke pesta dansa itu denganmu,tapi aku tahu itu semua tidak mungkin untuk seorang yeoja tomboy sepertiku’ runtuk So Eun dalam hatinya

*************************

Kim Bum POV

Kim Bum sangat kesal hari ini,ia pun berjalan sambil menggerutu.Sesampainya di rumah ia tidak menemukan siapa-siapa Ayah dan Ibunya bekerja di luar negeri seperti orang tua So Eun,adiknya Ji Yeon yang biasanya duduk manis di depan TV tidak terlihat batang hidungnya.

“Argghhh!!!!”teriak Kim Bum

Kim Bum pun berjalan menuju kamarnya,ia pun membaringkan diri di kasur dan mulai memikirkan kejadian-kejadian yang terjadi hari ini.Mulai dari ia melihat So Eun sahabat sekaligus orang yang paling ia cintai dan sayangi diajak berdansa oleh rivalnya,yaitu Onew.Kemudian saat ia memarahi So Eun dan membentak gadis tomboy itu.

‘‘So Eun maafkan aku’’ ujar Kim Bum lirih

‘maafkan aku sang pengecut yang tidak berani mengajakmu berdansa,mungkin bisa dibilang karena gengsiku dan keegoisanku ini membuat hatimu terluka’

“Bodohnya kau Kim Sang Bum!!!!!”Teriak Kim Bum

Ji Yeon yang baru saja tiba kaget mendengar kakaknya berteriak.Ia pun bergegas menuju kamar Kim Bum.Ji Yeon memasuki kamar Kim Bum yang tidak terkunci.

“oppa,gwenchana?” Ji Yeon menghampiri Kim Bum yang sedang tergeletak di lantai

“Yeon!!aku tidak apa-apa.” Kim Bum menyeka air matanya

“lalu kenapa kau menangis dan berteriak kalau kau bodoh oppa?” selidik Ji Yeon

“aku hanya kangen umma dan appa saja.”

“oh ya oppa,kau akan datang ke pesta itu dengan siapa?” Tanya Ji Yeon

Kim bum terlihat berpikir sejenak “entahlah,sepertinya aku akan pergi sendiri.”

“waeyo??kenapa tidak dengan So Eun eonnie,bukankah kau menyukainya?”

Kim Bum kaget mendengar perkataan adiknya itu.

“Apa maksudmu???”

“Aku rasa kalian adalah pasangan serasi ,walaupun So Eun eonnie terlihat tomboy diluar,tapi aku merasakan kelembutan hatinya dan . . . . . . “

“Dan apa???” Tanya Kim Bum penasaran

“dan kau menyukainya kan oppa??hahahaha”  tawa Ji Yeon meledak melihat wajah Kim Bum berubah merah

“Hey,tau dari mana kalau aku menyukai So Eun??” selidik Kim Bum

“ahh,sudahlah tau apa kau soal cinta.sana pergi!!” Kim Bum mengusir Ji Yeon dari kamarnya.

*************************

Author POV

Keesokan harinya.SMA…. libur untuk mempersiapkan acara pesta dansa nanti malam.

*************************

16.00 KST,Di sebuah rumah nan asri.

“Oppa!!aku main dulu ya.” Suara Ji Yeon membuyarkan lamunan Kim Bum

“ah!ya!memangnya kau mau main kemana?”

“biasa,ke rumah Seung ho.Bye oppa!” Ji yeon pun meninggalkan Kim Bum.

Kim Bum yang ditinggal Ji Yeon pun makin frustasi.Ia pun kembali melanjutkan lamunannya sambil duduk di sofa.

‘apa yang harus kulakukan??’

‘meminta maafkah?menyatakan pada So Eun kalo aku cinta sama diakah?atau ….’

“AHHH PUSING!!!”teriak Kim Bum.

*************************

Di Rumah So Eun.

“noona!” panggil Seung ho

So Eun yang sedang sibuk di dapur membuat spaghetti pun menghampiri Seung ho.

“ada apa adikku ganteng?”

“noona,apa kau sedang ada masalah?aku mengkhawatirkanmu.”Tanya Seung ho

“ah aku baik-baik saja,bahkan sangat baik.”Ucap So Eun

“benarkah?ceritakan padaku apa yang membuatmu senang?”Tanya Seung Ho semangat 45

“aku senang,karena nanti malam aku akan berdansa dengan laki-laki terpopuler di sekolahku.”

“Wah!chukkae noona!congratulation ya noonaku sayang.”ucap Seung ho kemudian sambil memeluk So Eun.

Tiba-tiba.Ting Tong….

Bel rumah pun berbunyi.Seung ho pun langsung beranjak untuk membuka pintu.

Pintu pun terbuka dan muncullah wajah Ji Yeon.

“kau???” Seung ho pun terkejut melihat kedatangan Ji Yeon

“kenapa mukamu seperti melihat hantu?”Tanya Ji Yeon

“kenapa jam segini udah dateng,aku kan bilang datengnya jam 6 aja,acaranya kan baru mulai jam 7.”

Ji Yeon pun cemberut mendengar perkataan Seung ho “memangnya kenapa kalo aku datang lebih awal?kau tidak suka?”baiklah aku pulang saja…” Ji Yeon pun membalikkan badannya berniat kembali pulang.

“Yeon-ah!” Seung ho pun menarik Ji Yeon.

“maafkan aku,aku tidak bermaksud mengusirmu.aku Cuma kaget biasanya kau kan sering telat.kenapa sekarang jadi paling awal.” Jelas Seung ho

“Hey Seung ho,taukah kau seorang wanita memerlukan waktu sekitar 1 sampai 2 jam untuk berdandan tau!!”

“ohh begitu.ya sudah ayo masuk!” ajak Seung ho

Ji Yeon pun mengikuti Seung ho memasuki rumah.Terlihat So Eun sedang menonton TV sambil makan spaghetti.

“eonnie!!”

“Ji Yeon!kau mengagetkanku saja.” Ucap So Eun

Seung ho pun menghidangkan spaghetti untuk Ji Yeon.Mereka pun memakan spaghetti bersama layaknya seorang keluarga.

“Yeon,apa itu yang kau bawa?” Tanya So Eun yang bingung melihat Ji Yeon membawa tas koper kecil

“ah itu!kau kan akan pergi ke pesta dansa eonnie.Adikmu yang cerewet ini memintaku mendandanimu.”

Seung ho yang mendengarnya hanya tertunduk takut kalo So Eun tersinggung dan tiba-tiba berubah menjadi voldemort.

“gomawo Ji Yeon,gomawo Seung ho.” So Eun pun memeluk Seung ho dan Ji Yeon bersamaan

“noona kau tidak marah padaku?” Tanya Seung ho

“untuk apa marah?lagipula aku kan tidak bisa berdandan jadi Ji Yeon sangat membantuku.” Terang So Eun

*************************

Jam pun menunjukkan waktu 17.30 KST.So Eun,Seung ho dan Ji Yeon pun sudah siap di depan cermin dengan berbagai peralatan yang ada.

“Are you ready?” Tanya Seung ho semangat

“Yes!!!” teriak So Eun dan Ji Yeon bersamaan

*************************

Di Rumah Kim Bum.

Kim Bum pun terbangun dari tidurnya,ia kaget melihat jam menunjukkan pukul 18.30.

“Ah!!aku harus cepat.” Ujar Kim Bum

Ia pun berlari menuju kamar mandi,setelah itu ia segera mencari kemeja yang cocok dengannya,setelah 20 menit ia pun menemukan pakaian yang cocok untuknya.Ia pun segera menaiki mobilnya dan melesat menuju Aula Sekolah.

*************************

Pukul 18.40 KST.

Sebuah mobil mewah berhenti di depan rumah So Eun.

Namun ketika sang pengemudi turun betapa kagetnya Seung ho dan Ji Yeon ketika mengetahui bahwa pasangan dansa So Eun bukanlah Kim Bum seperti yang mereka kira.Namun apa daya dan upaya mereka berdua pun tidak dapat mencegah kepergian So Eun.

Setelah So Eun pergi,muncullah ide nakal Seung ho untuk membuntuti So Eun.

*************************

Di Aula SMA Shinwa.

Ketika Kim Bum datang,banyak teriakan gadis yang memanggil namanya.Namun para gadis heran karena melihat Kim Bum datang seorang diri tanpa pasangan??????

Tiba-tiba seorang gadis menghampirinya dan berbisik

“dimana So Eunmu?masihkah kau mengharapkan gadis yang tidak mengganggap keberdaanmu?”

“Jin hee,berhentilah membicarakan hal yang tidak penting.” Kim Bum pun berlalu meninggalkan Jin Hee perempuan yang telah berkali-kali menmbaknya dan berkali-kali ditolaknya.

Tiba-tiba semua orang terperangah melihat kedatangan Onew yang ditemani So Eun.Mereka kaget melihat So Eun yang biasanya tomboy,berpenampilan acak-acakkan kini menjadi seorang yang sangat cantik bak seorang putri raja.

TENG!!SELAMAT MALAM SEMUA WAKTU TELAH MENUNJUKKAN PUKUL 19.00.MARI KITA MULAI ACARA PESTA DANSA KITA

Tedengar suara dari speaker.Setelah mendengar pengumuman itu Kim Bum pun berlalu meninggalkan aula tersebut ia menuju taman dibelakang aula.

Suasana di dalam aula sangat romantis,tidak terkecuali So Eun dan Onew yang ikut terbawa suasana itu.Mereka pun mulai berdansa.Setelah beberapa saat Onew pun meminta ijin untuk mengambilkan minuman.Ketika So Eun sedang melihat sekitar ia melihat kearah jendela dan menemukan sosok yang sangat dikenalinya Kim Bum.So Eun pun segera keluar menuju taman menghampiri Kim Bum.

“Kim Bum” seru So Eun,So Eun berjalan keluar menuju taman dan menghampiri Kim Bum

Ternyata Kim Bum yang daritadi melamun tidak menyadari kedatangan So Eun.Ide nakal pun terlintas dipikiran So Eun untuk mengagetkan Kim Bum,tak peduli seperti apa hubungan keduanya sekarang.So Eun pun langsung menutup mata Kim Bum dari belakang.

“Argh!siapa sih?tidak lucu tau!!” erang Kim Bum sambil menarik tangan orang yang menutup matanya.

So Eun masih terus menutup mata Kim Bum,bahkan sekrang ia menjepit hidung Kim Bum juga,Kim Bum yang merasa kesal hanya diam dengan ulah si penutup mata dan hidungnya.Tanpa sengaja Kim Bum mencium bau parfum yang sangat familiar baginya.

“Ji yeon nakal lepaskan tanganmu!” perintah Kim Bum pada orang yang menutup matanya,yang ia kira adiknya Ji Yeon.

“mwo?Jiyeon?kau kira au Ji Yeon hah?” So Eun pun melepaskan tangannya dan memukul bahu Kim Bum

Saat Kim Bum melihat sosok yang telah menutup matanya,ia kaget ternyata So Eun.

“So Eun kau?”

“hey jahat sekali kau!kita sudah berteman sejak kecil dank au tidak bisa membedakan wangi parfumku dan parfum adikmu??” So Eun sedikit membentak Kim Bum

“memangnya kau siapa?sampai aku harus hafal bau parfummu?” Kim Bum tidak terima dengan sikap So Eun saat ini

So Eun yang mendengar perkataan Kim Bum sangat sedih dan hanya bisa diam.Sesaat kemudian air mata membasahi pipi So Eun.Kim Bum yang melihatnya sangat kaget.

“kau menangis So Eun?” Kim Bum berdiri dan menatap So Eun

“Kau tahu aku berdandan seperti ini yang aku harapkan adalah satu!pujian darimu!pujian dari seorang sahabat yang aku cintai,tapi nyatanya kau malah bersikap kasar padaku.” Air mata sudah membanjiri wajah cantik So Eun,untung saja make up nya tidak luntur.

Kim Bum terperangah dengan pernyatn So Eun,Ia merasa sangat egois dan pengecut.Reflek Kim Bum pun memeluk So Eun.

“Maafkan aku So Eun,aku adalah pecundang yang tidak berani mangatakan cintanya padamu.Aku takut kau menolakku.Maafkan aku So Eun.”

So Eun yang sedang menangis tidak dapat mencerna perkataan Kim Bum dengan baik,So Eun melepaskan pelukannya. “maksudmu?” Tanya So Eun yang tidak mendengar perkataan Kim Bum dengan jelas.

“aduh So Eun kau ini lemot banget sih! Sarangheyo KIM SO EUN!!” Teriak Kim Bum

“Jinja?” So Eun meyakinkan dirinya

“ne” Kim Bum pun memeluk So Eun lagi. “You’re mine Kim So Eun!”

Malam itu pun dihabiskan So Eun dan Kim Bum hanya berdua saja.

*************************

Di sudut lain

Ngiung.. .ngiung . . .ngiung

“aduh Seungho disini banyak nyamuk tau!” Jiyeon menggaruk tangannya

“ah Ji yeon kau cerewet banget sih yang pentingkan misi kita sukses.” Seungho tersenyum melihat pasangan baru KimBum dan So Eun

“sukses sih sukses,tapi badanku juga sukses bentol-bentol nih,kau tanggung jawab ya!!!” seru Ji Yeon

Seungho terdiam dia seperti sedang memikirkan sesuatu.

“hey kenapa kau diam?” Tanya Ji yeon membuyarkan lamunan Seungho

“Ji yeon kalau Soeun noona dan Kim Bum hyung menikah, . . .apa kita akan menjadi saudara?”

Ji yeon menganggukan kepalanya “tentulah Seungho babo!”

“yah aku menyesal menjodohkan mereka!!!” Seungho sedikit berteriak

“waeyo??” Ji yeon bingung setengah mati

“aduh Jiyeon itu berarti kita tidak dapat bersama dong.” Ucap Seungho

“yak!memangnya siapa yang mau sama kau!” Jiyeon tersenyum lalu meninggalkan Seungho

“dasar Seungho babo!memangnya kita akan menjadi saudara kandung apa?tentu saja kita bisa bersama dan sekarang yang paling penting adalah minta Kim Bum oppa mentraktirku.hehehe” Ji yeon pun berlalu meninggalkan Seungho yang sedih mengetahui kenyataan ini.

You’re Mine Kim So Eun

Judul : You’re mine Kim So Eun (Part 1/2)

Author : Fafa Jung

MainCasts : Kim Bum,Kim So Eun

Other Casts : Kim Seung ho (marga diganti,hehehe) ,Kim Ji Yeon

Genre : Romance,Family

Type : Twoshoot (Part 1)

Pagi hari di lapangan sebuah SMA di Seoul  terlihat beberapa murid sedang semangat bermain bola.

“So Eun!!!”

“Heeiiiiii Kim So Eun!!!!” teriak seorang namja.

So Eun yang berada di Tengah Lapangan pun menoleh dan berlari menghampiri namja tersebut.

“Ada apa sih?” Tanya So Eun sinis.

“Hei,,,tidak bisakah kau bersikap layaknya seorang yeoja?”

“Iya sahabatku ada apa kau mengangguku?” terdengar suara imut So Eun

“Weeekk!!so imut kau!”ucap namja tersebut.

So Eun pun memajukan bibirnya.

“Nih”

Namja tersebut memberikan sebuah botol air minum kepada So Eun.So Eun yang melihatnya merasa sangat kesal.

“Hey KIM SANG BUM,jadi kau memanggilku hanya untuk memberikan ini??” Tanya So Eun geram

“Heiiii,,,pede sekali kau!aku Cuma minta tolong kau pegangin botolku sebentar tau.” Ujar Kim Bum

So Eun yang mendengarnya tertunduk malu.Kim Bum pun mengeluarkan sesuatu dari tasnya dan memberikannya kepada So Eun.

“Ini oleh-oleh buat Seung ho,kalo tas dan gelang dari adikku Ji Yeon kalo sandal dari aku.” Terang Kim Bum

“Lalu mana buatku?aku kan sahabatmu.”Protes So Eun

“Aku bingung mau belikanmu apaan,lagian barang-barang di Bali sepertinya tidak ada yang cocok untuk gadis tomboy sepertimu.hahaha” ledek Kim Bum

Kim Bum meninggalkan So Eun menuju lapangan.So Eun masih berdiri di pinggir lapangan kesal mendengar ucapan terakhir Kim Bum.So Eun pun menuju kelasnya untuk menaruh hadiah tersebut.Setelah itu So Eun kembali bergabung dengan teman-temannya di Lapangan.

*************************

Teng!!Teng!!Teng!!

Bunyi bel tiga kali menandakan waktu sekolah telah berakhir.Seperti biasa So Eun pulang dengan sahabatnya Kim Bum.Namun sebelum langkah mereka meninggalkan sekolah terdengar suara pengumuman dari speaker Radio Sekolah.

“Siang semuannya!!maaf nih menghambat waktu pulang kalian.Oh ya!kalian tau kan 2 hari lagi valentine’s day?so kita dari OSIS mau ngundang kalian untuk berpartisipasi dalam pesta dansa sekolah yang akan dilangsungkan pada hari valentine.So!buat kalian para single bersiap-siaplah untuk mengubah statusmu di hari valentine.I hope you guys will attend in this event or kalian akan menyesal seumur hidup!!!!!”  Bipppp.

Setelah pengumuman itu selesai banyak tatapan mata mencurigakan ke arah Kim Bum.

“Ada apa?” Tanya Kim Bum polos

“Wah Kim Bum sunbae datanglah bersamaku…”teriak seorang yeoja diikuti teriakan yeoja yang lainnya.

So Eun yang melihat itu pun bergegas menarik Kim Bum keluar sekolah.Kim Bum dan So Eun berjalan kaki menuju halte.

Di dalam Bus hanya tersisa 1 tempat duduk,Kim Bum pun mempersilahkan So Eun untuk menempatinya.

“Duduklah!” Ujar Kim Bum

“Gomawo”

Selama perjalanan Kim Bum hanya memperhatikan sahabatnya yang sedang tertidur.

“Ia terlihat seperti BEAUTY jika sedang tertidur namun jika sadar lebih mirip seorang BEAST.hemm” Ujar Kim Bum dalam hati.

Sesampainya di ujung jalan Kim Bum dan So Eun pun berpisah.

“Bye Eun!”

“Bye Bum!”

Tiba-tiba So Eun berteriak

“Hey Bum nanti malam aku ke rumahmu ya.”

“Iyaaa!!” teriak Kim Bum dari arah berlawanan

*************************

So Eun POV

So Eun memasuki rumahnya.

“Aku pulang!”

“Hai noona!kau sudah pulang,Kim Bum hyung tidak mampir?” Tanya Seung ho adik So Eun

So Eun menggelengkan kepalanya.

“Tidak,dia menitipkan ini untukmu.”

So Eun memberikan titipan Kim Bum kepada Seung ho.Seung pun sangat antusias mendapatkan hadiah itu.

“Tas sama gelang dari Ji Yeon kalo sandal dari Kim Bum.” Jelas So Eun

“ah mereka baik sekali”

“apanya yang baik aku sahabatnya tidak dibelikan.”gerutu So Eun

So Eun pun memasuki kamarnya.Ia pun membaringkan diri di kasurnya dan kata-kata Kim Bum terngiang kembali dalam ingatan So Eun.

“ah menyebalkan sekali dia,memangnya aku setomboy apa sih.Gini-gini kan aku perempuan tulen.”

So Eun pun melirik buku Fisikanya yang tergeletak di atas meja belajarnya.

“Fisika oh fisika gara-gara kau aku masih harus berteman dengan si  cerewet  Kim Bum.”

Motivasi So Eun bersahabat dengan Kim Bum adalah selain mereka bertetangga,teman dari TK sampai SMA adalah karena So Eun lemah dalam Fisika dan Kim Bum adalah masternya.

*************************

Malam harinya So Eun bersiap-siap untuk menuju rumah Kim Bum.

“mau kemana kau?” Tanya Seung Ho yang heran

“mau ngerjain pr,kenapa?” ujar So Eun

“rumah Kim Bum hyung?aku ikut!!” ucap Seung ho lantang

*************************

Di Rumah Kim Bum

Ting tong…ting tong…

“Pasti itu So Eun!” tebak Kim Bum

Ia pun beranjak dari sofa dan membuka pintu,namun Ji Yeon telah mendahuluinya.

“Annyong”Sapa Seung ho

“Seung ho!So Eun eonnie!ayo masuk!!” Ji yeon mempersilahkan 2S bersaudara masuk

“Kamsahamnida”ucap So Eun

“Oppa!ada So Eun eonnie!” teriak Ji Yeon

Terdengar suara Kim Bum dari belakang Ji yeon “Yeon bisakah tidak berteriak?aku dibelakangmu tau.”

So Eun dan Kim Bum menuju ruang belajar Kim Bum,sedangkan Seung ho dan Ji Yeon menonton dvd Harry Potter milik Ji Yeon.

Di Ruang belajar…

“Hey bum pr-mu mana?aku lihat dong!”pinta So Eun memelas

“Tuh sudah tersedia beserta cemilannya di mejaku.” Ujar Kim Bum datar

“Wah kau tau yang aku mau.” So Eun sangat senang mendengarnya

“Hey aku sudah tahu tujuanmu ke rumahku itu untuk menyalin pr kan,kalo ga minta privat fisika gratis kan.”

“hem terserah apa katamu saja bum,yang penting urusan matematika,kimia aku jagonya” ucap So Eun sambil terus menyalin pr fisika yang banyak itu.

Suasana pun hening,yang terdengar hanya suara Seung Ho dan Ji Yeon yang sibuk mengomentari  voldemort yang jahat di film Harry Potter .Kim Bum yang sedang mendengarkan music di iPodnya tiba-tiba mengeluarkan suara.

“Eun apa kau akan datang ke pesta dansa itu?”

“Hem…aku tidak tau bum,aku tidak nyaman berada di acara seperti itu lagipula itu kan tidak wajib,kau??”

“aku juga belum tahu,lagian aku tidak tahu akan pergi dengan siapa.”

“hei kau itu kan seorang bintang sekolah pasti banyak gadis yang mau pergi denganmu.”

“aku juga tahu kalau aku itu tampan dan banyak fansnya tapi aku hanya ingin berdansa dengan seseorang yang paling berarti dalam hidupku.” Ujar Kim Bum

“ya ampun gayamu bum……oh ya siapa gadis yang beruntung itu ya?”

“mau tau saja kau.”ucap Kim Bum

*************************

Di Ruang nonton TV

“jahat banget ya voldemort” komentar Ji Yeon

“hem iya jahat.” Ujar Seung ho datar

“Ya ampun harry sama cedric ganteng benget!!!” seru Ji yeon

“gantengan aku tau.” Gerutu Seung ho yang cemburu mendengar kata-kata Ji Yeon

Tiba-tiba……

“Sumpah!!!Hermione cantik banget.” Teriak Seung ho

Ji yeon tidak mempedulikannya,dia malah mengalihkan pembicaraan.

“Hei Seung ho!kurasa kakakku menyukai So Eun eonnie.” Ucap Ji yeon agak berbisik

“Tau darimana kau?setahuku Kim Bum hyung menyukai gadis yang lemah lembut dan seutuhnya.”

“hei kau kira kakakmu bukan perempuan apa?”

“bukan begitu,kau tahu kan kakakku tomboy banget.lagian kenapa sih kamu sok tahu?” selidik Seung Ho

“emm aku Cuma nebak lagian menuruku kakakku sering memperhatikan kakakmu,apalagi saat aku di Bali oppa selalu menelpon So Eun eonnie kapanpun dan dimanapun.”jelas Ji Yeon

Seung ho hanya menganggukan kepala mencerna perkataan Ji Yeon.

“Lalu?” Tanya Seung ho

“Kau tahu tidak kalau di sekolah mereka akan diadakan pesta dansa,kita harus bias menyatukan mereka di acara itu,gimana?”

Seung ho menggeleng “Tidak mungkin So Eun noona mau datang ke acara begituan.”

“Aku tahu itu,makanya aku perlu bantuanmu untuk membujuk So Eun eonnie.ya ya ya…”Ji Yeon menunjukkan wajah imutnya dan membuat Seung ho meleleh melihatnya.

“baiklah,aku tidak tahan liat wajah sok imutmu.”

*************************

Keesokkan harinya di SMA Shinwa

“Sebelum bapak mengakhiri pelajaran fisika ini anak-anak ada pengumuman,Pesta dansa yang akan diselenggarakan oleh OSIS merupakan acara wajib bagi seluruh siswa dan bagi yang tidak hadir pada acara itu akan dikenanakan sanksi.”Ucap guru tersebut mengakhiri pelajaran.

So Eun sangat terkejut mendengar hali itu.Beda halnya dengan Kim Bum yang tenang-tenang saja.So Eun pun melirik kea rah Kim Bum.

“Ada apa kau melihatku?” Tanya Kim Bum yang sedang dikerebungi oleh para yeoja

So Eun menggeleng,ia merasa putus asa dan frustasi yang melihat Kim Bum sedang dikerebungi yeoja sekelasnya ditambah kelas lainnya.

“Kim Bum tak mungkin mengajakku pergi bersama,mustahil bagiku.” Ujar So Eun dalam hati

*************************

Bel bubar sekolah pun berbunyi.Seperti biasa Kim Bum dan So Eun pulang bersama.

“Kau akan datang dengan siapa?” Tanya So Eun

“entahlah.aku tidak tahu dan bingung, , ,ehm sepertinya seseorang telah mengajakmu pergi dengannya?”selidik Kim Bum

“Begitulah.”ucap So Eun lemas.Ia berharap Kim Bum akan mengajaknya pergi bersama.

“kau menerimanya bukan?” Tanya Kim Bum sinis

So Eun pun hanya mengangguk pelan,ia takut menatap Kim Bum.

“Dan kau tau kan Eun kalau yang mengajakmu adalah Onew MUSUHKU,MUSUH SAHABATMU Kim So Eun?tidak bisakah kau menghargai perasaanku?”Suara Kim Bum terdengar sangat marah

“KAU EGOIS EUN!!”bentak Kim Bum

So Eun yang mendengar perkataan Kim Bum sangat kesal.

“Haruskah aku menghargai perasaanmu yang tidak pernah menghargai perasaanku?” So Eun pun meninggalkan Kim Bum sendirian di jalan.

Tbc!!!maaf ceritanya aneh,ini ff pertamaku. . .komen diperlukan untuk keperluan evaluasi.terima kasihh!

Post Navigation